BMW M2 Akhirnya Tersedia Versi M xDrive
Tak hanya model BMW M3 dan M4 saja yang tersedia dalam versi berpenggerak all-wheel drive (AWD). BMW pun kini membekali lini M2 untuk model tahun 2027 dengan sistem penggerak AWD BMW M xDrive!

Sejak pertamakali diluncurkan, model M2 cuma tersedia dalam versi berpenggerak roda belakang (RWD). Jika ingin versi xDrive yang lebih greget, konsumen harus memilih M3 atau M4 yang harganya jauh lebih mahal.
Mesin Tanpa M Ignite System
Untuk sektor performa, masih sama seperti BMW M2 facelift 2025, yakni mesin bensin 6-silinder segaris 3.0-liter twin-turbo berkode S58. Output tenaga maksimum sebesar 473 hp dicapai pada 6.250 rpm. Torsi puncak sebesar 600 Nm bermain di rentang 2.700 rpm hingga 5.620 rpm. Tak terpaut jauh dari M2 CS yang bertenaga 523 hp dengan torsi puncak 650 Nm.

Entah mengapa BMW justru meluncurkan M2 xDrive ini lebih cepat dari perkiraan. Tak menunggu versi update mesin S58 dengan sistem pengapian terbaru BMW M Ignite yang rencananya diproduksi akhir tahun ini.
Mesin 6-silinder versi M Ignite mengalami rombakan dengan tambahan sistem pengapian pre-chamber. Dengan sistem M Ignite, kinerja ruang bakar lebih sempurna sehingga konsumsi BBM jauh lebih efisien pada RPM tinggi. Jadi tak heran jika mesin BMW M2 versi AWD ini masih berstandar emisi Euro 6, belum Euro 7 seperti versi M Ignite.

Hanya saja pecinta oper tuas persneling harus sedikit kecewa. Opsi transmisi hanya tersedia versi automatic 8-speed Steptronic.
Lantas, seperti apa keistimewaan sistem penggerak BMW M xDrive yang dibekalkan pada M2 versi AWD ini?
Penggerak BMW M xDrive
Kinerja gerak roda pada BMW M2 versi AWD ini sama seperti model M3 dan M4 yang dibekali sistem M xDrive.
Saat pengendaraan normal, yang berperan adalah mode sistem penggerak roda belakang (RWD). Gardan penggerak AWD pada roda depan baru akan aktif bilamana traksi maksimum dibutuhkan.

Sistem kopling plat majemuk berpengendali elektronik pada transfer case yang telah dilengkapi limited slip differential terintegrasi akan bekerja otomatis tanpa melibatkan sistem Dynamic Stability Control (DSC). Jadi respon akselerasi pun jauh lebih gesit.
Untuk menyalurkan torsi ke roda belakang dan mengurangi slip roda, M2 xDrive dibekali perangkat Active M Differential seperti M3 dan M4 xDrive.
Jika hanya ingin merasakan sensasi goyang pinggul khas M2, pengemudi dapat memilih mode RWD (penggerak roda belakang) pada tampilan menu M Setup. Torsi sepenuhnya akan disalurkan ke poros roda belakang dan DSC dinon-aktifkan.
Ingin tahu seperti apa kemampuan BMW M2 M xDrive? Dengan traksi roda yang lebih menggigit, akselerasi 0-100 km/jam cuma butuh waktu 3,6 detik! Sekira 0,3 detik lebih cepat dari M2 reguler versi RWD. Melesat hingga jarum speedometer menyenggol angka 200 km/jam cuma perlu 12,8 detik.

Sebenarnya, akselerasi 0-100 km/jam masih bisa lebih gesit yakni 3,3 detik. Mencapai kecepatan 200 km/jam pun bida lebih cepat yakni hanya dalam waktu 12,5 detik.
Demi keselamatan berkendara, chip ECU dikunci agar top speed hanya ssmpai 250 km/jam. Jika ingin lebih merdeka, tambah paket opsional M Driver’s Package. Top speed akan bisa mencapai 285 km/jam.
Pasar AS Jadi Yang Pertama
Karena M2 sangat laris di pasar kawasan Amerika Utara, maka konsumen Negerj Paman Sam diprioritaskan mendapat jatah M2 M xDrive lebih cepat. Sekira bulan Agustus sudah mulai produksi di pabrik perakitan BMW di San Luis Potosi, Mexico. Jadi dalam beberapa bulan mendatang sudah tersedia unitnya di seluruh jaringan dealer BMW seantero Amerika Serikat.

Tersedia lima opsi warna metalik dan tiga warna solid. Sebagai warna khas, M2 M xDrive menjadi model BMW pertama yang dilabur warna Borusan Turkish Blue dari BMW Individual.
Harganya? Mulai dari $73,600 atau sekira Rp 1,3 miliar. Belum termasuk pajak dan biaya lainnya. Apakah model ini bakal masuk ke Indonesia?