Federal Oil Hadirkan Program Ganti Oli Gratis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bekasi

Federal Oil melalui PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) meluncurkan program peduli banjir bertajuk “Kembali Nyaman Bersama Federal Oil.” Program ini siap membantu para pemilik kendaraan motor yang terdampak akibat bencana banjir yang terjadi di wilayah Bekasi pada awal Maret ini.

Kegiatan tersebut terbilang sangat penting, karena motor yang terendam air hingga masuk ke dalam ruang mesin dapat menimbulkan potensi korosi pada komponen mesin. Maka itu, pemilik motor harus segera mengganti oli mesin demi menghindari kerusakan fatal jika oli bercampur dengan air.

Hasilnya, ratusan pemilik motor pun berbondong mengganti olinya dalam program yang diadakan sejak 7 Maret hingga 10 Maret lalu di Federal Oil Center ini. Bengkel rekanan resmi tersebut tersebar di wilayah Bekasi, seperti Donna Motor, Lavanna Motor, Pulo Sirih Olimart, Citra Djaya Motor, dan Sumber Mulia.

 “Ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kami terhadap bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Bekasi pada pekan lalu,” kata Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT EMLI.

Menurut Rommy, pihaknya menghadirkan program ganti oli gratis kepada masyarakat terdampak di beberapa bengkel rekanan Federal Oil Center yang ada di Bekasi.

“Kami berharap program ini dapat meringankan para pemilik motor yang terdampak untuk dapat menggunakan kembali kendaraannya dalam beraktivitas sehari-hari,” tutupnya. 

Selain ini, Federal Oil juga akan mengundi hadiah eksklusif nonton langsung Tim Gresini Racing MotoGP di Jepang atau Malaysia, serta berbagai hadiah menarik lainnya. Program ini berlangsung mulai 25 Februari hingga 25 Mei 2025 mendatang. 

Suzuki buka layanan towing gratis untuk banjir bekasi

Suzuki Tawarkan Towing Gratis Bagi Warga Korban Banjir di Bekasi

Suzuki tawarkan layanan towing (derek) gratis bagi pemilik mobil Suzuki yang terkena dampak banjir di wilayah Bekasi. Ini meruopakan bentuk kepedulian Suzuki Indonesia atas musibah tersebut.

Program ini berlaku pada 5–11 Maret 2025 dengan dukungan dari Bengkel Resmi Suzuki yang siap menangani kendaraan agar kembali dapat digunakan dengan aman dan nyaman.

Layanan towing gratis ini berguna untuk mempermudah pemilik mobil Suzuki dalam menghadapi kendala teknis akibat banjir serta meringankan beban finansial.

Selanjutnya, Suzuki telah menyiagakan armada towing di sembilan bengkel resmi yang berada di Pondok Gede, Kalimalang, Jatiasih, Kranji, Tambun, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, dan Babelan.

Tim khusus akan siap menjemput dan mengevakuasi mobil pelanggan yang mengalami dampak banjir agar dapat mencegah kerusakan lebih lanjut, dan memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat.

“Kebutuhan pelanggan adalah prioritas utama kami. Untuk membantu pemilik kendaraan yang terdampak banjir, Suzuki menghadirkan layanan Free Towing Jaringan Bengkel dan mekanik berpengalaman mendukung inisiatif ini sebagai upaya mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut serta membantu pelanggan menghindari biaya evakuasi kendaraan,” ujar Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS (7/3).

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Suzuki juga menawarkan diskon lima persen untuk pembelian Suzuki Genuine Parts (SGP), sehingga pelanggan dapat memperoleh suku cadang asli dengan harga lebih terjangkau.

Pelanggan yang ingin memanfaatkan program layanan towing gratis ini dapat menghubungi Halo Suzuki di 0800 1100 800 sesegera mungkin dikarenakan layanan ini bersifat terbatas.

