First Drive BAIC T1, EV Urban Dengan Suspensi Jempolan

23 August 2026 | 12:00 pm | Aldi Prihaditama

Mengawali bulan Juli 2026 silam, PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), Agen Pemegang Merek BAIC di Indonesia, resmi meluncurkan BAIC T1. Produk ini merupakan kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC untuk pasar Indonesia. Melalui peluncuran tersebut, BAIC Indonesia langsung menargetkan penjualan hingga 1.000 unit hingga akhir tahun 2026 nanti.

Sebagai langkah awal, BAIC T1 dipasarkan melalui skema Completely Built-Up (CBU). Selanjutnya, BAIC Indonesia menargetkan tingkat kandungan lokal atau CKD hingga 60 persen pada tahun 2027. BAIC T1 merupakan kendaraan yang dikembangkan dari sub-brand premium BAIC Group di China, yakni Arcfox.

Model ini dikenal sebagai Arcfox T1, namun dipasarkan di Indonesia menggunakan nama BAIC T1. Dengan tetap mempertahankan kualitas manufaktur, dan inovasi teknologi yang menjadi karakter utama Arcfox.

Ideal Untuk Kondisi Jalanan Indonesia

BAIC T1 menawarkan dimensi yang tergolong baik di kelasnya. Desain eksterior BAIC T1 memadukan karakter dinamis, yang mencerminkan identitas kendaraan listrik generasi baru. Adanya spoiler di atas pintu bagasi, menambah kesan atletis pada eksterior. Sedangkan velg 18 incinya dibalut ban berukuran 215/55 R18.

Dengan panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572, mobil ini memiliki proporsi bodi yang seimbang. Bahkan wheelbase sepanjang 2.770 mm, menghasilkan ruang kaki dan ruang kepala yang lebih lega. Ground clearance setinggi 181 mm membuatnya ideal dengan kondisi jalanan di Indonesia dan dapat melewati genangan air hingga 50 cm.

Baca juga :  Wuling Aira ev, City Car Terbaru Wuling ev Tampil di GIIAS 2026, Lebih Hemat dan Kaya Fitur Keselamatan

Kabinnya dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang. Interiornya memang bukan yang terbaik, tapi menurut kami tetap lapang, tanpa ada bagian yang mengganggu pengemudi maupun penumpang. Melalui pendekatan desain interior yang ergonomis, maka visibilitas berkendara tergolong bagus.

Gampang Parkir

Bahkan interiornya memiliki 32 titik ruang penyimpanan, termasuk 7 phone holder dan 5 hook multifungsi. BAIC T1 memiliki Sky Roof atau atap panoramik seluas 2,34 m² yang dipadukan dengan Electric Sunshade. BAIC T1 dibekali beragam teknologi yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis dan terhubung.

Mulai dari layar infotainment berukuran besar, panel instrumen digital, konektivitas smartphone, hingga fitur pembaruan perangkat lunak melalui over-the-air (OTA). Seluruh teknologi tersebut dikembangkan untuk menghadirkan kemudahan selama perjalanan.

Salah satu fitur unggulan BAIC T1 adalah Automatic Parking Assist, yang memungkinkan kendaraan melakukan manuver parkir secara otomatis sehingga memudahkan pengemudi, terutama saat berada di area parkir yang sempit atau padat. EV ini juga telah dilengkapi fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lain saat dibutuhkan. Tidak hanya itu, tersedia pula teknologi Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt.

Nyaman dan Supel

Kami menjajal BAIC T1 ini dari kawasan Alam Sutera, Tangerang, untuk menuju wilayah Bandung, Jawa Barat, dan kembali lagi ke lokasi awal. Secara total jarak perjalanan yang kami tempuh adalah dalam kisaran 400 km. Memang mayoritas rute yang dilalui ialah jalan bebas hambatan, yang kemudian dikombinasikan dengan beberapa ruas jalan dalam kota.

Baca juga :  Hongqi Gandeng Indomobil, Mulai Babak Baru di Tanah Air

BAIC T1 dibekali motor listrik tunggal untuk menggerakkan roda depan, dengan output maksimal 70 kW atau setara 94 hp. Sedangkan torsi puncaknya mencapai 176 Nm. Tenaga tersebut mungkin terdengar ‘biasa saja’, tapi BAIC T1 memang diciptakan untuk penggunaan urban, bukan sebagai mobil berperforma tinggi. Untuk baterai 42,3 kWh menggunakan jenis lithium-iron-phosphate (LFP) buatan CALB.

Untuk penggunaan dalam kota, mobil ini terbukti mudah dikendarai. Visibilitas yang baik, ditunjang dengan suspensi yang lembut, membuat BAIC T1 terasa begitu supel. Masuk ke jalan bebas hambatan, suspensi masih memperlihatkan performa terbaiknya. Namun, jika dibesut hingga di atas 90 km/jam, kami merasa kaki bagian belakang mulai terasa limbung.

Pengalaman berkendara juga semakin menyenangkan berkat sistem audio 6-speaker yang menghadirkan kualitas suara merata di seluruh kabin. Ditambah lagi teknologi Soundproof Cabin dengan tingkat peredaman hingga 85 persen, sehingga mampu mengurangi suara dari luar kendaraan.

Dengan hadirnya EV pertama yang dipasarkan oleh BAIC di Indonesia, konsumen jadi memiliki pilihan baru. Harga yang ditawarkan ialah Rp 373 juta, namun untuk 1.000 konsumen pertama. Jadi, jika Anda sedang melirik sebuah EV urban dengan harga di rentang Rp 300 juta hingga Rp 400 juta, maka BAIC T1 bisa dipertimbangkan.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x