XPENG berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. XPENG Indonesia mengusung tema evolusi era Digital AI menuju Physical AI. Dengan menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan tidak hanya hadir dalam sistem digital, tetapi juga terintegrasi secara nyata ke dalam berbagai bentuk mobilitas masa depan.
Pada tahun pertama, XPENG mendapatkan sambutan yang baik dari konsumen, yang tercermin dari capaian kinerja penjualan. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian posisi penjualan teratas di segmen MPV Premium pada Desember 2025.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan XPENG di Indonesia. Antusiasme dan kepercayaan konsumen menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dan bernilai,” kata Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.

Integrasi Teknologi AI
Dalam gelaran IIMS 2026 ini, XPENG menampilkan The Next P7 sebagai wujud generasi terbaru sedan listrik berperforma tinggi. Memadukan desain progresif dengan integrasi teknologi AI. Langkah ini guna mendukung pengalaman berkendara masa depan. Termasuk sosok XPENG IRON, humanoid yang menunjukkan kapabilitas kecerdasan buatan tingkat lanjut.
XPENG juga menampilkan lini produk yang saat ini telah dipasarkan di Indonesia, termasuk G6 Pro dan X9. Keduanya dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen kendaraan listrik premium di Indonesia.
Saat ini XPENG sudah mengembangkan sistem Physical AI secara menyeluruh dan mandiri, mulai dari chip, sistem operasi berbasis kecerdasan buatan, hingga perangkat keras cerdas. Sistem ini menjadi fondasi teknologi bagi pengembangan berbagai inovasi XPENG, termasuk
kendaraan berbasis AI, Robotaxi, robot humanoid, hingga kendaraan terbang.

Teknologi VLT
Baik XPENG P7 maupun humanoid XPENG IRON dibekali tiga chip Turing AI dengan
kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPs. Khusus pada humanoid IRON generasi terbaru, XPENG memperkenalkan model AI dunia fisik generasi pertama yang dikembangkan secara mandiri. Dengan mengkombinasikan teknologi VLT, VLA, dan VLM, sistem ini memungkinkan robot untuk berkomunikasi, bergerak, serta berinteraksi secara lebih alami.
Teknologi VLT sendiri dikembangkan secara khusus untuk robot dan berperan sebagai pusat pemrosesan utama yang memungkinkan robot berpikir lebih mendalam serta mengambil keputusan
secara mandiri.
Melalui partisipasinya di IIMS 2026, XPENG Indonesia menegaskan arah pengembangan ke depan yang berfokus pada penguatan kehadiran di pasar nasional. Pada tahun 2026, XPENG Indonesia menargetkan perluasan jaringan dan ekspansi ke luar wilayah Jabodetabek, sebagai upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan teknologi XPENG.


