Perhelatan Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026) resmi berakhir setelah berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Meski pameran masih dibuka hingga Minggu (15/2), seremoni penutupan digelar Sabtu malam (14/2) sebagai simbol berakhirnya rangkaian acara tahunan ini.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Dazwar Marpaung, menyampaikan bahwa IIMS tahun ini tetap berlangsung meriah di tengah tantangan ekonomi nasional. Selama 10 hari pelaksanaan, atmosfer pameran terbilang solid dengan antusiasme pengunjung yang konsisten.
Namun hingga penutupan, pihak penyelenggara belum mengumumkan angka resmi jumlah pengunjung maupun total transaksi. Tentu data final ini yang ditunggu publik dan media tentunya.
Skala Pameran Kian Besar dan Atraktif
IIMS 2026 memanfaatkan total area seluas 156.170 meter persegi, mencakup area indoor dan outdoor. Sebanyak 36 merek mobil dan 26 merek sepeda motor ambil bagian, didukung 71 UMKM lokal, 21 industri kreatif, serta 63 program unggulan yang meramaikan pameran.

Tak sekadar peluncuran produk baru, IIMS tahun ini juga menghadirkan berbagai aktivitas komunitas dan motorsport. Mulai dari Sunday Morning Ride (Sunmori), Trial Fest, parade kendaraan klasik, hingga aksi mobil offroad dari anggota Indonesia Offroad Federation (IOF). Sorotan utama di penghujung acara adalah kompetisi drift internasional SEA Drift Series yang sukses menyedot perhatian pecinta otomotif.

Konsep sportainment semakin diperkuat lewat kehadiran arena padel, gokart, hingga aktivitas luar ruang. Program IIMS School Edutainment pun memberi ruang edukasi dan kreativitas bagi pelajar. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, evolusi konsep IIMS terlihat semakin matang dan berani bereksperimen.
Brand China Unjuk Taring
Salah satu fenomena paling menarik di IIMS 2026 adalah dominasi brand otomotif asal China. Belasan merek tampil agresif, baik melalui peluncuran model baru, strategi harga kompetitif, maupun teknologi elektrifikasi yang semakin matang.

Data dari GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) memperlihatkan lonjakan signifikan. Penjualan wholesales kumulatif mobil brand China pada Januari 2026 mencapai 11.698 unit. Melonjak 203 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Dua nama yang paling menonjol adalah BYD dan Jaecoo, yang menyumbang lebih dari separuh total penjualan tersebut. Dominasi ini menjadi indikator kuat bahwa preferensi pasar Indonesia tengah bergeser, khususnya ke kendaraan listrik dan SUV modern dengan fitur melimpah namun harga kompetitif.

Gempuran teknologi baru, efisiensi produksi, dan strategi ekspansi agresif membuat brand China semakin percaya diri menantang dominasi pemain lama Jepang dan Korea. IIMS 2026 menjadi panggung pembuktian bahwa mereka bukan lagi sekadar pendatang baru, melainkan penantang serius di pasar nasional.
IIMS 2027 Geser ke Pertengahan Tahun
Fakta menarik lainnya, IIMS 2026 menjadi edisi terakhir yang digelar di awal tahun. Mulai 2027, jadwal pameran akan digeser ke pertengahan tahun. IIMS 2027 dijadwalkan berlangsung pada 6–16 Mei 2027 dan tetap berlokasi di JIExpo Kemayoran.

Perubahan jadwal ini diyakini akan memberi ruang strategi baru bagi para peserta pameran dalam meluncurkan produk dan mengatur momentum pasar.

Dengan dinamika yang semakin kompetitif, satu hal yang pasti: peta industri otomotif nasional tengah berubah. Dan IIMS 2026 menjadi saksi nyata transformasi tersebut.


