Honda N-BOX: Kei-car Terlaris di Jepang Sepanjang 2024

Honda N-BOX kembali mencatatkan pencapaian luar biasa sebagai mobil minicar (kei car) terlaris di Jepang sepanjang tahun 2024. Menurut data dari Japan Automobile Sales Association dan All Light Self-Cooperative Association, Honda N-BOX membukukan total penjualan sebanyak 206.272 unit untuk kategori mobil baru.

Keberhasilan ini menandai tahun ketiga berturut-turut Honda meraih posisi pertama dalam penjualan mobil baru di Jepang, serta tahun ke-10 berturut-turut sebagai mobil minicar terlaris di negara Sakura tersebut.

Honda N-BOX merupakan bagian dari lini Honda N Series yang melangsungkan debutnya pada tahun 2011. Sejak pertama kali diperkenalkan, model ini langsung mendapat respons positif dari konsumen Jepang. Bahkan mencapai penjualan kumulatif 1 juta unit pada akhir 2016. Generasi keduanya diluncurkan pada tahun 2017 dan terus mempertahankan popularitas. Dengan mencatatkan penjualan kumulatif 2 juta unit pada akhir 2021.

Generasi ketiga yang hadir pada tahun 2023 kembali diterima dengan baik. Berkat desain berkualitas tinggi, ruang interior luas, visibilitas yang baik, serta pengalaman berkendara yang nyaman. Hingga akhir tahun 2023, total penjualan kumulatif mencapai 2,5 juta unit.

Dalam hal performa berkendara, Honda menerapkan powertrain yang menggabungkan tenaga optimal dengan efisiensi bahan bakar tinggi. Sehingga memberikan stabilitas serta kenyamanan berkendara yang mumpuni. Aspek keselamatan didukung teknologi Honda SENSING sebagai fitur standar. Membuat kei-car ini berhasil meraih peringkat keselamatan tertinggi, bintang lima dari Japan New Car Assessment Program (JNCAP).

Pada tahun 2024 silam, Honda memperkenalkan varian baru, N-BOX Joy. Honda merancangnya untuk mengakomodir konsumen dengan aktivitas yang dinamis. Model ini menambah pilihan bagi pelanggan dan memperluas daya tarik Honda N-BOX di pasar domestik Jepang.

Suzuki Solio dan Solio Bandit Versi Facelift Sudah Muncul

Sejak beberapa tahun terakhir, mobil Suzuki versi Japanese Domestic Market (JDM) selalu tampil lebih atraktif dan menarik dibanding versi pasar global. Termasuk pula kei car minivan Solio dan versi mewahnya, Solio Bandit.

Peluncuran keduanya di Jepang bersamaan dengan event Tokyo Auto Salon 2025. Seberapa banyak ubahan pada Solio dan Solio Bandit kali ini?

Akhirnya Facelift Juga

Suzuki Solio dan Solio Bandit yang saat ini beredar di pasaran merupakan generasi yang muncul perdana di penghujung tahun tahun 2020. Sudah jalan empat tahun, jadi memang waktunya perlu penyegaran gaya tampilan.

Untuk menghindari agar biaya produksi dsn harga jual tak naik drastis, maka ubahan tampilan diutamakan pada seputar bagian depan. Struktur bodi dan tampilan bagian belakang tak banyak berubah, hanya ada sentuhan tipis-tipis.

Perbedaan paling mencolok pada Solio Bandit dibanding Solio adalah grille chrome berukuran extra besar ala minivan bagi para eksekutif. Bemper depan pun ukuran dan desainnya mengimbangi bentuk grille. Yang tak berubah hanya lampu depan model split, masih sama seperti Solio Bandit versi terdahulu.

Suzuki Solio tampilan depannya justru tak banyak perubahan. Hanya sedikit imbuhan lis chrome pada grille yang menjadi batas dengan lubang intake bemper depan. Bentuk bemper depan tak berubah.

Agar tampilan kian segar, ada tambahan warna baru Speedy Blue Metallic untuk Solio dan Solio Bandit. Khusus untuk Solio Bandit ada opsi warna Gun Metal pada atapnya.

Upgrade Fitur?

Masuk ke dalam kabinnya, ternyata tak banyak perubahan dari model terdahulu.

