Hyundai Ioniq 5

Hyundai Bersama ITB Kembangkan Fitur Perintah Suara Berbasis AI

Kalau Anda pikir fitur perintah suara di mobil itu sudah canggih. Ternyata tidak. Pabrikan mobil masih mengembangkan kemampuan fitur perintah suara supaya lebih baik lagi. Salah satu contohnya adalah apa yang dilakukan oleh Hyundai Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pada 15 Mei 2024, HMMI menerima kunjungan kerja beserta tim peneliti. Kunjungan tersebut dalam rangka penelitian dan pengembangan bersama untuk mengembangkan fitur perintah suara berbasis Artificial Inteligence (AI).

Hyundai ITB

Penelitian yang dilakukan bersama ITB adalah bagian dari kerjasama yang telah dimulai sejak 2023 dan akan berlanjut selama beberapa tahun mendatang. Tujuan riset ini adalah mengumpulkan data yang mendukung fitur perintah suara. Data tersebut akan menjadi dasar untuk mengembangkan fitur perintah suara interaktif yang lebih canggih di kendaraan Hyundai.

Sejalan dengan komitmennya, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia berniat untuk tumbuh bersama negara ini. Salah satu caranya adalah dengan melakukan penelitian bersama dan berbagi teknologi. Langkah tersebut diharapkan akan sangat bermanfaat dalam mengembangkan ekosistem industri, terutama di sektor teknologi.

Bukan Cuma Akademisi

“Kami sangat puas dengan kerjasama yang sudah terjalin bersama ITB selama ini. Kami yakin lewat kolaborasi berkelanjutan bersama dunia pendidikan dan penelitian Indonesia seperti ini, teknologi serta aplikasi dari teknologi canggih Hyundai bisa mendapatkan formula fungsi terbaiknya,” jelas Bong Kyu Lee, President Director of PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia saat menyambut para peneliti ITB.

Kolaborasi antara manufaktur Hyundai dalam rangka pengembangan dan penelitian tak cuma berjalan dengan kalangan akademisi. HMMI terus menerus menyelenggarakan pelatihan dengan para pemasok lokal. Melalui program ini, para supplier dilatih untuk meningkatkan kapasitas dalam penelitian dan pengembangan komponen. Hingga mendapatkan sertifikasi dari Hyundai sebagai prinsipal, yang memungkinkan mereka untuk merancang komponen secara independen.

“ITB berupaya untuk menjadi lembaga yang mencerminkan kelokalan Indonesia namun tetap berorientasi pada global. Karenanya proyek pengenalan suara ini dikembangkan bukan hanya menggunakan teknologi terkini, tapi berkaitan dengan Masyarakat Indonesia sebagai pengguna teknologi. Harapan kami, kerjasama antara ITB dengan Hyundai bisa terus berlanjut,” jelas Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPiK) ITB Ir. R. Sugeng Joko Sarwono, M.T., Ph.D.

Biar Tokcer, HMID Recall Hyundai Ioniq 5 Dan Ioniq 6!

Hyundai Motors Indonesia (HMID) melakukan recall untuk dua model mobil listriknya, Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6. Ini dilakukan untuk peningkatan peranti lunak yang berhubungan dengan sistem pengisian ulang baterai.

Update software untuk peranti ICCU (Integrated Charge Control Unit) meliputi proses pengecekan hingga pengerjaan yang hanya berlangsung sekitar kurang lebih 20 menit dan dilakukan oleh teknisi tersertifikasi dari Hyundai global.

Tentunya, upgrade software ini hanya bisa dilakukan di bengkel resmi Hyundai. Tanpa dipungut biaya.

Informasi lebih jelas mengenai program recall ini, pengguna Ioniq 5 dan Ioniq 6 bisa menghubungi call center Hyundai di nomor bebas pulsa 0 800 1 878 878.

Dipantau Berkala

Hyundai Ioniq 6

“Pada kesempatan kali ini kami mengajak para pemilik Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 di Indonesia untuk dapat melakukan pembaruan software pada komponen ICCU. Untuk pengalaman pengisian baterai yang seamless dan lebih optimal,” kata Fransciscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia.

HMID juga menegaskan terus melakukan pemantauan terkait pembaruan software pada kendaraan listrik Hyundai. Ini dikatakan untuk memberikan peace of mind bagi seluruh pelanggannya.

“Sebagai informasi pembaruan software untuk kendaraan listrik dirilis oleh Hyundai Global. Ditujukan khusus pada negara dengan Vehicle Identification Number (VIN) tertentu berdasarkan kebutuhan dan improvement untuk pengalaman berkendara yang worry-free.” tutup Pak Frans.

Saat ini, Hyundai Ioniq 5 Bluelink dijual dengan harga termurah Rp 722 jutaan, sedangkan termahal Rp 915 juta (varian batik). Sementara Harga Ioniq 6 adalah Rp 1.220.000.000. Semuanya harga OTR Jakarta.

Genesis X Gran Berlinetta Jacky Ickx Edition

Indahnya Genesis Hypercar X Gran Berlinetta Edisi Jacky Ickx

Genesis adalah merek mobil mewah dari Hyundai Group, yang sejak beberapa tahun lalu mulai melangkah ke zona hypercar eksotis. Dibuktikan melalui Genesis X Gran Berlinetta Concept yang khusus dibuat untuk Jacky Ickx. Seorang pembalap legendaris dari Formula 1, rally Dakar hingga Le Mans.

Versi standar dari mobil konsep Genesis X Gran Berlinetta debut perdana pada Desember 2023 lalu sebagai studi desain untuk video game Gran Turismo. Mobil ini merupakan wujud nyata filosofi desain “Athletic Elegance” dari brand Genesis.

Sebagai penghormatan untuk sang legenda balap asal Belgia ini, Genesis mengemas tampilan X Gran Berlinetta secara khusus.

Genesis X Gran Berlinetta Jacky Ickx ini diluncurkan di Swiss pada pekan lalu. Tentu saja tampilannya berbeda dari versi konsepnya. Jika versi awal berkelir Magma Orange, versi Jacky Ickx dilabur warna Midnight Blue plus aksen racing stripe warna putih pada kap mesin.

