Suzuki Bengkel Siaga 2026 Hadir di 71 Titik Jalur Mudik

14 March 2026 | 1:27 pm | Rizky Dermawan

Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026, PT Suzuki Indomobil Sales menghadirkan program layanan purna jual Suzuki Bengkel Siaga 2026 di berbagai jalur utama mudik nasional.

Program ini disiapkan untuk membantu para pengguna kendaraan Suzuki yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman dalam rangka merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah bersama keluarga. Selain menjadi bentuk layanan purna jual, program tersebut juga merupakan langkah antisipatif menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah perjalanan mudik pada tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,91 juta orang. Dari total tersebut, sekitar 76,24 juta orang diprediksi menggunakan mobil pribadi, sementara 24,08 juta orang memilih sepeda motor sebagai moda transportasi menuju kampung halaman.

Dengan tingginya mobilitas tersebut, kondisi kendaraan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keselamatan dan kenyamanan perjalanan jarak jauh. Suzuki mencatat adanya peningkatan permintaan servis berkala menjelang musim mudik, mulai dari penggantian oli, servis sistem pengereman, kopling, hingga pengecekan komponen suspensi.

Menurut Hariadi, program Suzuki Bengkel Siaga disiapkan untuk memberikan rasa aman bagi para pelanggan yang melakukan perjalanan selama masa Lebaran.

“Adanya potensi lonjakan pemudik tahun ini tentu memerlukan langkah antisipatif. Kami merekomendasikan agar pelanggan mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan karena akan lebih efisien dari sisi biaya maupun waktu,” ujar Hariadi di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Baca juga :  GWM Raih 350 SPK di IIMS 2026, ORA 07 Jadi Mobil Patroli Polri

Dalam program ini, Suzuki menghadirkan 71 titik Bengkel Siaga yang tersebar di jalur utama wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan hingga Sulawesi. Layanan tersebut akan beroperasi selama periode 18 hingga 25 Maret 2026, mengikuti waktu puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.

Untuk jam operasional, Suzuki membagi layanan bengkel dalam beberapa kategori. Sebanyak 33 outlet beroperasi selama 24 jam penuh, sementara 28 outlet melayani selama 12 jam dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Selain itu, 10 outlet khusus sepeda motor akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Melalui layanan ini, pelanggan dapat memanfaatkan fasilitas general check-up terhadap 23 item kendaraan sesuai standar Suzuki. Pemeriksaan tersebut mencakup berbagai komponen penting seperti sistem pengereman, ban, oli dan cairan kendaraan, sistem pendingin mesin, aki, hingga komponen keselamatan lainnya.

Apabila ditemukan kendala teknis atau kerusakan pada kendaraan, teknisi Suzuki akan melakukan penanganan maupun penggantian suku cadang sesuai prosedur layanan resmi.

Selain layanan bengkel siaga, Suzuki juga menyiapkan dukungan tambahan melalui layanan Halo Suzuki yang beroperasi selama 24 jam serta fasilitas towing melalui program Suzuki Emergency Road Assistance (SERA). Informasi mengenai lokasi Bengkel Siaga maupun pembaruan layanan selama periode mudik juga dapat diakses melalui aplikasi MySuzuki serta media sosial resmi Suzuki.

Pada kesempatan yang sama, Averiel Akmal Nugraha juga mengingatkan pentingnya persiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Baca juga :  Transaksi IIMS 2026 Tembus Rp 8,7 Triliun

Salah satu komponen utama yang harus diperiksa adalah sistem pengereman, karena sebagian besar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh gangguan pada sistem rem. Selain itu, pengemudi juga disarankan memastikan kondisi mesin tetap prima melalui penggantian oli serta pengecekan cairan pendingin untuk mencegah overheat.

Komponen kaki-kaki seperti suspensi dan ban juga perlu diperhatikan untuk menjaga stabilitas kendaraan. Ban yang sudah aus berpotensi meningkatkan risiko tergelincir, terutama saat melintasi jalan yang basah.

Di sisi lain, kondisi fisik pengemudi juga tak kalah penting. Untuk mencegah kelelahan selama perjalanan jarak jauh, pengemudi dianjurkan beristirahat setiap dua hingga tiga jam sekali dengan memanfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang jalur tol.

Dengan kombinasi kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi yang prima, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga.

5 2 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x