Leapmotor Siap Boyong Teknologi Cell-to-Chassis ke Indonesia

26 March 2026 | 10:31 am | Rizky Dermawan

Produsen kendaraan listrik global Leapmotor telah menandatangani  perjanjian kerjasama dengan PT Indomobil National Distributor (IND).

Meskipun belum diumumkan kapan peluncuran resminya, namun Leapmotor akan segera hadir di Indonesia tahun ini. Lantas, apa yang jadi pembeda Leapmotor dari brand lainnya?

Teknologi Cell-to-Chassis

Yang menjadi daya tarik pada produk buatan Leapmotor adalah inovasi arsitektur baterai Cell-to-Chassis (C2C). Blok baterai yang ada di bawah dek kabin berfungsi sebagai sasis yang menyatu dengan struktur kendaraan.

Teknologi tersebut membedakan Leapmotor dari produsen lainnya yang menggunakan struktur cell-to-module-to-pack, alias baterai ditumpangkan pada struktur sasis.

Teknologi C2C menjadikan baterai tak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga menjadi bagian dari struktur kendaraan itu sendiri. Hasilnya, pemanfaatan ruang baterai lebih efisien dan optimal, bahkan mencapai sekitar 91%.

Selain itu, teknologi C2C juga memberikan keuntungan pada aspek struktur kendaraan. Baterai yang menjadi bagian langsung dari rangka kendaraan turut meningkatkan kekakuan torsional bodi kendaraan atau torsional rigidity. Dampaknya, stabilitas berkendara dan aspek keselamatan kendaraan listrik kian meningkat. Aspek proses produksi dan penggunaan komponen pun jauh lebih efisien.

Teknologi yang digunakan saat ini adalah generasi terbaru C2C 2.0. Tingkat integrasi sistem kendaraan jauh lebih tinggi serta didukung oleh sistem manajemen baterai cerdas untuk memantau performa dan keamanan baterai secara real-time.

Baca juga :  IPONE Gelar Bukberide di Kota Solo, Penuh Edukasi Juga Charity

Pengembangan teknologi yang dilakukan oleh Leapmotor telah memikat Stellantis untuk menjalin kerjasama global. Kolaborasi yang dilakukan bersama salah satu grup otomotif terbesar di dunia ini akan semakin memperluas sumber daya pengembangan serta transfer teknologi, dan tentunya termasuk pula distribusi kendaraan listrik Leapmotor di berbagai negara.

Bakal Boyong Mobil Apa?

Untuk saat ini belum diungkap model mobil apa yang akan diboyong Leapmotor ke Tanah Air. Namun di situs Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta sudah ada dua model Leapmotor yang terdaftar, yakni B10 dan C10. Bahkan keduanya sudah ada harga NJKB atau Nilai Jual Kendaraan Bermotor sebagai patokan harga dasar sebelum pajak.

Yang pertama adalah Leapmotor B10, terdiri dari versi BEV (Battery Electric Vehicle), dengan NJKB Rp 390.000.000, dan versi REEV (Range Extender Electric Vehicle), dengan NJKB Rp sebesar 234.000.000.

Kemudian yang kedua yakni Leapmotor C10 BEV dengan NJKB Rp 450.000.000.

Sebagai catatan, model kendaraan listrik Leapmotor lainnya yang menggunakan C2C 2.0 yakni sedan listrik Leapmotor C01 dan SUV listrik Leapmotor C11.

Hanya saja, selain model mobil yang telah terdaftar masih belum dapat dipastikan model mana saja yang juga akan diboyong oleh Leapmotor ke Tanah Air.

Inovasi teknologi Cell-to-Chassis menjadi salah satu bagian evolusi desain kendaraan listrik. Pastinya bikin penasaran, seperti apa keunggulan lain yang dimiliki oleh produk dari Leapmotor. Jadi, kita tunggu saja kabar kejutan dari Leapmotor…

5 2 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x