Respon Gaikindo Soal Impor Mobil India: Kita Juga Mampu!

21 February 2026 | 10:10 am | Firdaus Ali

Berikut respon Gaikindo soal impor mobil India untuk kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih. Gaikindo mengungkapkan bahwa anggotanya sanggup memenuhi permintaan pemerintah jika diberi watku yang memadai.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) saat ini beranggotakan 61 (enam puluh satu) perusahaan otomotif dengan total kapasitas produksi 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau pun lebih.  Dan untuk kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah atau pick-up selama ini diproduksi oleh beberapa Perusahaan anggota GAIKINDO yakni:

  1. PT Suzuki Indomobil Motor
  2. PT Isuzu Astra Motor Indonesia
  3. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor
  4. PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
  5. PT Sokonindo Automobile (DFSK)
  6. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
  7. PT Astra Daihatsu Motor.

Secara keseluruhan anggota-anggota GAIKINDO tersebut mempunyai kapasitas produksi untuk jenis kendaraan pick-up mencapai lebih dari 400.000 unit per-tahun yang hingga kini belum dapat dipergunakan secara optimal.

Kendaraan-kendaraan yang diproduksi tersebut umumnya adalah kendaraan dengan penggerak 4×2, dan kendaraan-kendaraan tersebut ini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 40%.

Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4×2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat diseluruh pelosok tanah air.  Hal ini juga berkat dukungan jaringan servis bengkel pelayanan purna jual yang tersebar cukup luas. Sedangkan untuk kendaraan jenis penggerak  4×4 juga dapat diproduksi, namun memerlukan waktu untuk persiapan produksinya.

Baca juga :  Mitsubishi Xpander Diproyeksi Masih Jadi Jagoan di IIMS 2026

Total pekerja 1.5 juta orang di seluruh ekosistim industrinya

Respon Gaikindo soal impor mobil India

Respon Gaikindo soal impor mobil India adalah bahwasanya mereka sebenarnya mampu untuk menyuplai mobil komersial untuk kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih, dengan catatan diberikan waktu yang memadai.

Dilain sisi, beberapa tahun belakangan ini penjualan kendaraan bermotor dalam negeri sedang tertekan, mencatat angka penjualan dibawah 1 juta unit dalam kurun waktu satu tahun. Namun, angka eksport kendaraan bermotor dari Indonesia ke-93 negara, dapat mencapai lebih dari 518,000 unit.

Terkait dengan rencana impor kendaraan dari India, Putu Juli Ardika selaku Ketua Umum GAIKINDO meyatakan keyakinan GAIKINDO bahwa perusahaan kendaraan bermotor di Indonesia mampu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

”Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” ungkap Putu Juli.

Ia juga menambahkan bahwa bila diberikan kesempatan dan waktu yang memadai maka anggota-anggota GAIKINDO dan Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM) sebagai bagian dari ekosistim Industri Otomotif Nasional diharapkan bisa ikut berpartisipasi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan-kendaraan komersial tersebut, sehingga dapat mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri yang ada serta menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x