Rekayasa One Way Nasional Dimulai Hari Ini

18 March 2026 | 8:36 pm | Firdaus Ali

Rekayasa One Way Nasional dimulai hari ini (18 Maret 2026) yang dimulai dari Gerbang Tol Cikampek Utama KM 70 hingga Gerbang Tol Kalikangkung KM 414. Adapun One Way tersebut dimualai dari jam 13.30 WIB.

“Siang ini, secara resmi kita melakukan rekayasa lalu lintas yaitu pemberlakuan one way secara nasional. Di mana one way secara nasional akan meliputi ruas jalan dari Kilometer 70 sampai dengan Kilometer 414,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dikutip dari laman Korlantas Polri.

Sebelumnya, Korlantas Polri telah menerapkan rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal dari KM 70 hingga KM 263. Namun, berdasarkan hasil evaluasi dan peningkatan volume kendaraan, skema tersebut diperluas menjadi one way nasional.

“Sebelumnya rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal, di mana dari Kilometer 70 sampai dengan Kilometer 263. melihat bangkitan masyarakat yang melakukan mudik sudah cukup meningkat,” terangnya.

Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati di jalur one way untuk menjaga kecepatan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Masyarakat dalam melaksanakan one way nasional agar memperhatikan arahan maupun petunjuk dari petugas, berhati-hati di jalan dalam mengendalikan kecepatannya. Karena sudah one way nasional,” imbuh Menhub.

One Way Bersifat Situasional

rekayasa one way nasional

Rekayasa One Way Nasional dimulai siang hari ini, meski begitu rekayasa ini bersifat situasional. Menurut Menteri Perhubungan, pihak Jasa Marga memiliki parameter tersendiri untuk menentukan perlu-tidaknya melakukan rekayasa lalu lintas.

Baca juga :  Maybach S680 V12 Edition, Jadi Incaran Kolektor di Jepang

“Jika V/C Ratio di atas angka 8.000, maka pihak Kepolisian dan Jasa Marga akan memberlakukan one way nasional. Namun, apabila angka V/C Ratio menunjukkan penurunan, maka lalu lintas akan dikembalikan ke mode normal,” ungkap Menhub.

Menhub menambahkan, Kemenhub akan terus memantau pergerakan kendaraan yang melalui Tol Trans Jawa, sembari terus berkoodinasi dengan Kepolisian dan Jasa Marga. Hal serupa juga dilakukan pada jalur arteri yang dilalui oleh para pemudik.

“Kemenhub akan terus memantau arus mudik, baik di jalan tol maupun arteri. Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan juga lancar,” pungkas Menhub.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x