Livery pada bodi mobil ini sama persis seperti helm Ickx. Sangat kontras dengan pelek alloy ala mobil balap Le Mans berkelir Gold.

Tenaga 1.071 HP!

Tak hanya desain tampilan dan sasis saja. Genesis juga melakukan pengembangan mesin hybrid high performance yang bakal diterapkan pada model produksi mereka nantinya.

Genesis X Gran Berlinetta

Mesinnya V6 Lambda II di bagian depan, namun posisinya agak mundur ke belakang yang umum disebut front-mid mounted engine. Biasanya terdapat pada mobil sport dan GT (Grand Touring). Sama seperti pada konsep Genesis Vision GT yang diperkenalkan tahun 2023 lalu.

Tak disebutkan berapa kapasitasnya, namun dikatakan mampu memuntahkan tenaga 870 hp. Masih ditambah lagi dengan sebuah motor elektrik hybrid berdaya 150 kW atau setara 201 hp.

Kombinasi sistem hybrid ini menghasilkan tenaga sebesar 1.071 hp! Sedangkan torsi maksimumnya yang 1.337 Nm membuat Genesis X Gran Berlinetta masuk dalam liga hypercar.

Siapa Jacky Ickx?

Para remaja era sekarang mungkin tak terlalu mengenal siapa Jacky Ickx. Tapi pada masa kejayaannya, peraih gelar juara 24 Hours of Le Mans sebanyak 6 kali ini pamornya sangat disegani dan digandrungi para kawula muda dan wanita.

Prestasinya tak hanya di Le Mans. Pembalap seangkatan Niki Lauda dan James Hunt ini membukukan delapan kemenangan (termasuk 25 kali naik podium) di balap Formula 1. Ia melahap gurun Sahara yang ganas dengan Mercedes-Benz G-Class dan jadi juara rally Paris-Dakar 1983.

Total sebanyak 37 gelar juara dari beraneka cabang balap mobil diraih oleh Ickx di sepanjang kariernya. Hanya hitungan jari saja pembalap yang memiliki prestasi seperti ini.

Genesis Switzerland memamerkan mobil Genesis X Gran Berlinetta Tribute Concept dalam sebuah seremoni khusus di tepi danau Jenewa. Bekerjasama dengan brand jam tangan mewah asal Swiss yakni Chopard, yang memamerkan jamnya yang aduhai.

 

 

 

Hyundai Staria akan ada versi hybrid

Hyundai Umumkan Sederet Program Ramadan

Seperti biasa, di bulan Ramadan ini banyak dimanfaatkan untuk menebar promosi. Termasuk yang dilakukan oleh Hyundai Motors Indonesia (HMID). Ada beberapa promosi dan kemudahan yang bisa Anda manfaatkan. Ini diumumkan 20 Maret lalu di Jakarta. 

Berlaku untuk pelanggan yang sudah mengendarai mobil Hyundai, tersedia layanan posko mudik Hyundai yang tersebar di beberaoa titik. Di dalam program mudik bernama Hyundai Jaga Perjalanan Mudikmu ini, tersedia layanan Hyundai Before Service di Rest Area km 57 (Cikampek) mulai 5–12 April, 429A (Semarang) pada 5–11 April, Rest Area Brebes KM260B tanggal 12-15 April. Lalu di SPBU Utama Raya Situbondo (6–15 April).

Selain before service, tempat-tempat itu juga menyediakan layanan darurat 24 jam dan pastinya bengkel siaga.

Roda Kebaikan

Program Hyundai ramadan

#Rodakebaikan adalah program Hyundai di bulan Ramadan unik yang bekerjasama dengan perusahaan transportasi online, Grab dan BenihBaik. Bagi Anda yang berminat untuk test drive Hyundai baru, akan diantar jemput oleh Grab, ke dealer pilihan Anda. Cukup buka aplikasi Grab, di dalamnya ada opsinya.

Tapi bukan cuma sekedar antar jemput. Dari kegiatan tersebut juga, Hyundai akan memberi bantuan berupa alat bantu gerak dalam bentuk kursi roda serta kaki dan tangan prostetik yang akan disalurkan oleh BenihBaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para penyandang disabilitas.

Namun perlu diperhatikan, kegiatan test drive ini berlangsung 13 Maret hingga 31 April 2024. Jangan lupa, ini ada hadiahnya berupa grand prize Hyundai Creta.

Pesta Trade-in

Bagi Anda yang mau tukar tambah mobil lama dengan Hyundai baru, selama bulan Ramadan ini tersedia Pesta Trade-in. Namun tempatnya terbatas. Ada di Mall Kelapa Gading 3, Gandaria City, Summarecon Mall Serpong, Botani Square, serta beberapa dealer di wilayah Jabodetabek.

Pesta trade-in Hyundai turut menyediakan layanan test drive dan car inspection untuk memudahkan konsumen memilih mobil yang diinginkan. Tentu, tidak akan menarik tanpa promo. Disediakan opsi bunga ringan 2,4 persen selama tiga tahun. Atau cicilan ringan mulai dari 2,4 juta rupiah selama tiga tahun. Ada juga DP rendah sebesar Rp 24 juta.

Hyundai Bakal Kembali Berlaga Di Pikes Peak 2024

Laga balap bergengsi Pikes Peak International Hill Climb 2024 hanya tinggal hitungan bulan. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-102. Banyak pabrikan maupun privateer yang berpartisipasi. Salah satu brand yang cukup punya taji di Pikes Peak adalah Hyundai. Sejak tampil terakhir kali di tahun 2018, Hyundai bakal kembali berlaga di Pikes Peak 2024.

Siapa sangka jika brand otomotif asal Korea Selatan ini telah 32 tahun ikut berpartisipasi di rally Pikes Peak.

Hyundai vs Puncak Gunung

Hyundai Pikes peak

Tahun 1992 merupakan laga perdana Hyundai dengan mobil balap SCoupe Turbo. Pereli kawakan Rod Millen berhasil mencapai finish dalam waktu 13 menit 21,17 detik. Catatan waktu yang cukup cepat saat itu sebagai juara di kategori 2-wheel drive Showroom Stock. 

