Ini Penyebab Belasan Mobil Alami Ban Pecah di Tol Jagorawi, Kok Bisa?

4 May 2026 | 9:22 am | Firdaus Ali

Beberapa hari lalu belasan mobil alami ban pecah di Tol Jagorawi, tepatnya di Km 17. Insiden ini jelas membuat pengemudi mobil harus waspada dan ekstra hati-hati.

Insiden ban pecah massal terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor pada Kamis (30/4/2026) sore. Sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan ban secara bersamaan saat melintas di jalur tersebut. Sementara itu, arus lalu lintas dari arah sebaliknya dipastikan tetap aman tanpa kejadian serupa.

Dilansir dari laman Kompas.com, Kepala Induk Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli mengungkapkan, insiden pecah ban di Km 17 Tol Jagorawi disebabkan oleh kondisi aspal yang mengelupas.

“Jadi aspalnya mengelupas, ya toh? Mobil kencang blep namanya beda tinggi kan jedug, ya sah gitu ya. Tadi semalam saya datang (sedang) ditambal,” jelasnya (1/5).

Respon Jasa Marga dan Penanganan di Lapangan

Penyebab belasan mobil alami ban pecah di Tol Jagorawi

Foto: Monitor.co.id

Penyebab belasan mobil alami ban pecah di Tol Jagorawi dikarenakan ada aspal yang mengelupas. Menanggapi kejadian tersebut, petugas Jasa Marga langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan cepat.

Senior Manager Representative Office 1 Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa tim gabungan langsung melakukan investigasi.

“Petugas bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) langsung melakukan pemeriksaan di lapangan guna mengidentifikasi penyebab pecahnya beberapa ban pengguna jalan,” ujarnya.

Baca juga :  Harga Tiket IMX 2026 Series "Prambanan Heritage Meet Up" Hanya Rp 55 Ribu

Sebagai langkah awal, perbaikan sementara dilakukan pada titik jalan yang diduga mengalami kerusakan. Selain itu, petugas juga membersihkan area jalan untuk mengantisipasi adanya benda tajam seperti paku yang berpotensi menyebabkan ban bocor.

Layanan bantuan juga disiagakan di lokasi, termasuk derek dan mobile customer service untuk membantu pengendara yang terdampak.

Sebagai tambahan informasi, menghadapi kondisi darurat seperti ban pecah saat melaju di jalan tol memang berisiko tinggi. Oleh karena itu, pengemudi perlu tetap tenang dan mengikuti langkah yang tepat. Seperti:

  • Nyalakan lampu hazard sebagai tanda peringatan
  • Jaga kemudi tetap stabil dan arahkan kendaraan lurus
  • Lepaskan pedal gas secara perlahan, jangan rem mendadak
  • Arahkan kendaraan ke bahu jalan dengan aman.

Setelah kendaraan berhenti, pastikan posisi mobil aman dan tidak mengganggu lalu lintas. Gunakan segitiga pengaman sekitar 10–20 meter di belakang kendaraan untuk meningkatkan visibilitas.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x