Arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek mulai meningkat. Tercatat, 67 ribu lebih kendaraan keluar dari Jakarta menuju kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Raden Slamet Santoso, S.H., S.I.K. mengatakan arus pergerakan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek KM 29 mengalami peningkatan. Meski begitu, Korlantas memastikan semuanya terkendali.
“Sampai saat ini dibandingkan dengan kemarin tanggal 21 (Maret) itu terjadi peningkatan delapan persen dari 62.000 sekian. Sampai dengan hari ini 67.979, pukul sembilan (malam) tadi. Kemudian untuk (kendaraan) yang masuk dari arah timur menuju ke Jakarta sendiri itu terjadi penurunan sebesar 14 persen. Sehingga sampai dengan jam 10 malam ini alhamdulillah masih terkendali,” kata Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, di Pos Pengamanan Terpadu Korlantas Polri KM 29 Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (22/3).
Ia juga memastikan petugas dari Korlantas Polri senantiasa siap siaga dan aktif mengatur lalu lintas di lapangan. Ia menyebutkan, sesuai pantauan yang ditinjau oleh Kakorlantas Polri, Menteri Perhubungan, Wakil Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Raharja, di posko KM 29 ini tersedia 18 aplikasi yang tergabung menjadi satu untuk memonitor arus pergerakan lalu lintas.
“Dengan berbagai CB-CB dan skenario yang sudah kita persiapkan jauh-jauh hari, dengan pola contraflow, rekayasa lalu lintas, kemudian delaying system dan sebagainya, itu masih berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Tak lupa Dirgakkum juga menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan waktu libur yang sudah diawali dari tanggal 21 Maret sehingga bisa mengatur perjalanan agar tidak terjebak kepadatan-kepadatan di arus lalu lintas yang ada. Ia menghimbau agar masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik untuk mengecek kondisi kendaraannya dan mengecek kondisi kesehatan fisik.
“Apabila terjadi kelelahan, silakan beristirahat di area terdekat kemudian juga apabila itu penuh, maka silakan keluar dulu dari Rest Area dari jalan tol dan kemudian nanti masuk lagi karena untuk tarif itu tetap sama, tetap sama, tidak ada perubahan. Sehingga apabila itu sudah terjadi, utamakan keselamatan,” pungkasnya.
Polri Kerahkan 164.298 Personel di Operasi Ketupat 2025
Arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek mulai meningkat, sejalan dengan hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Kepolisian telah melakukan kesiapan pengamanan mudik 2025.
Kepolisian menerjunkan 164.298 personel gabungan dalam Operasi Ketupat mudik lebaran 2025 yang diarahkan untuk mengamankan sejumlah jalur hingga objek wisata.
Dalam Operasi Ketupat terdapat 164.298 personel gabungan, di mana terdapat 2.835 Posko yang terdiri dari 1.738 Pos Pengamanan, 788 Pos Pelayanan, dan 309 Pos Terpadu. Berdasarkan catatan Kapolri, terdapat 126.736 Objek Pengamanan mulai dari masjid lokasi sholat Idul Fitri, pusat-pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga objek wisata.