Suzuki lebih mengutamakan sedikit upgrade pada fitur berkendara yang dibekalkan. Pada sistem infotaintment kini terdapat tambahan fitur Suzuki Connect. Kedua varian minivan ini pun kini dilengkapi fitur electric parkimg brake.

Sistem keselamatan berkendara ADAS-nya pun kini kian lengkap. Mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Blind Spot Monitor kini jadi fitur standar.

Tak ada perubahan pada spek mesin yang diusung Solio dan Solio Bandit. Masih dengan mesin 3-silinder mild-hybrid 1.2-liter bertenaga 80 hp dengan torsi 109 Nm.

Untuk transmisi juga masih tetap versi CVT, dengan opsi penggerak 2WD dan 4WD. Tak perlu heran jika mesinnya sama seperti Suzuki Swift. Konstruksi sasis Solio dan Swift sama-sama menggunakan platform Heartect.

Para konsumen di Jepang sudah bisa memesan minivan Solio dan Solio Bandit. Label harganya mulai dari ¥1.926.100 (Rp 202 jutaan) untuk Suzuki Solio. Versi yang lebih lux yakni Solio Bandit harganya mulai dari ¥2.303.400 (Rp 241 jutaan). Wow, cukup terjangkau juga. Yang pasti lebih oke dibanding minivan sejenis yang beredar di Tanah Air…

New Suzuki Spacia Gear Ramaikan Pasar Kei Car Di Jepang

Pangsa pasar mobil mungil di Jepang yang populer dengan sebutan Kei Car tak pernah surut. Ukurannya yang mungil dan harganya yang terjangkau membuat model mobil segmen kei car selalu laris manis.

Hanya selang beberapa bulan setelah meluncurkan konsep Spacia dan Spacia Custom di Tokyo Auto Salon 2024. Suzuki resmi meluncurkan versi produksi kei car terbarunya, Spacia Gear.

Gaya Retro Modern

Saat melihat kemasan tampilan Suzuki Spacia Gear, terlihat mirip seperti mobil konsep Suzuki Spacia Papa Boku Kitchen yang dipamerkan di Tokyo Auto Salon 2024. Tentunya ada sejumlah perbedaan gaya, karena keduanya punya fungsi berbeda.

Dibandingkan dengan versi Spacia dan Spacia Custom, tampilan wajah Spacia Gear terlihat unik dan bergaya semi retro dengan lampu depan LED model bundar.

Bilah grille model vertikal dan imbuhan skid plate di bawah bumper depan bikin gaya tampilan kian gagah. Bumper depan juga mengalami desain ulang pada lubang intake. Gaya tampilan baru Spacia Gear terinspirasi dari sejumlah model Jimny.

Sebagai pelengkap, Spacia Gear dilengkapi aksen garnish pelindung panel bodi serta roof rail di atap. Satu set pelek alloy 15-inci berkelir gunmetal gray bikin gaya tampilan jadi lebih fresh.

Interior Hanya Sedikit Berubah

Jika pada eksterior mengalami cukup banyak sentuhan, pada area interior tak banyak berubah dari versi konsepnya. Sentuhan penyegaran paling terlihat pada kemasan interior yang kini tampil dengan warna natural.

Lapisan jok pun menggunakan material yang tahan air. Jadi tak perlu khawatir jok basah terciprat air saat mobil ini diajak berpetualang. Tinggal usap dengan kain lap, semua beres. Ruang kargo pun dilengkapi cover pelindung barang bawaan yang juga berbahan tahan air.

Untuk kelengkapan lainnya, tersedia paket opsional antara lain setir berpenghangat dan soket USB tambahan.

Sejumlah aksesoris juga tersedia untuk Suzuki Spacia Gear. Mulai dari roof rack, decal sticker, atap kanopi lipat di bagian samping, jaring pengaman kargo untuk hewan peliharaan dan kasa nyamuk pada pintu. Untuk kabin juga tersedia sofa yang dapat diubah jadi kasur. Suzuki nampaknya menyiapkan penunjang aktifitas kemping maupun piknik dengan Spacia Gear.

Yang masih bikin penasaran pada new Spacia Gear yakni spek mesinnya. Suzuki belum mengungkapnya, mungkin nanti bersamaan dengan label harga resminya.

