Mobil edisi khusus lansiran Mercedes-Benz merupakan incaran para kolektor dunia. Tak cuma menjadi koleksi, tapi sebagai investasi jutaan dollar yang nilainya berlipat ganda di masa mendatang.
Garapan yang sempurna, brand image yang kuat serta jumlah unit yang sangat sedikit membuat nilai prestise jadi sangat tinggi.

Salah satu model limited-edition terbaru dari brand asal Jerman ini adalalah sedan ultra mewah Mercedes-Maybach S680 V12 Edition. Ini adalah “hommage” yang terinspirasi dari Maybach Zeppelin, sedan mewah pertama Maybach bermesin V12 yang diproduksi pada awal era 1930-an.
Sejak dipresentasikan kepada para kolektor dan pelanggan terpilih pada September tahun lalu, daftar peminatnya sudah sangat panjang. Hanya saja, jumlah unit yang dijatah untuk tiap kawasan dan negara tidaklah sama. Jepang cuma kebagian lima unit dari total 50 unit mobil yang dibuat.
Warna Racikan Khusus
Untuk mobil edisi khusus, Mercedes-Benz selalu tampil dengan kemasan warna bodi yang menggugah. Mercedes-Maybach S680 V12 Edition ini pun demikian, sekujur bodinya berlabur nuansa warna two-tone racikan khusus dari lab Manufaktur Mercedes-Benz.
Pada bodi bagian bawah dilapisi nuansa hitam metallic Obsidian Black nan kemilau. Sementara pada bodi bagian atas berlabur warna hijau metallic Manufaktur Olive. Aksen pinstripping High-Tech Silver pada sejumlah area bodi terinspirasi dari lis chrome pada bodi sedan klasik Mercedes-Benz.

Agar tampil senada, velg 20-inci berdesain unik dari Maybach yang dibekalkan juga berlabur warna hijau Manufaktur Olive.
Tak cuma warna bodinya saja yang diracik khusus. Teknik pengecatannya pun beda dari sedan saloon S-Klasse Mercedes-Benz atau Maybach ‘biasa’.
Pengecatan bodi mobil Maybach reguler biasanya butuh waktu paling lama lima hari. Untuk yang satu ini, proses pengecatan bodi dan detailing pada area eksterior butuh waktu 10 hari. Proses pengecatan mulai dari warna dasar hingga finishing dan detailing dikerjakan secara handmade.
Detail Super Istimewa
Salah satu proses detailing yang memakan waktu cukup lama adalah penggarapan ornamen emblem Maybach di panel bodi. Ornamen berhias siluet huruf V pada latar emblem mobil ini terbuat dari emas 24-karat yang digarap handmade oleh para seniman khusus di studio Maybach. Penggarapannya pun tak ubahnya membuat perhiasan. Amat detail dan cermat serta presisi tanpa cela.
Tentu saja area interior juga mendapat sentuhan khusus dengan detail garapan yang sempurna dan mengagumkan.

Interior dilapis bahan kulit Nappa nan mewah dengan kombinasi two-tone. Padu padan warna Manufaktur Saddle Brown/Black terlihat pada setir dan lapisan plafon. Pada headrest tersemat logo Maybach berwarna emas yang serupa dengan emblem bodi.
Sebagai penanda sah status Limited Edition, pada konsol tengah terdapat plakat khusus bertuliskan ‘1 of 50’. Ya, satu dari lima puluh unit yang dibuat khusus oleh Maybach.
Cukup 4,5 Detik Untuk Mencapai 100 km/jam
Teknologi mesin V12 era tahun 1930-an jelas beda dengan mesin era kekinian. Bongkahan mesin V12 7.0-liter dan 8.0-liter yang dulu digunakan Maybach Zeppelin sangat besar, sehingga bonnet mobil ini pun ukurannya sangat panjang. Output tenaga pun cuma mentok 200 hp dan sangat haus bensin.
Kini, mesin 6.0-liter V12 twin-turbo yang dibekalkan pada sedan Mercrdes-Maybach ukurannya cukup ringkas. Dari segi performa pun mampu memuntahkan tenaga sebesar 603 hp dengan torsi puncak 900 Nm. Transmisi automatic 9-speed dipadukan dengan sistem penggerak all-wheel drive berpengendali elektronik yang canggih.

Cukup 4,5 detik untuk melesat mencapai 100 km/jam. Demi keselamatan berkendara, top speed time dikunci di 250 km/jam.
Para peminat mobil ini di Jepang dapat memilikinya dengan harga mulai dari 53,99 juta yen atau sekira Rp 5,79 miliar. Cukup sepadan dengan status limited-edition tulen yang cuma ada 50 unit di dunia dan lima unit di Jepang. Bagaimana dengan para kolektor Indonesia, adakah yang berminat?