Mengenal Transmisi Electromagnetic Yang Dipakai Wuling Almaz RS Hybrid

27 October 2022 | 7:44 pm | Indra Alfarisy

Bulan November 2022 ini akan jadi bulan yang menyibukkan para APM. Setelah rumor Innova Hybrid, dipastikan Honda akan meluncurkan SUV compact baru. Dan yang paling mengejutkan adalah, Wuling akan memperkenalkan Wuling Almaz RS Hybrid pada 3 November.

Ya, inilah kabar terbaru yang kami terima dari sumber yang dekat dengan Wuling. Di situs Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI, tertera Wuling Almaz RS 2.0 DHT LV3. Ada dua hal yang bisa disimpulkan dari nama itu.

Pertama, Almaz RS Hybrid dibekali mesin 2.0 liter empat silinder. Kalau ditelisik, ini serupa dengan yang dipakai oleh Wuling Asta Hybrid di China. Torsinya bisa mencapai 320 Nm dengan tenaga 135 hp. Kedua, DHT. Alias Dedicated Hybrid Transmission. Ini adalah teknologi transmisi terbaru yang digunakan oleh kendaraan hybrid. Sesuai dengan namanya.

Transmisi Tanpa Oli?

Sistem transmisi ini diklaim membuat penghantaran daya lebih efisien. Lebih penting lagi, mudah untuk diurus berkat desainnya yang memang khusus untuk mobil hybrid. Seperti apa? Secara singkat, kalau digunakan di perkotaan, motor listrik akan langsung menggerakkan roda dan mesin bensin akan jadi generator pengisian baterai. Tapi saat dipacu, DHT akan jadi perantara untuk menghantarkan tenaga. Yang menarik, khusus untuk DHT Wuling, sistem pergerakannya mengandalkan elektromagnetik, bukan oli.

Baca juga :  Zeekr Hadir di Indonesia, Tidak Biasa Namun Siap Menggoda

Dari beberapa sumber di luar sana, intinya, transmisi ini meminimalisir penggunaan cairan oli transmisi yang kerap membuat masalah seperti macetnya perpindahan gigi. Ini bisa terjadi karena oli kotor atau overheat. Sehingga tidak memiliki kekentalan maksimal untuk membantu perpindahan.

Penggunaan kontrol elektromagnetik, diklaim mewujudkan penghantaran daya dari Star Hybrid ke transmisi yang lebih lancar. Selain itu, respon perpindahan juga cepat dan halus. Dapat dipastikan bahwa untuk pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh, pasti dapat merasakan perbedaan antara kerja DHT elektromagnetik dan DHT yang menggunakan oli tradisional. Selain itu, dikata situs CHNECar, kinerja hybrid-nya lebih efisien hingga 98 persen. Tapi seperti apa cara kerja secara detail, kami tunggu informasi resmi dari Wuling.

Harga Wuling Almaz RS Hybrid

Untuk harga OTR belum ketahuan. Yang jelas, di situs NJKB, tercatat harga dasar sebelum pajak adalah Rp 325 juta. Ingat, ini sebelum pajak, profit dan sebagainya. Jadi kalau sudah masuk dealer mungkin bisa mendekati atau lebih dari Rp 400 juta.

Dengan harga tersebut, selain sistem penggerak canggih, Anda akan diberikan kelengkapan layaknya sebuah WUling Almaz RS. Ada fitur bantu ADAS yang lengkap. Mulai dari adaptive cruise control, lane keeping assist, dan sebagainya. Tidak lupa, hampir bisa dipastikan ada perintah suara WIND dan sistem konektivitas IoV.

4.3 3 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x