Sebagai catatan, Spacia standar tersedia dalam dua varian mesin bensin 3-silinder 660 cc bermodul mild-hybrid. Untuk versi penggerak 2WD output tenaganya 48 hp. Sedangkan versi 4WD bertenaga 80 hp. Keduanya dilengkapi transmisi CVT.

Nah, oke juga jika Suzuki Spacia Gear bisa beredar di Indonesia. Mungkin sekalian dengan saudara satu platform, yakni Suzuki Hustler Tough Wild.

Toyota Corolla JDM

Toyota Corolla Versi JDM Alami Peremajaan

Penyegaran Toyota Corolla versi JDM merambah semua varian model.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2018 lalu, Toyota Motor Corporation melakukan peremajaan pada model Corolla generasi ke-12. Peremajaan pada Toyota Corolla yang dipasarkan di Jepang alias JDM (Japan Domestic Market) tersebut meliputi seluruh varian model baik sedan, hatchback, maupun station wagon.

Toyota Corolla kini dilengkapi dengan lampu Daytime Running Light yang sekaligus merubah tampilan wajah mobil ini. Sentuhan lain pada bagian depan meliputi area grille bagian bawah, insert berbentuk panah, dan juga pada bingkai fog lamp.

Kelengkapan interior pun tak luput dari peremajaan, khususnya pada sistem infotaintment. Corolla JDM versi facelift kini hadir dalam pilihan dengan Display Audio 8.0-inci (standar) dan Display Audio Plus 10.5-inci (opsional). Keduanya dilengkapi fitur Apple CarPlay dan Android Auto serta update software sistem infotaintment.

Fitur teknologi keselamatan berkendara Toyota Safety Sense pun mengalami update, termasuk sejumlah fungsi deteksi yang memanfaatkan sensor dan sonar penjejak. Teknologi pendeteksi terbaru yang cukup unik salah satunya yakni Junction Assist. Saat mobil akan berbelok di persimpangan jalan, sistem akan mendeteksi secara otomatis apakah terdapat obyek lain yang melintas dari arah berlawanan baik kendaraan maupun pejalan kaki.

Fitur canggih terbaru lainnya yang dibekalkan yakni Proactive Driving Assist. Fitur penjejak yang terkoordinasi dengan kemudi dan sistem rem ini akan mencegah terjadinya senggolan saat sensor mendeteksi batas jarak yang terlampau dekat dengan obyek sekitar seperti kendaraan lain, pejalan kaki dan pesepeda maupun pemotor.

Seluruh varian kena sentuhan update

Tak hanya memperoleh peremajaan tampilan dan fitur berkendara, sektor penggerak roda pada seluruh varian model Corolla pun tak luput dari sentuhan update. Pada sistem penggerak hybrid, output torsi dan daya yang dihasilkan oleh motor listrik penggerak kini jauh lebih besar dari model sebelumnya. Sistem penggerak all-wheel drive E-Four tersedia pada Corolla sedan dan wagon, dengan penambahan motor listrik berdaya 40 hp dan torsi 84 Nm pada poros roda belakang.

Mesin bensin 1.8 liter yang sebelumnya terdapat pada varian sedan 4-pintu dan wagon 5-pintu kini digantikan oleh mesin baru yakni 1.5-liter Dynamic Force M15A-FKS. Tenaganya sebesar 120 PS (setara 118 hp) dengan torsi maksimum 145 Nm. Mesin generasi baru ini digadang memiliki konsumsi BBM yang jauh lebih irit. Toyota Corolla sedan dan wagon kini dibekali dengan transmisi Direct Shift CVT.

Bagi para pecinta Corolla Sport hatchback, Anda tak akan lagi menemukan mesin 1.2 liter turbo direct-injection 8NR-FTS maupun opsi transmisi Super CVT-i atau manual. Sebagai gantinya, Corolla Sport Hatchback kini hadir dengan mesin bensin Dynamic Force berkapasitas 2.0 liter plus modul hybrid Atkinson-cycle. Bagi para pecinta tiga pedal dan oper stik persneling, mohon maaf, Corolla Sport Hatchback kini hanya tersedia dalam opsi transmisi Direct Shift CVT.

Rizky Vox