Deretan mobil hybrid akan hadir di PEVS 2026. Event tereebut akan berlangsung mulai 29 Oktober sampai 1 November 2026.
Adanya mobil hybrid di PEVS 2026 tentu saja membuat event lebih komplit. Beberapa jenis teknologi yang sudah mulai digunakan oleh beberapa brand otomotif ternama meliputi, penggunaan listrik murni dengan baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV), kombinasi sumber penggerak yaitu listrik dan mesin bensin atau Hybrid Electric Vehicle (HEV), penggunaan teknologi hybrid colok atau yang biasa disebut Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), penggunaan motor listrik murni dengan tambahan mesin bensin sebagai generator untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik atau disebut Range Extended Electric Vehicle (REEV), hingga penggunaan teknologi masa depan tenaga hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV). Penggunaan teknologi ini tidak hanya digunakan untuk kendaraan darat saja, tapi sudah merambah ke udara hingga air.
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko mengatakan, situasi geopolitik dunia saat ini menuntut terobosan yang dilakukan seperti penyelenggaraan PEVS 2026. Harapannya penyelenggaraan PEVS 2026 bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri EV, dan menjadi wadah strategis bagi pelaku industri dengan menghadirkan ekosistem Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), dan Business to Government (B2G).
“Ke depan, tema ini menjadi tujuan bersama. Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan. Apalagi di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan,” ucap Moeldoko.
Target Pasar Lebih Luas

Mobil hybrid akan hadir di PEVS 2026, target pasar juga akan diperluas untuk mendongkrak penjualan kendaraan ramah lingkungan.
Melalui integrasi program B2B, B2C, dan B2G, PEVS 2026 dirancang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional yang lebih menyeluruh.
Program B2B akan membuka kolaborasi dan ekspansi bisnis antar pelaku industri, sementara B2C akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik melalui pengalaman langsung dan berbagai informasi edukatif. Dalam menjawab kebutuhan sektor B2B dan B2G.
PEVS 2026 juga memiliki tujuan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas melalui koneksi antara para pemimpin industri kendaraan listrik, investor, pemerintah, hingga para penggemar otomotif.