Millen kembali berlaga di tahun 1993. Ia membesut Hyundai Elantra dan menempati posisi 2 di kategori Open dengan catatan waktu 11 menit 57,34 detik. Kini giliran Elantra yang penjualannya laris manis.

Rhys Millen, putera dari Rod Millen turut mengharumkan nama Hyundai pada laga Pikes Peak tahun 2013 dengan mobil balap Hyundai PM580T. Ia berhasil menempati posisi 2 di kategori Unlimited. Catatan waktunya 9 menit 02,192 detik.

Prestasi terakhir Hyundai di ajang Pikes Peak ditorehkan Rhys Millen pada tahun 2017. Dari dua unit Hyundai Genesis Coupe tahun 2012 modifikasi balap yang diterjunkan di kategori A1, hanya Rhys yang mencapai finish dan jadi juara. Trek menanjak sepanjang 19,99 km dengan 156 tikungan berhasil dilibas dalam waktu 09 menit 47,427 detik.

Hyundai Siapkan Skuad Baru

Hyundai telah siap menghadapi laga Pikes Peak 2024 yang akan berlangsung Juni mendatang di Colorado Springs.

Skuad baru berkekuatan empat unit mobil balap telah disiapkan. Tiga pilot yang bakal berlaga merupakan pereli veteran dan jawara di Pikes Peak.

Yang pertama yakni Paul Dallenbach. Ia sudah 11 kali jadi juara di Pikes Peak dan jadi juara umum di tahun 1993.

Selanjutnya ada Robin Shute. Pereli yang empat kali juara dan merupakan salah satu “King of the Mountain”. Gelar tertinggi Pikes Peak.

Pereli dari tim Hyundai Motorsport, Daniel “Dani” Sordo  bakal membesut mobil ketiga. Ia adalah juara rally WRC Spanyol.

Nama keempat untuk saat ini belum diumumkan. Demikian pula dengan detail dari keempat mobil balap yang bakal diturunkan. Masih rahasia.

 

 

Hyundai ST1

Hyundai Punya Mainan Baru Untuk Pasar Mobil Listrik Komersial

Sah saja kalau dibilang ini adalah Hyundai Staria yang dijadikan mobil box atau mobil komersial. Mukanya memang diambil dari MPV tersebut, tapi di balik kulitnya beda total. Perkenalkan, ini Hyundai ST1.

ST1, singkatan dari Service Type 1 adalah kendraan pengangkut beban berpenggerak listrik sepenuhnya (EV). Akan dipasarkan secara eksklusif di Korea Selatan lebih dulu. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengusaha yang perlu angkutan barang ringan.

Hyundai ST1 dipasarkan sebagai mobil komersial dalam bentuk boks biasa, boks dengan pendingin atau kabin dengan chassis polos. Yang terakhir itu tentu supaya yang beli bisa menyesuaikan sendiri bagian kargo.

Mobil hyundai komersial

Karena ini mobil komersial, maka tidak perlu heran kalau peleknya model kaleng. Yang menarik adalah, berdasarkan gambar yang Hyundai kirim, dengan muka Staria, ini jadi mobil box yang berdesain futuristis.

Menurut pabrikan Korea Selatan ini, ST1 didesain untuk memudahkan pemiliknya dalam proses bongkar muat. Makanya kalau diperhatikan, mobil ini terlihat rendah. Selain itu, karena EV, aerodinamika jadi perhatian. Bahkan sambungan antara body dan ruang kargo diberikan semacam garnish supaya angin tidak terputus mengalir ke belakang.

Bagian bawah body yang dilapisi cladding hitam berfungsi untuk melindungi dari lecet-lecet pemakaian. Charging port (lubang soket pengecasan) dipasang di depan. Namun seperti biasa, Hyundai tidak menunjukan seperti apa kabinnya, karena ini adalah pengumuman pertama. INformasi selengkapnya akan menyusul segera. Yang pasti, ST1 akan dijual menjelang tutup tahun 2024.

Mobil komersial hyundai Staria Load

Jujur, mobil ini mengingatkan kami pada Hyundai Staria Load. Mobil blind van berbasis Staria yang terlihat keren meskipun standaran. Kalau kata penyuka otomotif muda, mobilnya ‘kalcer’ banget.

Hyundai Casper

Inikah Andalan Hyundai Untuk Pasar Mobil Compact di Indonesia?

Kami pernah beritakan kalau Hyundai Motors Indonesia (HMID) mempersiapkan lini baru untuk tahun ini. Salah satunya adalah mobil compact yang diperkirakan akan memperlihatkan wujudnya menjelang akhir tahun ini di Indonesia.

Pastinya HMID menutup rapat identitas mobil tersebut. Namun sepertinya kami menemukan spekulasi kalau mobil ini adalah Hyundai Casper. Entah versi konvensional atau EV. 

Seperti diketahui, Hyundai tidak punya andalan untuk pasar mobil compact perkotaan di Indonesia. Terlebih lagi kalau mereka mau memperkokoh status sebagai salah satu penguasa pasar mobil listrik di Indonesia.

Hyundai di Indonesia perlu Capser

Apa itu Hyundai Casper? Ini adalah mobil sub-compact yang panjangnya kurang dari empat meter. Tepatnya 3.595 mm. Lebar 1.595 dan tinggi 1.605 mm. Bandingkan dengan Wuling BinguoEV yang punya ukuran (p x l x t mm) 3,950 x 1,708 x 1,580.

Meski begitu, Hyundai pastinya akan melakukan penyesuaian pada platform yang dipakai, karena harus mengakomodir baterai. Bukan tidak mungkin Casper EV nanti punya dimensi lebih besar. Beberapa sumber mengatakan panjangnya melar 250 mm.

Dikutip dari situs Drive, Australia, Hyundai Casper EV sedang melakukan perjalanan pengujian di negara itu yang menganut setir kanan. Kemudian di Korea Selatan juga Casper setrum terdeteksi berkeliaran menggunakan kamuflase.

Hyundai Casper untuk pasar Indonesia.

Saat ini Casper dipasarkan eksklusif untuk pasar Korea Selatan (setir kiri). Berpenggerak mesin konvensional dengan konfigurasi 3-silinder berkapasitas 1,0 liter. Ada dua versi. Satu dengan turbocharger sementara lainnya normally aspirated (NA).

