Tren modifikasi mobil bergaya retro JDM bukan hanya soal velg klasik, suspensi rendah, atau bodi dengan aksesori khas era 1980-an. Bagi penggemar yang ingin membangun suasana kabin sesuai zamannya, sistem audio juga menjadi bagian penting dari racikan. Salah satu pilihan menarik adalah Pioneer Heritage Collection untuk penyuka audio retro.

Pioneer mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui Heritage Collection, lini perangkat audio yang memadukan desain klasik dengan kemampuan hiburan modern. Saat ini, koleksi Pioneer Heritage Collection tersebut mencakup dua produk, yakni head unit SXT-C10PS dan speaker boks TS-X40SXT.
Keduanya menawarkan pendekatan berbeda, tetapi membawa benang merah yang sama: mempertahankan karakter visual audio mobil lawas tanpa harus mengorbankan kenyamanan penggunaan masa kini, sebagaimana yang diusung Pioneer Heritage di Collection terbaru ini.
Head Unit Retro, Fitur Tetap Modern
Pioneer SXT-C10PS hadir dengan format single-DIN dan desain yang terinspirasi dari head unit kaset KEH-series keluaran era terdahulu. Bentuknya mengingatkan pada perangkat audio yang dulu akrab ditemukan di mobil Jepang, sebelum layar sentuh mendominasi dasehboard. Tak heran, unit ini bagian dari tren Pioneer Heritage Collection yang menonjolkan nuansa retro.

Tampilan klasiknya diperkuat kenop volume putar, tombol preset fisik, serta layar bersegmen berwarna amber. Detail tersebut memberikan nuansa analog yang sulit ditemukan pada banyak head unit modern.
Namun, jangan tertipu oleh penampilannya. SXT-C10PS tetap dibekali konektivitas Bluetooth, kompatibilitas SiriusXM, port USB dan AUX, serta dukungan kontrol suara. Mikrofon internal juga disediakan untuk menunjang penggunaan fitur komunikasi, sesuai inovasi Pioneer pada Heritage Collection-nya.
Kombinasi ini membuat pemilik mobil klasik dapat mempertahankan gaya kabin lawas, sembari menikmati konektivitas yang lebih sesuai dengan kebiasaan berkendara saat ini.
Perangkat seperti ini berpotensi menarik bagi pemilik mobil Jepang lawas yang ingin memperbarui sistem hiburan tanpa membuat interior terasa terlalu modern atau kehilangan karakter aslinya. Tidak mengherankan jika Pioneer Heritage punya Collection yang digemari oleh penggemar retro.
Speaker Boks dengan Napas JDM Klasik
Pasangannya adalah TS-X40SXT, speaker tiga arah berbentuk boks yang dirancang untuk ditempatkan di rak belakang atau area kargo. Desainnya mengambil inspirasi dari Pioneer TS-X60 yang diperkenalkan pada 1984 dalam gaya Pioneer Heritage Collection khas.
Penampilan speaker ini mengandalkan siluet khas zamannya, kisi-kisi pelindung, serta lapisan berwarna perak gelap. Bentuknya bukan sekadar perangkat audio, melainkan juga elemen visual yang bisa memperkuat atmosfer interior mobil klasik dan menunjukkan sentuhan Pioneer asli dari Heritage Collection.

Pioneer menggunakan material resin ringan pada konstruksi boks. Rancangan kabinet refleks yang dioptimalkan dipadukan dengan konus berbahan serat selulosa, dengan tujuan menghasilkan bass yang meyakinkan dan respons suara yang baik. Dengan begitu, performa Pioneer Heritage tetap terjaga.
Dari sisi pemasangan, TS-X40SXT mengusung konsep surface-mount. Perangkat dapat dipasang menggunakan perangkat keras yang disertakan, tanpa perlu memotong panel atau melakukan fabrikasi khusus. Pendekatan ini memberi keleluasaan bagi pemilik mobil yang ingin mempertahankan kondisi interior semaksimal mungkin melalui pilihan di Pioneer Heritage Collection.
Harga Mulai Rp5 Jutaan, Belum Tentu Masuk Indonesia
Di pasar yang diumumkan, Pioneer SXT-C10PS dibanderol US$499,99, sedangkan speaker TS-X40SXT ditawarkan US$299,99. Jika digabungkan, keduanya berharga US$799,98 sebelum pajak dan biaya lain. Pioneer memperkirakan pengiriman mulai 2 November 2026. Harga lini produk Pioneer Heritage Collection ini memang premium.

Untuk harga, setara sekitar Rp13 jutaan untuk satu set jika menggunakan gambaran kurs Rp16.500 per dolar AS. Angka itu hanya perkiraan konversi, bukan harga resmi di Indonesia. Namun, Pioneer Heritage yang menawarkan koleksi spesial memang membidik segmen antusias.
Pioneer Heritage Collection memperlihatkan bahwa modifikasi retro tidak harus berhenti pada penampilan. Dengan perangkat yang tepat, nuansa JDM klasik bisa hadir di kabin, sementara kebutuhan audio dan konektivitas modern tetap terpenuhi.