Struktur Bodi JETOUR T2 Super Kokoh, Siap Angkat Beban 350 Kg

12 March 2026 | 4:09 pm | Rizky Dermawan

Masih banyak konsumen di Indonesia yang meragukan kualitas kendaraan dari pabrikan otomotif asal China. Keraguan tersebut coba dijawab secara langsung oleh JETOUR melalui demonstrasi kekuatan struktur bodi SUV andalannya, JETOUR T2.

Dalam sebuah acara Media Iftar yang digelar di MGP Space pada Selasa (10/3), dua unit JETOUR T2 dipamerkan dengan cara yang cukup unik. Kedua SUV tersebut digunakan sebagai penopang layar LCD berukuran besar yang memiliki bobot lebih dari 350 kilogram.

Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana struktur atap kendaraan mampu menahan beban berat tanpa mengalami deformasi yang berarti. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa konstruksi bodi JETOUR T2 dirancang dengan standar kekuatan tinggi untuk menunjang keselamatan berkendara.

Menurut Moch Ranggy Radiansyah, aspek keselamatan menjadi salah satu fondasi utama dalam pengembangan setiap produk JETOUR.

“Bagi JETOUR, safety bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi fondasi utama. Melalui demonstrasi ini kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan tersebut bukan sekadar klaim, tetapi benar-benar menjadi dasar keamanan dalam setiap perjalanan,” jelas Ranggy kepada awak media.

Secara teknis, struktur bodi JETOUR T2 menggunakan konstruksi Hardtop Cage Body Monocoque yang memanfaatkan sekitar 80 persen material high-strength steel. Struktur ini mampu memberikan stabilitas tinggi sekaligus kekuatan rangka yang optimal.

Hasilnya, rangka bodi mobil ini mampu menahan beban statis hingga 300 kilogram dengan tingkat rigiditas torsi mencapai 31.000 Nm per derajat. Dengan kemampuan tersebut, tak heran jika SUV ini berhasil meraih peringkat keselamatan tertinggi atau lima bintang dari lembaga pengujian keselamatan kendaraan ASEAN NCAP.

Baca juga :  Simak 5 Titik Lokasi Posko Mudik Polytron

Selain struktur bodi yang kuat, JETOUR T2 juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan modern. Salah satunya adalah teknologi 540° JETOUR Surround Vision yang memberikan pandangan menyeluruh di sekitar kendaraan, termasuk tampilan sasis transparan untuk membantu pengemudi bermanuver di area sempit maupun medan sulit.

SUV ini juga dibekali kemampuan Flood Ready & Terrain Ready yang memungkinkan kendaraan menghadapi berbagai kondisi jalan. Melalui fitur Wading Radar, sistem kendaraan mampu mendeteksi kedalaman air secara real time saat melintasi genangan.

Dengan ground clearance mencapai 220 mm, JETOUR T2 diklaim mampu melewati genangan air hingga kedalaman sekitar 700 mm. Kemampuan ini tentu menjadi nilai tambah bagi SUV yang dirancang sebagai kendaraan penjelajah.

Untuk mendukung keselamatan berkendara yang lebih canggih, JETOUR T2 juga dibekali paket sistem bantuan mengemudi ADAS Bosch Suite yang mengusung radar generasi kelima dan kamera generasi ketiga. Sistem ini menghadirkan Level 2 Advanced Driver Assistance System yang membantu menjaga stabilitas kendaraan sekaligus mempertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan.

Dalam kesempatan yang sama, Jusri Pulubuhu dari Jakarta Defensive Driving Consulting menjelaskan bahwa perjalanan mudik di Indonesia memiliki karakteristik yang cukup menantang.

Volume kendaraan yang sangat besar, durasi perjalanan panjang, serta kondisi jalan yang beragam sering kali menjadi faktor yang meningkatkan risiko kelelahan pengemudi.
Karena itu, menurutnya kendaraan dengan struktur kokoh serta fitur keselamatan yang lengkap menjadi faktor penting untuk mendukung perjalanan jarak jauh yang aman dan nyaman, terutama selama musim mudik Lebaran.

5 1 vote
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x