Tahun 2026 baru saja dimulai, Kia memberi bocoran rencana yang akan dilakukan pada lini mobil listrik mereka. Setelah EV 6 facelift, Kia bakal lanjut melakukan penyegaran pada mobil listrik EV5. Tak cuma sektor tampilan, fitur dan performa pun turut diupgrade agar bisa bersaing dengan produk sejenis dari brand kompetitor. Petunjuknya sebenarnya sudah muncul di Guangzhou Motor Show 2025 lalu yakni Kia EV5 WKNDR Concept.

Tak hanya itu, Kia bakal memboyong tiga model mobil listrik high-performance lini GT yaitu EV5 GT, EV3 GT dan EV4 GT di Brussels Motor Show pada 9 Januari 2026. Hmm, bakal seru ini pastinya.
Penyegaran Tampilan Paruh Usia
Crossover EV5 debut perdana di China pada tahun 2023. Setelahnya, EV5 pun merambah ke Australia, Brazil serta sejumlah negara lainnya pada 2024. Bahkan pasar Eropa baru kebagian pada Juli tahun 2025 lalu. Meskipun terhitung laris manis, namun EV5 usianya kini sudah sekira 3 tahun. Jadi wajar jika Kia berencana untuk mengupgradenya agar tetap fresh dan diminati konsumen.

Perubahan yang akan dilakukan meliputi area lampu utama, bumper depan dan belakang serta velg. Desainnya mengikuti gaya EV4 dan EV6 facelift. Contekannya bisa kita lihat pada wajah Kia EV5 WKNDR (Weekender) Concept yang posturnya lebih jangkung dan condong ke gaya SUV offroad.
Area interior pun nampaknya bakal kena sentuhan upgrade juga. Layout dashboard yang kini masih bertengger yakni sepasang layar 12.3-inci (instrumen dan infotaintment) plus satu layar kontrol AC 5.3 inci dengan tombol fisik. Area dashboard terutama panel layar ada kemungkinan bakal sedikit ditata ulang. Apakah bakal jadi mirip dahsboard Hyundai Elexio versi pasar domestik RRC, atau justru mengacu pada Kia EV5 Weekender?

Pasalnya, Kia EV5 WKNDR Concept tak lagi pakai layar dashboard model dual screen 12.3 inci, tapi pakai layar lebar single piece untuk penampil sistem infotaintment dan satu layar digital kecil untuk panel instrumen di balik setir dengan posisi sedikit lebih tinggi.
Upgrade Performa?
Di sektor performa, Kia EV5 saat ini hadir dalam dua versi yakni 2WD dan AWD dengan dua varian baterai, Standard dan Long Range. Kia EV5 2WD dibekali motor elektrik tunggal penggerak roda depan (FWD) berdaya 160 kW (215 hp) dengan torsi puncak 310 Nm. Versi AWD dibekali motor elektrik ganda (dual motors) dengan daya kombinasi 230 kW (310 hp) dan torsi puncak 480 Nm.
Meskipun top speed keduanya sama yakni dibatasi hanya 185 km/jam, tapi catatan waktu akselerasi 0-100 km/jam keduanya berbeda. EV5 2WD butuh 8,5 detik vs AWD di kisaran 6,1 detik.

Untuk sektor baterai pakai jenis LFP (Lithium Iron Phosphate). Varian Standard (2WD) daya baterainya 62,4 kWh (2WD) dan Long Range (2WD & AWD) daya baterainya 88,1 kWh. Jarak jelajah berdasarkan standar uji WLTP, varian 2WD Standard Range mampu menempuh jarak 400 km dan versi Long Range bisa tembus 555 km. EV5 AWD jarak jelajah maksimumnya bisa sampai 480 km.
Meskipun Kia dan Hyundai sama-sama pakai platform arsitektur E-GMP, tapi versinya beda. Hyundai sudah versi high voltage 800 volt, sedangkan Kia EV5 masih pakai versi 400 volt N3 eK. Hal ini jelas berpengaruh pada kemampuan pengisian daya baterainya.

Pengisian daya baterai dengan sumber listrik standar 220 VA berarus AC menggunakan charger wallbox 11 kW, 10-80% butuh waktu 8-9 jam. Sedangkan jika pakai fast charger DC beroutput 140 kW, pengecasan daya 10-80% butuh waktu 40 menit. Ya jelas beda jauh dari Hyundai Ioniq 5 berplatform 800 volt yang pengecasannya cuma butuh 30 menitan dengan fast charger yang sama.
Apakah Kia EV5 bakal ganti platform dari versi 400 volt N3 eK ke platform 800 volt seperti Hyundai Ioniq 5?
Biaya produksi jelas bakal makin tinggi dan membuat harga jual Kia EV5 jadi makin mahal. Hal yang paling memungkinkan adalah revisi dan upgrade pada sistem pengisian ulang daya baterai agar waktunya bisa lebih cepat. Minimal untuk pengisian daya dengan wall box charger berarus AC dari 8 jam menjadi 7 jam. Demikian pula dengan fast charger DC, bisa pakai versi 150 kW, sehingga waktu pengecasan daya bisa lebih cepat yakni sekira tak sampai 30 menitan. Atau justru Kia bakal pakai baterai dengan daya yang lebih besar?
Kia EV5 GT
Nah, kini giliran model high performance yang bakal diboyong Kia ke Belgia yakni EV5 GT. Basis yang digunakan EV5 GT adalah varian dual motors berpenggerak all-wheel drive (AWD). Hanya saja, output daya motor listriknya dikatakan sedikit drop dari EV5 AWD biasa meskipun torsinya sama yakni 480 Nm. EV5 AWD outputnya 230 kW (310 hp), sedangkan EV5 GT dayanya 225 kW (302 hp). Meskipun selisih di tenaga, tapi upgrade pada bodykit dan suspensi serta software kontrol membuat EV5 GT lebih responsif dan lebih gesit dari EV5 AWD biasa. Sistem rem pun jauh berbeda.

Untuk sistem baterai, dikabarkan tak beda dari EV5 AWD yakni baterai LFP 88,1 kWh yang jarak jelajahnya bisa sampai 480 km.
Selain perbedaan pada area eksterior yang lebih sporty, kemasan interior pun dipastikan bakal beda dari EV5 AWD. Walau tentunya tak mirip seperti Ioniq 5 N yang bergaya mobil balap.