Pasar mobil listrik mungil di Jepang kembali memanas. Mitsubishi Motors resmi memperkenalkan versi facelift dari Mitsubishi eK X EV (dibaca: eK Cross EV), salah satu mobil listrik kategori kei car yang selama ini cukup populer di kalangan konsumen urban Negeri Sakura. Penyegaran model ini tak sekadar menghadirkan ubahan kosmetik, tetapi juga membawa peningkatan fitur teknologi yang membuat daya saingnya semakin kuat.

Bagi Mitsubishi, kehadiran eK X EV facelift menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat posisi di segmen kendaraan listrik kompak. Apalagi di Jepang, kei car listrik memiliki pasar yang unik karena menawarkan dimensi ringkas, biaya operasional rendah, serta kemudahan bermanuver di area perkotaan yang padat.
Desain Imut, Kini Lebih Modern
Secara garis besar, karakter SUV mungil khas eK X EV tetap dipertahankan. Proporsi bodi kompak dengan aura crossover perkotaan masih menjadi identitas utama model ini. Namun pada versi facelift, sentuhan pembaruan di sektor eksterior membuat tampilannya terasa lebih segar dan modern.

Perubahan paling kentara terlihat di bagian depan. Mitsubishi memoles fascia dengan konsep Dynamic Shield terbaru yang kini tampil lebih futuristis. Desain grille direvisi agar terlihat lebih tegas, sementara lampu LED daytime running light (DRL) yang ditempatkan di bawah kap mesin memberi kesan modern sekaligus meningkatkan visibilitas.
Lampu utama LED di sisi bumper juga mendapat desain baru. Penataannya dirancang untuk menghasilkan pencahayaan optimal tanpa menyilaukan kendaraan dari arah berlawanan. Di belakang, lampu kombinasi LED kini tampil dengan bentuk yang lebih khas, dipadukan roof spoiler bergaya sirip jet yang memperkuat kesan dinamis.

Mitsubishi juga menghadirkan pilihan warna yang lebih atraktif. Total tersedia 11 opsi warna, terdiri dari lima warna two-tone baru dan dua warna monokrom tambahan, sehingga konsumen punya lebih banyak pilihan sesuai gaya personal.
Kabin Praktis, Fitur Konektivitas Meningkat
Masuk ke dalam kabin, eK X EV facelift masih mempertahankan gaya minimalis ala kei car yang fokus pada kepraktisan. Meski berdimensi mungil, ruang kabinnya tetap terasa lapang untuk penggunaan harian di area perkotaan.

Penyegaran utama pada interior terletak pada peningkatan kualitas sistem infotainment dan konektivitas. Mitsubishi juga mempertahankan tata letak dashboard dengan konsep “Horizontal Axis” yang memberi kesan visual lebih lebar dan rapi. Desain panel instrumen yang mengambang membuat kabin terasa lebih modern sekaligus ergonomis.
Siap Mobilitas Harian
Di sektor performa, Mitsubishi eK X EV facelift masih mengandalkan motor listrik tunggal bertenaga 63 hp. Tenaga tersebut disuplai baterai 20 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 180 km berdasarkan standar WLTC Jepang. Angka ini cukup ideal untuk kebutuhan mobilitas harian dalam kota.
Untuk pengisian daya, fast charging dari 30 persen ke 80 persen diklaim hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit. Sementara pengisian penuh menggunakan wallbox charger rumah tangga membutuhkan waktu sekitar 8 jam.

Salah satu fitur menarik yang tetap dipertahankan adalah Vehicle to Load (V2L). Fitur ini memungkinkan baterai mobil menyuplai daya listrik ke perangkat eksternal dengan output hingga 1.500 watt, sangat berguna untuk kebutuhan darurat atau aktivitas outdoor ringan.
Mitsubishi eK X EV facelift mulai dijual di Jepang pada 25 Juni 2026 dalam tiga varian. Harga termurah dimulai dari 2.446.400 yen untuk varian G Business Package, sementara varian tertinggi P dibanderol 3.214.200 yen. Dengan ubahan desain dan fitur baru, kei car listrik mungil ini tampaknya akan semakin sulit ditandingi di pasar domestik Jepang.