Desainnya menarik dan sangat kekinian. Sangat mengingatkan kami pada Nissan Juke generasi pertama yang ada di Indonesia. Bentuk ringkasnya diberikan beberapa lekukan agar terlihat gagah dan agresif. Belakangnya sangat retro, mengingatkan kami pada Daihatsu Fellowmax. Benar atau tidak Hyundai Casper EV akan ada di Indonesia, kita tunggu saja.

Atau yang versi konvensional? Paketnya cukup menarik dan sepertinya pasar negara ini perlu juga, supaya kompetisinya lebih bergairah. Selama ini yang dominan adalah Honda Brio dan Toyota Agya/Daihatsu Ayla. 

New Hyundai Ioniq 5 2024, Ini Bedanya Selain Ada Wiper Belakang

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 akan segera mendapatkan penyegaran. Pabrikan Korea Selatan tersebut merilis beberapa perubahan yang akan dipasang, termasuk hadirnya varian baru bernama N Line.

Salah satu yang penting adalah penambahan kapasitas baterai menjadi 84 kWh. Di Indonesia, Ioniq 5 versi Long Range dibekali baterai 72,6 kWh, dengan jarak tempuh 481 km (varian Prime Long Range). Dengan baterai baru, jarak tempuh pasti akan bertambah. Tapi mereka belum mengungkap berapa kemampuan jarak tempuhnya sekarang.

Ioniq 5 2024

Update di bagian luar tidak banyak. Anda harus teliti untuk menemukan perubahan di bemper depan dan belakang. Serta desain pelek baru dan yang tidak kalah penting, ada wiper belakang. Heran… Pergantian bemper ini menambah panjang Ioniq 5 sebesar 20 mm. Sekarang 4.655 mm.

Perubahan juga melanda bagian struktural. Terdapat shock absorber baru untuk meningkatkan kualitas redaman. Plus, cowl crossbar (palang struktural di bagian dinding pemisah kabin dan ruang mesin/firewall), yang diperkuat untuk mengurangi getaran ke setir.

Hyundai Ioniq 5 baru

Perkuatan di bagian as roda belakang dan kolong juga dilakukan untuk meningkatkan kestabilan dan kelincahan. Dikatakan juga, Hyundai meningkatkan kekokohan body dan menambah insulasi suara. Utamanya untuk mengurangi suara yang dihasilkan oleh getaran motor listrik ke body. Atau bahasa kerennya, booming noise.

Di kabin, bagian tengah konsol dashboard dibekali tambahan tombol fisik untuk pengaturan sistem heater atau pendingin kursi, Park Assist dan beberapa fungsi lainnya. Posisi wireless charger untuk gadget juga dipindah lebih ke atas, supaya mudah dijangkau. Bentuk setir juga kalau Anda perhatikan, ikut berubah jadi palang tiga.

N Line

Sorotan untuk Hyundai Ioniq 5 2024 adalah hadirnya varian N Line. Trim ini mengisi posisi antara Ioniq 5 biasa dengan Ioniq 5 N yang gap-nya terlalu jauh.

Hyundai Ioniq 5 2024 N Line

Hyundai Ioniq 5 N Line

Tidak mengejutkan juga kalau Ioniq 5 N line ini memiliki aura sporty. Bisa dilihat langsung dari bemper depan dan yang lebih galak desainnya. Ditambah side skirt di bawah palang pintu. Peleknya juga berbeda desain dengan ukuran 20 inci. Satu inci lebih besar dari versi di bawahnya.

Di kabin juga akan lebih sporty. Pedalnya dibuat dari alumunium, setir dengan desain berbeda, jok sporty dengan logo N, dan sebagainya.

Hyundai Ioniq 5 2024 akan dipasarkan mulai bulan ini di Korea Selatan. Pasar global menyusul segera.

Hyundai Staria akan ada versi hybrid

Sertifikasi Hyundai Staria Hybrid Muncul, Dijual Tahun Ini?

Satu hal yang kurang dari Hyundai di Indonesia adalah varian Hybrid. Dan hingga sekarang, belum ada tanda-tanda pabrikan Korea Selatan ini akan memasarkan mobil hibrida karena fokus dengan EV. Beda cerita di negara asalnya. Mereka ditengarai akan segera memperkenalkan Hyundai Staria Hybrid.

Dikutip dari media Autobuff, dokumen sertifikasi kementrian lingkungan Korea Selatan muncul beberapa hari lalu. Ini seperti pengesahan kalau Hyundai akan memasarkan Staria Hybrid tahun ini juga, dalam dua versi: Staria Load yang merupakan mobil komersial juga untuk versi angkut manusia.

Hyundai Staria Hybrid ditenagai mesin bensin 1,6 liter turbo yang diperkirakan menghasilkan tenaga hingga 245,4 hp dan torsi 366,7 Nm (kombinasi). Konsumsi BBM-nya diperkirakan sekitar 13 km/liter. Pastinya lebih bertenaga dari Staria diesel di Indonesia, yang menghasilkan 174,5 hp dan 430 Nm.

Basis mesin 1,6 liter bensin ini juga digunakan oleh beberapa produk Hyundai dan Kia yang beredar di Korea Selatan. Seperti Santa Fe atau Kia Carnival.

Staria di Indonesia

Hyundai Staria

Saat ini, Hyundai Staria dipasarkan di Indonesia dalam dua varian yaitu Signature 7 dan Signature 9. Angka tersebut menunjukan kapasitas tempat duduknya.

Penggeraknya, seperti disebutkan di atas, mesin turbodiesel 4-silinder dengan kapasitas 2,2 liter. Transmisi 8-speed otomatis menyalurkan tenaga ke roda depan.

Dibekali fitur komplit serta interior yang lega dan fleksible, Staria dipasarkan dengan harga Rp 924.000.000 untuk versi Signature 9. Staria Siganture 7 harganya 1.060.500.000. Keduanya adalah banderol OTR Jakarta.

