Meski Jangkung, Mitsubishi Destinator Tetap Stabil Saat Menikung

18 August 2026 | 4:03 pm | Rizky Dermawan

Ground clearance tinggi biasanya identik dengan satu kekhawatiran lebih mudah limbung saat menikung atau melakukan manuver cepat. Namun, anggapan tersebut tidak selalu berlaku. Mitsubishi All-New Destinator menjadi salah satu SUV keluarga yang mencoba membuktikannya melalui kombinasi desain sasis, suspensi dan sistem kontrol kendaraan.

Dengan ground clearance mencapai 244 mm, Destinator memang memiliki postur tinggi. Tetapi karakter tersebut tidak lantas membuat pengendalian terasa mengambang. Justru, Mitsubishi merancang sejumlah elemen kendaraan agar stabilitas tetap terjaga ketika digunakan di jalan perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.

Center of Gravity Tetap Terjaga

Salah satu faktor penting berada pada posisi center of gravity. Meski bodinya tinggi, Mitsubishi merancang posisi titik berat Destinator tetap relatif rendah.

Format kabin dengan konsep theater seat atau lantai jok berundak turut menjadi bagian dari rancangan tersebut. Penempatan komponen dan struktur kendaraan diperhitungkan agar postur tinggi tidak otomatis membuat mobil kehilangan keseimbangan ketika menikung.

Hasilnya, pengemudi mendapatkan rasa percaya diri ketika mengubah arah, termasuk saat membawa penumpang dan barang dalam perjalanan keluarga.

Wheelbase dan Track Lebar

Dimensi kaki-kaki juga berperan besar terhadap stabilitas. Destinator memiliki wheelbase 2.670 mm, yang membantu menciptakan karakter berkendara lebih mantap.

Sementara itu, wheel track yang lebar memberikan bidang pijakan lebih baik antara kendaraan dan permukaan jalan. Kombinasi wheelbase dan track tersebut membantu menjaga kestabilan ketika mobil melaju lurus maupun saat memasuki tikungan.

Baca juga :  Mobil Listrik Aletra L7 Resmi Diperkenalkan di GIIAS 2026

Bagi SUV keluarga, karakter ini penting karena kendaraan kerap digunakan dengan kondisi muatan yang berubah-ubah.

Suspensi Tidak Sekadar Dibuat Nyaman

Mitsubishi juga memberikan perhatian pada sistem suspensi. Destinator menggunakan batang stabilizer dan komponen suspensi berukuran lebih besar yang mendapatkan penyetelan khusus.

Tujuannya bukan sekadar menghasilkan bantingan nyaman, tetapi juga mengontrol gerakan bodi ketika kendaraan mengalami perubahan arah.

Saat menikung, sistem tersebut membantu mengurangi gerakan bodi berlebihan sehingga pengemudi tidak mendapatkan sensasi limbung yang berlebihan.

Rangka RISE dan Kontrol Elektronik

Konstruksi bodi turut berperan. Destinator mengadopsi RISE (Reinforced Impact Safety Evolution), struktur khas Mitsubishi Motors yang dirancang menggabungkan rigiditas dengan bobot yang tetap efisien.

Struktur yang lebih rigid membantu memberikan fondasi handling yang solid sekaligus mendukung aspek perlindungan ketika terjadi benturan.

Di sisi lain, sistem elektronik turut bekerja menjaga perilaku kendaraan. Traction Control, Active Yaw Control (AYC) dan pilihan Drive Mode membantu mengatur respons kendaraan sesuai kondisi perjalanan.

Kombinasi antara hardware dan software inilah yang menjadi kunci.

Ground Clearance Tinggi Bukan Berarti Mudah Limbung

Pada akhirnya, ground clearance 244 mm justru menjadi keuntungan tersendiri bagi Destinator ketika menghadapi jalan dengan permukaan tidak rata, polisi tidur maupun genangan.

Yang menarik, keunggulan tersebut tidak harus dibayar dengan pengendalian yang buruk. Posisi titik berat, wheelbase, track, suspensi, struktur bodi hingga sistem kontrol elektronik bekerja sebagai satu kesatuan.

Baca juga :  Mazda Indonesia Plant, Tonggak Sejarah Baru yang Berfokus Pada Produk Berkualitas

Bagi sebuah SUV keluarga, formula tersebut membuat Destinator memiliki karakter yang cukup lengkap: jangkung untuk menghadapi beragam kondisi jalan, tetapi tetap terkendali ketika harus bermanuver.

5 1 vote
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x