Penjualan AION V dan AION UT di Indonesia tuai hasil positif. Dari catatan Gaikindo, dua model itu mendapat respon yang bagus dari konsumen di Tanah Air.
Yup, dari keseluruhan portofolio, AION V tercatat sebagai model dengan penjualan tertinggi berdasarkan akumulasi data penjualan di Gaikindo tahun 2025. AION V Luxury mencatatkan total penjualan sebesar 5.866 unit, menjadikannya model GAC paling laris di Indonesia pada 2025.
Performa ini sejalan dengan kesuksesan AION V di pasar global, yang telah mencatatkan penerimaan kuat dan volume penjualan yang konsisten di berbagai negara, serta memperkuat reputasinya sebagai salah satu model strategis GAC di pasar internasional.
Selain AION V, AION UT juga mencatatkan performa penjualan yang dominan. Di tahun 2025, AION UT membukukan penjualan sejumlah 1.910 unit. Capaian ini menempatkan AION UT sebagai salah satu model GAC dengan volume penjualan tertinggi setelah AION V.
Kedua model ini juga secara khusus dipersiapkan oleh GAC Group untuk pasar Jepang melalui penyesuaian standar dan preferensi konsumen setempat, serta diposisikan sebagai produk GAC yang kompetitif dengan potensi keberhasilan yang kuat di pasar Jepang maupun global.
Model Lain Juga Laris

Tidak hanya penjualan AION V dan AION UT yang mengalami tren positif. Linep up seperti GAC Hyptec HT, khususnya pada varian Premium mencatatkan total penjualan sejumlah 4.038 unit di tahun 2025. Dibandingkan capaian tahun sebelumnya, penjualan Hyptec HT pada 2025 meningkat lebih dari empat kali lipat.
Sementara itu, AION Y Plus tetap berperan sebagai salah satu kontributor penting dalam menopang volume penjualan GAC Indonesia. Model AION Y Plus membukukan penjualan sejumlah 1.774 unit di tahun 2025 dengan peningkatan sekitar 1,5 kali dibandingkan capaian tahun 2024.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan GAC di 2025 terbukti lebih baik dibandingkan 2024, dengan AION V dan AION UT menjadi model terlaris. Tidak tertinggal juga AION Y Plus dan Hyptec HT juga sebagai kontribusinya menunjukkan bahwa portofolio produk GAC semakin diterima oleh pasar,” jelas Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.