Industri Textile Pakai Truk Listrik, Hemat BBM 40 Persen!

7 April 2026 | 8:45 am | Firdaus Ali

Tren industri textile pakai truk listrik sudah mulai terlihat disaat kondisi ketidakpastian energi. Menariknya, klaim perusahaan yang sudah pakai truk EV bisa hemat BBM sampai 40 persen.

Ketegangan geopolitik global yang berdampak pada fluktuasi pasokan dan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan sektor logistik di Indonesia yang memiliki kebutuhan distribusi tinggi. Kondisi ini mendorong sejumlah pelaku industri untuk segera berpindah ke solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Salah satu langkah tersebut dilakukan oleh PT Primarajuli Sukses (PRS), anak perusahaan PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), yang mulai mengimplementasi penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk operasional distribusinya. Implementasi ini difasilitasi oleh penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial komprehensif, KALISTA.

“Kami menjawab tantangan kelangkaan BBM dengan mengambil langkah strategis untuk memulai adopsi EV sebagai kendaraan operasional kami. Penggunaan 6 (enam) truk listrik akan digunakan untuk distribusi produk di area Jakarta dan Bandung kepada end customer kami seperti Uniqlo, Atalon, Shopee, Gojek, Grab, Torch dan Eiger. Sebelumnya, kami sudah melakukan uji coba bersama KALISTA untuk dua tipe truk yang digunakan, dengan hasil yang sangat positif, tercatat, kami bisa menghemat biaya bahan bakar hingga 40%. Selain itu, dalam mendukung pengembangan mobilitas berbasis EV secara menyeluruh, kami juga menghadirkan satu unit minibus untuk shuttle karyawan yang juga dioptimalkan untuk pengiriman barang saat tidak digunakan,” jelas Direktur Ever Shine Group, Michael Sung.

Baca juga :  Jaringan Dealer Indomobil eMotor Siap Kawal Mudik Lebaran 2026

Transisi Menuju Logistik Rendah Emisi

industri textile pakai truk listrik

Tren industri textile pakai truk listrik sudah dilakukan oleh PT Primarajuli Sukses dan anak perusahaan PT Ever Shine Tex Tbk yang difasilitasi oleh KALISTA.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Ever Shine Group dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung target nasional menuju net zero emission pada 2060.

Hingga saat ini, sekitar 70% kebutuhan energi perusahaan akan dipenuhi dari sumber energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1,34 MWp dan pembangkit berbasis gas sebesar 1 MW yang sudah terpasang dan PLTS fase 2 berkapasitas 2.1 MWp yang akan operasional di Juli 2026.

Dalam implementasinya, PRS menggunakan skema fleet-as-a-service KALISTA dengan model operating lease, yang memungkinkan perusahaan melakukan transisi tanpa investasi awal pada aset kendaraan.

Kepemilikan unit berada di KALISTA, sehingga seluruh aspek risiko dan tanggung jawab operasional, termasuk pemeliharaan, layanan purna jual, pengelolaan fitur, hingga integrasi IoT, sepenuhnya merupakan tanggung jawab KALISTA didukung oleh brand.

Dengan ini, PRS dapat lebih fokus pada operasional logistik dan distribusi produk kepada pelanggan. Inisiatif ini merupakan yang pertama diimplementasikan pada sektor tekstil, menjadikannya referensi baru bagi perusahaan tekstil lainnya untuk memulai transisi menuju EV.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x