Automechanika Jakarta 2026 Resmi Digelar, Jadi Panggung Baru Industri Otomotif Indonesia

24 September 2026 | 9:08 pm | Firdaus Ali

Ajang Automechanika Jakarta 2026 resmi hadir untuk pertama kalinya di Indonesia dan menjadi salah satu agenda penting bagi industri otomotif nasional. Pameran internasional ini berlangsung pada 24-27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE).

Kehadiran Automechanika Jakarta menjadi bagian dari ekspansi jaringan pameran Automechanika ke Indonesia. Ajang ini dirancang sebagai platform yang mempertemukan produsen, distributor, pelaku bengkel, industri komponen, hingga berbagai perusahaan yang bergerak di sektor aftermarket otomotif.

Messe Frankfurt menyebut Automechanika Jakarta 2026 menjadi pameran perdana di Indonesia. Sebelumnya, jaringan Automechanika telah hadir di berbagai lokasi di dunia sebagai salah satu platform industri otomotif dan aftermarket.

“Sejak didirikan pada tahun 1971, Automechanika telah berkembang menjadi pameran perdagangan aftermarket otomotif terkemuka. Setelah merambah Asia Tenggara sejak 1998, membawa platform ini ke Jakarta merupakan langkah yang sangat strategis. Indonesia memiliki pasar yang tumbuh paling cepat, didukung oleh kebijakan pemerintah dan perluasan infrastruktur. Peluncuran Automechanika Jakarta bertujuan untuk menghubungkan keahlian serta inovasi otomotif global dengan para pelaku industri lokal,” jelas Stephan Kurzawski – Senior Vice President Messe Frankfurt Exhibition GmbH (24/9).

Ratusan Eksibitor Hadir Bawa Teknologi Otomotif Terbaru

automechanika jakarta 2026

Automechanika Jakarta 2026 menghadirkan 339 eksibitor dengan area pameran yang mencakup sekitar 20.000 meter persegi. Selain menampilkan produk dan solusi industri, agenda tersebut juga menghadirkan sejumlah program pendukung, termasuk Automotive Mobility Solutions Conference, Tech & Skills Workshops, serta Supply Chain Collaboration Forum.

Baca juga :  HUT Innova Community ke-20 Dimeriahkan Zenix Hybrid Experience

Berbagai perkembangan yang tengah mengubah industri otomotif menjadi bagian penting dalam agenda Automechanika. Mulai dari elektrifikasi kendaraan, digitalisasi, teknologi kendaraan terkoneksi, hingga solusi aftermarket dan perkembangan teknologi bengkel menjadi perhatian dalam ekosistem pameran.

Indonesia dipandang sebagai pasar strategis karena memiliki basis produksi otomotif yang kuat sekaligus menjadi salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Messe Frankfurt sebelumnya juga menyebut potensi industri aftermarket Indonesia terus berkembang seiring perubahan teknologi dan kebutuhan mobilitas.

Kehadiran Automechanika Jakarta juga membuka peluang bagi pelaku industri lokal untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus memperkenalkan produk dan teknologi kepada pasar internasional.

Sementara itu, penyelenggaraan Automechanika Jakarta berlangsung tidak lama setelah Automechanika Frankfurt 2026, yang digelar 8-12 September. Edisi Frankfurt mencatat lebih dari 112.000 pengunjung profesional dari 173 negara dan sekitar 4.400 eksibitor dari 80 negara, dengan perhatian besar pada kecerdasan buatan, software-defined vehicle, mobil terhubung, sistem bantuan pengemudi, serta teknologi penggerak alternatif.

Dengan penyelenggaraan perdananya di Indonesia, Automechanika Jakarta 2026 menjadi wadah baru bagi industri otomotif untuk mempertemukan inovasi, kebutuhan pasar, dan peluang bisnis dalam perkembangan ekosistem kendaraan masa depan.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x