Customer relations Halo Suzuki akan menanyakan informasi terkait kendaraan pelanggan, kebutuhan evakuasi, serta lokasi penjemputan, dan tim Bengkel Resmi Suzuki akan segera bergerak untuk membantu mengangkut kendaraan yang terdampak.

Jaringan Bengkel Resmi Suzuki Wilayah Bekasi dan Sekitarnya

Ada beberapa bengkel resmi Suzuki di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Berikut alamatnya:

  • Suzuki Pondok Gede: Jl. Raya Jatimakmur, RT.001/RW.004, Jatikramat, Kec. Pd. Gede, Kota Bks, Jawa Barat 17421.
  • Suzuki Kalimalang: Blok M1, Jl. Raya Kalimalang, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450.
  • Suzuki Jatiasih: Jl. Raya Jatiasih No.55C, Jatiasih, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 13240.
  • Suzuki Kranji: Jl. Jend. Sudirman No.KM 32 NO 72, Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17144.
  • Suzuki Bekasi Timur: Jl. Insinyur H. Juanda No.309, Margahayu, Kec. Bekasi Timur, Jawa Barat 17111.

PJR Cikampek Berlakukan Pengalihan Arus Akibat Banjir di Bekasi Barat

Akibat banjir di wilayah Bekasi Barat, terjadi kepadatan lalu lintas di jalan tol arah Bekasi. Untuk mengurai kemacetan, KA Induk PJR berlakukan pengalihan arus lalu lintas.

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi mengakibatkan sejumlah jalan tergenang banjir. Imbasnya, terjadi kepadatan arus lalu lintas yang cukup signifikan di beberapa titik, khususnya di jalan tol dan jalur arteri.

Kepala Induk PJR Cikampek Korlantas Polri AKP Sandy Titah Nugraha memberikan penjelasan terkait banjir yang terjadi di jalan tol. Ia menjelaskan bahwa genangan air di jalur arteri Bekasi Barat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas, yang berdampak dari KM 13 hingga KM 8 A.

“Saat ini, terjadi kepadatan arus lalu lintas akibat genangan air yang ada di jalur arteri Bekasi Barat. Kepadatan ini mengganggu arus lalu lintas dari KM 13 hingga KM 8 di jalur A,” ujar AKP Sandy Titah Nugraha (4/3).

Alihkan Lalu Lintas

Untuk mengatasi kepadatan tersebut, pihak PJR Cikampek mengambil langkah pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan yang menuju Bekasi Barat akan diarahkan keluar melalui exit Bekasi Timur A, sementara kendaraan yang hendak keluar dari exit Bekasi Barat di jalur B akan dialihkan lurus ke arah Jakarta.

“Langkah yang kita lakukan adalah berkoordinasi dengan pengelola tol untuk mengalihkan arus. Exit Bekasi Barat dialihkan ke exit Bekasi Timur A, sedangkan untuk jalur B, kendaraan diarahkan lurus ke arah Jakarta,” tambahnya.

Dilansir dari laman Korlantas Polri, keputusan pengalihan arus ini diambil untuk menghindari antrian kendaraan yang panjang dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat agar perjalanan tidak terhambat.

“Jika kendaraan keluar melalui exit Bekasi Barat dan terjebak dalam antrian yang tidak bergerak, maka akan berpotensi menambah kemacetan. Oleh karena itu, Induk PJR Cikampek mengarahkan kendaraan untuk melanjutkan perjalanan ke arah yang lebih lancar, demi menghindari antrian yang tidak bergerak,” jelas AKP Sandy.

Jalan Ahmad Yani Arah Tol Bekasi Macet Parah

Akibat banjir di wilayah Bekasi Barat, Jalan Ahmad Yani arah Tol Bekasi mengalami kemacetan yang cukup parah sampai dengan hari ini. Adapun kemacetan mencapai Summarecon Bekasi.

Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow untuk mengurai kemacetan. Namun tetap saja, kemacetan masih berlanjut hingga di depan Mega Bekasi Hypermall.