Sumber: Autobuff

Mobil baru Hyundai 2024

Lima Mobil Baru Hyundai Datang Tahun Ini, EV Bertambah Satu

Seperti biasa, setiap awal tahun para pemegang merek mengumpulkan media nasional untuk mengumumkan pencapaian mereka. Termasuk Hyundai Motors Indonesia (HMID). Tapi kali ini bukan cuma pencapaian, pabrikan Korea Selatan ini terang-terangan mungumumkan lima mobil baru Hyundai.

Kelimanya akan hadir tidak serentak, tapi disebar sepanjang tahun 2024 ini. Tentunya tidak dijelaskan secara rinci apa mobilnya. Woojune Cha, President Director HMID hanya menegaskan, mobilnya dalam format EV dan ada juga yang bermesin konvensional. “Di tahun 2024 ini, kami berkomitmen untuk terus memberi pengalaman berkendara terbaik bagi pengguna, salah satunya dengan menghadirkan lebih banyak kendaraan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Hyundai ID MEdia gathering

Tentunya, ini menimbulkan spekulasi liar. Kami sempat memergoki Hyundai Tucson di pabrik Hyundai Motors Manufacturing Indonesia di Cikarang. Mungkin ini salah satu dari sekian mobil yang akan masuk. Dari siluet yang ditampilkan, juga terlihat bentuk SUV kotak, yang diperkirakan adalah Hyundai Santa Fe generasi terbaru. Paling membingungkan, ada satu mobli compact di situ.

Yang pasti, pada ajang IIMS 2024 minggu depan, mereka akan memajang dua produk baru. Bocoran yang kami terima, salah satunya adalah EV. Yang menarik, menurut HMID, “Yang ditawarkan adalah EV dengan harga terjangkau dengan kualitas dan kenyamanan berkendara terdepan di kelasnya.”

Dealer Bertambah

Mobil baru hyundai

Woojune Cha juga mengungkapkan kegembirannya atas penerimaan pasar terhadap produk Hyundai. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah menjadikan Hyundai sebagai solusi mobilitasnya, sehingga kami mampu mencatatkan peningkatan penjualan secara berkelanjutan di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023.”

Dikatakan juga, sejak awal mula berdirinya HMID pada 2020, penjualan setiap tahunnya selalu mencatat kenaikan yang positif. Dengan 8 tipe kendaraan yang tersedia di segmen EV, SUV, dan MPV, HMID berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 18 persen secara year-on-year pada 2023. Angka ini berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Tidak heran, mereka juga mencanangkan target pembukaan dealer. Tahun ini, HMID membidik punya (total) 145 penjual yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hyundai New Palisade

Hyundai New Palisade Ketambahan Fitur Baru

Kalau Anda sedang mempertimbangkan membeli Hyundai Palisade, mungkin sekarang saatnya. Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan kehadiran Palisade dengan peningkatan pada fitur Bluelink. Tidak banyak, tapi ini akan menambah kemudahan bagi pemiliknya. Fitur tersebut adalah sistem navigasi.

New PALISADE dilengkapi Hyundai Bluelink, sebuah connected car services untuk melengkapi pengalaman berkendara. Teknologi ini memungkinkan pengemudi PALISADE dapat menghubungkan mobil dengan smartphone. Tentunya dengan tambahan aplikasi di ponsel. Hyundai Bluelink memungkinkan pemilik mobil untuk mengaktifkan berbagai fitur, termasuk mati-nyala mesin, AC.

Tambahan navigasi mungkin tidak terdengar signifikan, tapi dengan sistem navigasi yang terpasang, akan memudahkan pengemudi menemukan tujuannya. Sekaligus mengetahui tempat-tempat menarik di sekitar destinasi. Bahasa kerennya, Point of Interest (PoI). Mulai dari restoran, SPBU, hingga bioskop. Informasi petunjuk arah ke lokasi POI tersebut juga terintegrasi dengan fitur Send to Car sehingga pengguna bisa mengirim lokasi POI yang ingin dituju dari aplikasi ke head unit kendaraan.

Navigasi New Palisade

Menurut Hyundai, saat Anda mengaktifkan layanan navigasi, New PALISADE dilengkapi dengan fitur Connected Routing, dapat memilih lebih dari satu lokasi tujuan. Kemudian sistem navigasi akan menyarankan rute dengan perkiraan kondisi lalu lintas yang lebih akurat serta perhitungan waktu tiba yang lebih presisi.

Ketika Anda harus memarkirkan mobil Anda dalam jarak antara 200 meter hingga dua kilometer sebelum lokasi tujuan Anda, Hyundai Bluelink melalui fitur Last Mile Navigation akan mengirimkan panduan navigasi lanjutan dari tempat parkir ke lokasi tujuan Anda melalui smartphone. Tidak lupa, untuk pembaruan (update) peta, bisa dilakukan secara OTA (Over The Air).

Siap Dipesan

“Fitur ini dihadirkan dalam upaya memperkuat komitmen kami dalam mengutamakan kepuasan dan pengalaman inovatif pelanggan sebagai fokus utama kami. Dengan hal ini, posisi Hyundai sebagai game changer di sektor otomotif Indonesia diharapkan akan semakin kuat kedepannya,” ujar Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia.

Sementara Franciscus Suryo Pranoto, COO HMID menambahkan, “Kami berharap dengan kehadiran sistem navigasi dari Hyundai Bluelink yang ada di New PALISADE akan semakin memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan berkendara yang lebih lengkap bagi konsumen.” 

Adapun harga Hyundai New Palisade dengan tambahan fitur ini adalah sebagai berikut:

  • PALISADE Prime dengan harga Rp 885.500.000 (On-the-Road Jakarta).
  • PALISADE Signature 2WD dengan harga Rp 1.022.500.000 (On-the-Road Jakarta).
  • PALISADE Signature AWD dengan harga Rp1.157.500.000 (On-the-Road Jakarta).

Anda sudah dapat memesan di dealer Hyundai mulai hari ini (22 Desember 2023). 

Empat Dealer Hyundai Diresmikan Sekaligus di Jawa Tengah

Hyundai mencengkram lebih kuat di pasar otomotif Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Tidak tanggung, mereka mengumumkan pembukaan empat dealer baru di Jawa Tengah. Keempat diler resmi ini berada di bawah naungan manajemen PT Mitra Maju Mobilindo (MMM).

