BYD Luncurkan Blade Battery 2.0 dan Teknologi Flash Charging

9 March 2026 | 6:12 pm | Rizky Dermawan

Sejak pertamakali diperkenalkan oleh BYD pada tahun 2020, Blade Battery menjadi barometer dalam aspek keamanan baterai, usia pakai dan jarak jelajah.

Dengan teknologi lithium iron phosphate (LFP) Blade Battery generasi pertama mampu menyaingi densitas energi yang dihasilkan oleh baterai ternary lithium. Blade Battery bahkan terbukti jauh lebih aman.

Kini produsen kendaraan listrik asal China, BYD, resmi memperkenalkan Blade Battery generasi kedua (Blade Battery 2.0) yang mampu melakukan pengisian daya ultra cepat.

Pengecasan Cepat Pada Suhu Minus

Pengecasan daya dari 10 hingga 70 persen dikatakan hanya butuh waktu lima menitan. Sedangkan dari 10 hingga 97 persen waktu yang dibutuhkan sekira sembilan menitan.

BYD pun melakukan uji pengecasan baterai Blade generasi kedua ini pada sejumlah model mobil listrik terbarunya. Kemampuan pengisian daya cepat tersebut bahkan tetap dapat dipertahankan dalam kondisi suhu di bawah titik beku.

Dalam uji pengecasan pada suhu −20°C, baterai ini mampu mengisi daya dari 20 hingga 97 persen dalam waktu 12 menit. Sedangkan pada suhu -30°C, waktunya cuma 3 menit lebih lama. Peningkatan pada efisiensi sistem manajemen termal baterai Blade generasi kedua ini sangat signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Teknologi Blade Battery 2.0 menjadi bagian dari strategi baru BYD untuk meningkatkan performa dan daya jelajah serta kecepatan waktu pengecasan yang selama ini menjadi tantangan utama pada mobil listrik.

Baca juga :  Ditunggu Oleh Konsumen, GWM Tank 500 Diesel Meluncur di IIMS 2026

Selain peningkatan kecepatan pengisian, Blade Battery 2.0 juga memiliki kepadatan energi sekitar 5 persen lebih tinggi dari versi terdahulu. Siklus usia pakai pun dikatakan jauh lebih panjang. Standar keselamatan kini lebih ketat dibanding generasi sebelumnya.

Performa baterai terbaru ini telah diuji pada sejumlah model seperti Denza Z9 GT. Blade Battery terbaru ini jarak jelajahnya dikatakan mampu mencapai lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar pengujian CLTC.

Segera Digunakan Pada Model Terbaru

Tak hanya mendemonstrasikan kemampuan teknologi baterai generasi kedua ini, BYD bahkan segera mengaplikasikannya pada lebih dari 10 model kendaraan dari berbagai merek di bawah BYD, termasuk Denza dan Yangwang.

Pada saat acara peluncuran Blade Battery 2.0 di Shenzhen, China pada 5 Maret 2026, Yangwang memperkenalkan Yangwang U7. Mobil listrik terbaru ini bahkan jadi salah satu model perdana yang dibekali baterai tersebut. Berdasarkan siklus uji CLTC, jarak jelajah Yangwang U7 dikatakan mampu menembus hingga 1.006 km!

Dalam keterangan resminya di sosial media Weibo, Hu Xiaoqing, General Manager of Yangwang’s Sales Division, menegaskan tantangan “segitiga kemustahilan” yang selama ini dihadapi produsen mobil listrik kelas mewah mulai dapat teratasi.

“Performa energi? Tentu bisa ditingkatkan, tapi akan mengurangi durabilitas baterai. Jarak jelajah? Itu pun bisa ditingkatkan, tapi aspek akselerasi akan terkompromi. Fast charging? Jelas sangat memungkinkan, yapi saat ini hanya untuk baterai berdaya kecil”, ungkap Hu Xiaoqing.

Baca juga :  BYD Suguhkan Terobosan Teknologi Terbaru di IIMS 2026

Yangwang U7 merupakan jawaban nyata dari ketiga aspek yang selama ini menjadi keterbatasan utama pada mobil listrik.

Dengan teknologi sistem penggerak “Super Quad-Motors” dan Blade Battery 2.0, semua hambatan dapat teratasi. Tak hanya mampu menjelajah hingga menembus batasan 1.000 km tanpa mengorbankan performa. Baterai berdaya 150 kWh yang diusung Yangwang U7 mampu menunjukkan jarak jelajah yang fantastis dan kemampuan pengecasan daya dalam waktu yang relatif sangat cepat.

BYD Bangun Jaringan SPKLU Megawatt Flash Charging

Salah satu lompatan besar yang saat ini menjadi sorotan adalah teknologi Megawatt Flash Charging. Teknologi pengisian daya ultra cepat termutakhir BYD ini akan segera diaplikasikan ke seluruh penjuru China.

Guna memperluas akses pengguna mobil listrik dalam menjangkau teknologi “Flash Charging”, BYD saat ini sudah membangun jaringan SPKLU Flash Charging.

Setiap unit SPKLU Flash Charging memiliki output daya 1.500 kW yang beroperasi pada tegangan listrik 1.000 V. BYD menargetkan pembangunan sekitar 20.000 stasiun pengisian daya flash charging di China. Sebanyak 18.000 SPKLU Flash Charging akan terintegrasi dengan jaringan SPKLU yang telah ada.

Bahkan sekitar 2.000 unit SPKLU Flash Charging akan ditempatkan di sepanjang ruas jaringan jalan tol seantero China. Dalam setiap radius 100 km akan terdapat titik jaringan SPKLU Flash Charging. Diharapkan proyek awal pembangunan 2.000 titik jaringan SPKLU Flash Charging di jalan tol akan selesai pada akhir tahun ini.

Baca juga :  Turtle Wax Punya Solusi Lengkap, Buat Pemakaian Harian Hingga Segmen Premium

Saat ini BYD telah membangun sebanyak 4.239 titik jaringan SPKLU Flash Charging di berbagai kota di China.

BYD CEO Wang Chuanfu menyatakan bahwa SPKLU dengan kemampuan ultra-fast charging tentu akan berisiko membebani pasokan daya dari jaringan listrik utama.

Sebagai antisipasi, BYD akan menempatkan power bank penampung daya di setiap  titik jaringan SPKLU Flash Charging. Selain agar kinerja pengisian daya tetap terjaga, juga tidak membebani jaringan listtik utama.

Nantinya, setiap kendaraan listrik yang punya kemampuan menggunakan SPKLU Flash Charging akan menggunakan tanda khusus agar lebih mudah dikenali.

Catatan waktu dapat dilihat pada daftar berikut:

Pengecasan 10% – 70%:

Yangwang U7 4m 54s

Denza N9 4m 58s

Fang Cheng Bao 3 4m 59s

Seal 07 5m 01s

Great Tang 5m 02s

Sealion 06 5m 02s

Song Ultra 5m 03s

Fang Cheng Bao Ti7 5m 09s

Denza Z9GT 5m 11s

Yangwang U8L 5m 11s

Pengecasan 10% – 97%:

Fang Cheng Bao 3 8m 45s

Song Ultra 8m 47s

Sealion 06 8m 47s

Seal 07 8m 47s

Denza N9 9m 03s

Fang Cheng Bao Ti7 9m 05s

Yangwang U8L 9m 07s

Denza Z9GT 9m 08s

Yangwang U7 9m 23s

Great Tang 9m 24s

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x