Keempatnya ada di Solo, Magelang, Semarang dan Tegal. Dikutip dari rilis Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang kami terima kemarin (13/11/2023), keempat lokasi penjualan tersebut sudah memiliki kemampuan Sales, Service dan Spare Part atau yang lazim disebut dealer 3S. Tidak hanya itu, masing-masing juga memiliki fasilitas pengisian baterai mobil listrik.

Peresmian empat dealer Hyundai

Dealer Adisucipto Solo yang area showroom mampu menampung enam mobil, menyediakan satu charging station. Lalu Hyundai Setia budi Semarang diperkuat sepasang EV charger dengan showroom berkapasitas empat mobil. Di jalan Jendral Sudirman, Magelang, dealernya menyediakan satu unit charging station dan showroom untuk memajang empat mobil Hyundai. Terakhir di Tegal, showroom yang berlokasi di Jl. Kol. Sugiono memiliki satu charging station dengan bengkel dengan lima working bay.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi komitmen dari mitra kami untuk bersama-sama memaksimalkan pengalaman pelanggan saat menemukan mobil Hyundai yang sesuai dengan kebutuhannya. Tentunya, kami akan terus memberikan pengalaman terbaik, untuk produk maupun layanan kami yang melebihi ekspektasi pelanggan Hyundai,” ujar Woojune Cha, President Director PT HMID. Ia juga mengatakan, kehadiran empat dealer baru ini adalah bagian dari usaha Hyundai untuk memudahkan akses bagi para pelanggan.

Selain dealer fisik, semua showroom Hyundai, termasuk empat di atas, sudah terintegrasi dengan platform pembelian daring, Click-to-buy. Sebuah cara baru pembelian mobil yang menyeluruh, dimana calon konsumen tidak perlu datang ke dealer atau berinteraksi dengan wiraniaga.

Charging station starbucks Adyaksa

Hyundai Buka Charging Station di Tempat Ngopi

Infrastruktur untuk pengisian ulang baterai mobil listrik perlahan tapi pasti mulai berkembang. Salah satunya adalah berkat inisiatif dari yang membuat dan menjual mobil. Hyundai Motors Indonesia (HMID) hari ini meresmikan beroprasinya charging station di salah satu gerai kopi Starbucks di Jakarta Selatan.

Menurut rilis yang kami terima, EV Fast Charging Station di Starbucks Adhyaksa tersedia bagi untuk semua mobil listrik. Asal dibekali tipe charger DC CCS2. Terdapat dua unit fast charger gun yang tersedia dengan daya 47 kW. Sebagai contoh, dengan tenaga sebesar itu, IONIQ 5 mampu dikendarai hingga sekitar 300 km dengan satu jam pengisian daya di charging station ini.

Peremian charging station hyundai

“Kami bangga bisa menghadirkan EV Fast Charging Station di Starbucks Adhyaksa yang akan memberi kemudahan lebih bagi konsumen dalam menjalani mobilitasnya sehari-hari bersama kendaraan listrik,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID. Frans juga menyatakan, langkah ini sejalan dengan komitmen HMID dalam mengakselerasi elektrifikasi di industri otomotif Indonesia. “Sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi konsumen terhadap produk kendaraan listrik dan fasilitas-fasilitas pendukungnya. Kami harap kehadiran EV Fast Charging Station di Starbucks Adhyaksa akan semakin mematangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.”

Hyundai menegaskan, mereka terus berupaya untuk memperluas ketersediaan stasiun isi ulang baterai di tempat umum seperti pusat perbelanjaan. Seperti diketahui, HMID telah kerjasama bersama PT Lippo Malls Indonesia untuk mendirikan EV Charging Station di 52 lokasi mal yang dikelola oleh grup usaha Lippo. Selain itu, HMID juga sedang melakukan uji coba EV Ultra-fast Charging Station di malPlaza Indonesia, Jakarta. Mereka mengklaim akan terus membangun lebih banyak Ultra-fast Charging Stations dari tahun 2024.

EV Makin Melesat

HMID juga berupaya untuk menjawab minat konsumen terhadap kendaraan listrik lewat peningkatan kapasitas produksi kendaraan listrik di Indonesia. Saat ini, PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dikatakan telah memperluas kapasitas produksi IONIQ 5, mobil listrik pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia, menjadi 20.000 unit per tahun.

Hyundai Ioniq 5

Selain itu, Hyundai juga sudah menegaskan komitmennya untuk mulai mengoperasikan pabrik baterai EV pada April 2024. Kalau memang jadi, Hyundai jadi pabrikan pertama yang memproduksi masal baterai EV di Indonesia.

Menurut data Gaikindo, selama Januari–September 2023 penjualan mobil listrik mencapai 12.081 unit. Atau naik 279 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu. Produksinya juga ikut terkatrol sebanyak 130 persen (year on year). Tidak perlu heran kalau pertumbuhan charging station juga akan semakin cepat.

Festival Hari H: Harinya Hyundai Berjalan Meriah di Jakarta

Setelah kota Makassar dan Medan, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menggelar puncak acara Hari H: Harinya Hyundai di Jakarta pada 14–15 Oktober 2023.

Festival hiburan ini digelar di Premium Parkir Area Gandaria City, Jakarta Selatan. Masyarakat Jakarta pun berpartisipasi dalam berbagai aktivitas menarik seperti workshop, fun safety driving, hingga talkshow. Para pengunjung juga langsung menjajal solusi mobilitas terdepan oleh Hyundai, yang didesain sesuai kebutuhan masyarakat Tanah Air.

Astrid Ariani Wijana, Head of Marketing Department PT Hyundai Motors Indonesia, menjelaskan, “Hari H: Harinya Hyundai tiba di Jakarta, kota terakhir dalam rangkaian acara inspiratif ini. Karena itu, kami membawakan berbagai pengalaman yang tak terlupakan bersama lini mobilitas terdepan Hyundai yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan masyarakat Tanah Air.”

Event Inspiratif

Keseruan Hari H: Harinya Hyundai diawali konvoi oleh Komunitas Hyundai Owners. Bergerak dari dealer Hyundai Summarecon Bekasi, menuju Hyundai Bintaro. Kemudian menuju Premium Parkir Area Gandaria City. Hyundai menyiapkan berbagai workshop bertema kekinian. Seperti workshop safety driving bersama Safety Defensive Consultant Indonesia bagi pelajar dan perempuan. Serta workshop bersama Remington x NAMA Beauty selaku mitra aplikasi myHyundai.

Pengunjung yang ingin belajar mengenai tips membuat konten diajak mengikuti workshop photography class inspiratif bersama Martha Suherman. Dan car review class bersama Reza RFR dari CVT. Hyundai juga mengajak pengunjung ikut serta dalam ION Water Workout Companion Class.

Para pengunjung juga merasakan kelebihan dan inovasi STARGAZER X mengikuti Unleash Your X Challenge. Selain itu, ada juga Unleash the X in You Talkshow bersama Nex Carlos.

Para pengunjung juga melakukan test drive dengan berbagai model kendaraan Hyundai. Sekaligus memperkenalkan Hyundai SmartSense, pengunjung diajak merasakan langsung fitur tersebut, yang diklaim membuat berkendara jadi lebih aman.

Hari H: Harinya Hyundai di Jakarta dilengkapi dengan hadirnya K-Pop Dance Competition, Noraebang Party dan Random Playdance. Keseruan Hari H: Festival ini semakin meriah dengan penampilan GAC serta GIGI, serta doorprize senilai total ratusan jutaan rupiah.

 

Kendali regenerative braking Hyundai Ioniq

Regenerative Braking di Mobil Listrik, Efektifkah?

Belakangan ini, dengan makin banyaknya mobil dengan teknologi elektrifikasi, salah satu istilah yang makin populer adalah regenerative braking. Atau regen braking. Tapi kalau malas, biasanya hanya disebut regen (baca: rijen).

Kemampuan ini, biasanya ada di mobil hybrid biasa, plug-in hybrid atau mobil listrik (EV). Secara umum, regenerative braking adalah kemampuan untuk menyimpan energi kinetik saat kendaraan melakukan deselerasi. Energi tersebut kemudian dikonversi menjadi listrik, yang disimpan di baterai.

Hyundai Ioniq 6

Cara kerja lengkapnya, akan terlalu kompleks dan panjang untuk dibahas. Ini melibatkan motor listrik dan komponen lainnya. Tapi tidak melibatkan gesekan rem. Makanya, kalau Anda lihai dalam mengoperasikan pengereman renegeratif, kanvas rem dan disc bisa awet.

Mencoba Ke Bali

Sebelumnya, kami tidak terlalu memperhatikan kemampuan ini. Yang kami rasakan, mobil melambat lebih cepat tanpa harus menginjak pedal rem. Namun ternyata sistem regenerative braking sekarang, lebih canggih dan efisien. Ini kami buktikan saat mengendarai Hyundai Ioniq 5 (dan Ioniq 6) dari Jakarta ke Nusa Dua, Bali, beberapa hari lalu.

Hyundai membekali Ioniq 5 dengan empat tingkat kekuatan regenerative braking. Plus kemampuan i-Pedal. Apakah siginifikan mengumpulkan energi listri untuk digunakan kembali? Di jalan tol, menurut kami ini hanya untuk ‘menabung’ sedikit demi sedikit supaya jarak tempuh bisa sedikit lebih jauh. Ingat, sedikit lebih jauh. 

Hyundai Ioniq 5

Kami katakan sedikit karena, seberapa banyak Anda melakukan deselerasi dibandingkan menginjak pedal gas, di jalan bebas hambatan (selain tol di Jakarta)? Tapi bagaimanapun, ini fitur yang bermanfaat. Pertama, selain ada tambahan energi listrik, juga seperti dikatakan tadi, menghemat penggunaan rem.

Contohnya, pada Ioniq 5 yang mengaktifkan regenerative braking level empat, rasanya seperti pindah dari gigi empat ke gigi dua di mobil manual. Dan menghasilkan tangkapan energi kinetik yang lebih besar. Untuk yang tidak biasa, ini akan membuat penumpang protes.

Pada Kenyataanya

Untuk itu, kami mengaktifkan pengereman regeneratif level tiga saat melaju di tol, dan tingkat dua di jalanan biasa dari Surabaya-Banyuwangi. Dengan memperhatikan jarak dengan kendaraan di depan, kaki kanan tidak perlu ‘rusuh’ menginjak rem terlalu sering. Kecuali saat darurat tentunya. Kalau sudah emergency, insting langsung menggusur kaki kanan ke pedal rem. Dan itu sah.

Untuk i-Pedal atau umumnya disebut one pedal driving (mengendarai dengan satu pedal), Anda bahkan tidak perlu menginjak rem. Tapi perhatikan juga, pedal gas harus dilepas dengan intuitif. Main asal lepas, mobil benar-benar mengerem dengan cepat.

Regenerative braking untuk overtaking

Satu hal yang kami suka, meskipun regenerative braking tidak terlalu signifikan memberikan energi untuk disimpan, tapi hasil yang disimpan itu, akan bermanfaat untuk manuver. Terutama akselerasi saat mendahului kendaraan lain. Ini kami rasakan saat melaju dari Surabaya ke Banyuwangi. 

Jadi, apakah perlu fitur ini? Jawabannya, kami tidak keberatan. Bagaimanapun, ini membantu menghemat baterai. Plus, kalau Anda sudah lihai, pedal rem tidak perlu sering-sering diinjak. 

Hyundai Creta

Produk Hyundai Dari Cikarang Ternyata Lebih Dominan Diekspor

Kami mengunjungi pabrik perakitan produk Hyundai di Indonesia pada 2 Oktober 2023. Pabrik yang dikelola oleh Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) ini berada di Cikarang, Jawa Barat dan mampu merakit 120 ribu mobil setiap tahun.

Untuk diketahui, model yang diproduksi adalah Hyundai Creta, Stargazer, Santa Fe dan mobil listrik Ioniq 5. Menarik untuk ditelisik, dengan jumlah sebanyak itu, ternyata produk yang keluar dari pabrik memiliki porsi ekspor yang signifikan. Untuk model tertentu bahkan lebih dominan dikirim ke pasar luar negeri seperti Amerika Selatan, Timur Tengah dan sebagainya. 

Hyundai Creta Dynamic Black

Dikatakan oleh Fajar Ahya, Assembly Process Engineer HMMI lini produksi mereka merakit mobil untuk pasar Indonesia dan ekspor. Sepengamatan kami, lini yang membuat Creta, didominasi varian setir kiri. Beberapa menggunakan huruf Arab. Menandakan mobil ini untuk pangsa pasar Timur Tengah.

Sebagai contoh, produk Hyundai Creta, porsi ekspornya mencapai 70 persen dari 180 mobil per hari yang dihasilkan. Sementara Stargazer, 30 persen dikirim ke pasar luar negeri. Pabrik HMMI menghasilkan 100 unit Stargazer dalam 24 jam, baik model X ataupun versi biasa.

Hyundai Stargazer X

Dikatakan Fajar, HMMI mampu merakit Ioniq 5 paling tidak 1.200 unit per bulan. Dikerjakan dalam dua shift. Semuanya dialokasikan untuk pasar dalam negeri. Sementara untuk mobil listrik terbaru, Ioniq 6, HMMI sepertinya belum punya rencana untuk merakit di Cikarang.

Kami sedang dalam perjalanan untuk membuktikan seberapa mudah (atau susahnya) mengendarai mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 menuju Bali. Tunggu hasil pengujiannya segera.  Sekaligus ada beberapa tips yang bisa kami suguhkan, kalau Anda berencana liburan naik mobil listrik. 

Hyundai Ioniq 5 Bluelink

Penjualan Hyundai Diklaim Cerah di Indonesia

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan performa penjualan ritel mereka yang cukup cerah. Menurut Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID mengatakan hal tersebut dalam sambutannya saat melepas peserta acara test drive Charge. Set. Travel untuk media massa nasional, termasuk Motomobi News.

Fransiscus mengatakan, Hyundai mengalami peningkatan penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) sebesar 40 persen di bulan Agustus 2023 lalu. Dari 2.296 unit di bulan Juli, menjadi 3.211 mobil. Pendorong kenaikan tersebut adalah Hyundai Creta dan Stargazer.

Hyundai Stargazer Essential

Khusus MPV Hyundai Stargazer, dikatakan menduduki peringkat kedua di pasar low MPV, di bawah Toyota Avanza, untuk wilayah DKI Jakarta, Tangerang dan Bogor. Sementara di Depok berada di peringkat ketiga. Total, Stargazer menguasai 15,7 persen pangsa pasar di kelasnya, di wilayah Jabodetabek. Angka tersebut adalah pencapaian sejak Januari hingga Agustus tahun ini.

Dominasi Pasar Mewah

Selain mobil kelas menengah, HMID juga menyatakan bahwa mereka mencatatkan prestasi yang mumpuni di kelas mobil diatas Rp 700 juta. Diklaim, mereka menguasai sekitar 31,7 persen. Dicatat sejak Januari hingga Agustus 2023.

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 bertengger di posisi pertama dengan menguasai 18,9 persen. Sementara SUV Palisade berada di urutan ketiga dengan menguasai sekitar sembilan persen pangsa pasar.

Untuk informasi, harga Hyundaia Ioniq 5 2023 saat ini adalah mulai dari Rp 759 juta hingga Rp 870 jutaan (OTR DKI). Sedangkan Palisade dibanderol mulai dari Rp 875 juta hingga Rp 1.147.500.000. Harga tersebut juga OTR wilayah Jakarta. Mohon diperhatikan, harga tersebut dapat berubah kapan saja. 

Hyundai Kona Terbaru Dibekali Sistem Transaksi Hyundai Pay

Sistem pembayaran secara digital saat ini kian populer digunakan. Tak sekadar dianggap lebih praktis, cepat dan aman. Sejumlah pabrikan otomotif mulai menambahkan metoda pembayaran digital pada fitur multimedia mereka yang dapat diakses via aplikasi ponsel pintar. Salah satunya adalah Hyundai Pay.

 

Seperti apa cara penggunaan dari fitur yang terintegrasi pada Hyundai Kona ini?

Transaksi Praktis

Hyundai Pay terintegrasi dengan fitur multimedia infotaintment pada Hyundai Kona. Sebagai penerapan perdana di AS, Hyundai menjalin kerjasama dengan perusahaan pengelola jasa layanan parkir Parkopedia.

Alasannya, membayar parkir adalah aktifitas yang paling sering dilakukan oleh para pengemudi selain membayar tol.

Parkopedia memiliki jaringan yang sangat luas dengan lebih dari 6.000 lokasi yang tersebar di seantero AS. Dengan demikian, para pengemudi dan pemilik kendaraan dapat dengan mudah melakukan transaksi non tunai khususnya membayar ongkos parkir.

Keamanan Data Terjamin

Untuk dapat melakukan transaksi, pemilik mobil Hyundai Kona terbaru cukup mengaktifkan dengan mendaftarkan nomor kartu kredit atau ATM mereka via aplikasi ponsel. Nantinya, biaya parkir akan dikutip secara otomatis oleh sistem setelah melalui prosedur otentifikasi dan verifikasi terlebih dahulu.

Soal keamanan data rekening, para pengguna tak perlu khawatir. Hyundai menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi transaksi pembayaran serta rekening para penggunanya.

Sistem token dengan identitas digital yang unik akan menggantikan detail informasi pengguna saat melakukan transaksi. Kerahasian informasi rekening dan identitas tetap terjaga dengan aman.

“Kami bangga dipercaya sebagai mitra Hyundai dalam penggunaan sistem transaksi non tunai Hyundai Pay. Teknologi trasaksi digital seperti ini memudahkan para penggendara.” kata Hans Puvogel, COO Parkopedia.

Apakah ini hanya digunakan untuk pembayaran ongkos parkir non tunai saja? Tentu saja tidak, karena sistem Hyundai Pay akan bisa digunakan untuk jenis transaksi digital lainnya.

Selain itu, sistem Hyundai Pay tak hanya tersedia pada crossover Kona . Sistem ini nantinya juga dapat dinikmati pada sembilan model mobil Hyundai lainnya dalam waktu dekat. Tak hanya di AS saja, namun sistem Hyundai Pay akan digunakan secara global.

Jadi, kita tunggu saja…