Jetour T2, Gaya di Perkotaan Juga Tangguh di Jalur Offroad

Kesuksesan kiprah SUV Jetour T2 sebagai pendatang baru di Indonesia jadi catatan tersendiri. Jetour Motor Indonesia (JMI) selaku agen pemegang merek (APM) mobil Jetour di Indonesia pun makin serius untuk mengolah potensi pasar SUV Tanah Air yang cukup menjanjikan.

Tak cukup hanya menampilkan unit display Jetour T2 di berbagai pameran otonotif. Para awak media pun diajak untuk menguji mobil SUV off-road ini dalam event Jetour T2 Media Test Drive di Tangerang, Banten pada Kamis (18/12/2025).

Brand otomotif asal Tiongkok ini mengajak awak media untuk membuktikan langsung performa dan kemampuan SUV JetourT2. Tak cuma berkendara di perkotaan, tapi juga melibas trek off-road.

Pengendaraan Di Perkotaan

Perjalanan dimulai dari kawasan Cilandak ke kawasan BSD. Sederet fitur ADAS yang ada pada Jetour T2 menunjang pengendaraan di lalu lintas perkotaan yang padat merayap dan jalan tol. Ditambah lagi dengan fitur kamera 540° Panoramic Parking System yang menampilkan visual ke seluruh sisi kendaraan termasuk area blind spot.

Fitur keselamatan berkendaranya lengkap, mulai dari Forward Collision Warning (FCW), Rear Collision Warning (RCW), Advanced Emergency Braking (AEB), Blind Spot Detection (BSD), Lane Change Warning (LCW), Lane Keeping Assist (LKA), Intelligent Cruise Assist (ICA), Traffic Jam Assist (TJA), hingga Intelligent High Beam (IHB).

Teknologi penjejak Bosch Radar membuat kinerja fitur bantu berkendara pada sistem ADAS lebih optimal digunakan di berbagai kondisi lalu lintas perkotaan.

Jetour T2 juga telah dibekali dengan 15 fitur JETOUR Intelligent Driving yang dirancang guna meningkatkan pengalaman berkendara di berbagai kondisi jalan.

Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director Jetour Motor Indonesia menjelaskan bahwa rute test drive dirancang untuk merepresentasikan kondisi nyata jalanan Indonesia.

“Ada macet, jalan tol, dan berbagai situasi yang akan dihadapi konsumen sehari-hari. Kami ingin menunjukkan bahwa T2 tetap nyaman dan mudah dikendarai meskipun berkarakter SUV boxy off-road,” jelas Ranggy.

Konsep Travel+

Faktor pembeda Jetour T2 dari kompetitor sekelasnya adalah konsep Travel+ yang menonjolkan nilai tambah (plus) bagi para pengendara. Travel+ terdiri dari tiga pilar utama:
– Kemampuan off-road yang memberikan kepercayaan diri penuh untuk menaklukkan berbagai medan.
– Kabin yang lapang, nyaman dan serbaguna mendukung berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari perjalanan bersama keluarga, perjalanan jarak dekat maupun jauh, hingga aktivitas luar ruang.
– Fitur cerdas dan teknologi modern menjadi penunjang pengendaraan. Selain memberi rasa aman dan nyaman, berkendara pun jadi lebih menyenangkan.

Konsep Travel+ memadukan desain, sektor performa dan kenyamanan berkendara yang menjadikan setiap perjalanan memiliki arti lebih bagi penumpang maupun pengenudi.

Kemampuan Selaras Tampilannya

Desain tampilan yang gagah dengan gaya ala SUV off-road modern yang diusung T2 pun kami buktikan langsung.

Dengan panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan jarak sumbu roda (wheelbase) 2.800 mm, posturnya terbilang sedang dan proporsional.

Velg alloy 19-inci berbalut ban all-terrain (A/T) ukuran 255/60 R19 memang menunjang aksi di trek off-road. Bukan cuma buat gaya-gayaan agar terlihat gagah.

SUV ini dibangun dengan struktur bodi menggunakan 80% high-strength steel yang dipadukan teknologi laser welding. Rigiditas torsinya mencapai 31.000 Nm per derajat, setara gaya 2 ton untuk memutar bodi satu derajat, sehingga memberikan kekuatan optimal saat melewati medan ekstrem.

Sektor performa ditunjang mesin Kunpeng Power 2.0 TGDI bertenaga 240 hp dan torsi 375 Nm. Berkat sistem penggerak X-WD Intelligent 4WD plus enam mode berkendara termasuk Mud dan X Mode, Jetour T2 dapat dengan mudah melibas trek off-road yang disediakan di kawasan Pagedangan, BSD.

Kemampuan garuk tanah pun kian paripurna berkat fitur All-Terrain Offroad Assist Mode, Intelligent Crawling, dan Hill Descent Control hingga Wading Radar yang akan mendeteksi kedalaman air bikin aksi di trek offroad tetap aman dan menyenangkan, bahkan bagi para pemula.

Salah satu fitur unggulan pada Jetour T2 adalah X Mode. Sejumlah sensor pendeteksi akan memetakan kondisi permukaan trek, sehingga sistem suspensi dan pembagi torsi dapat menyesuaikan secara otomatis.

Dengan X Mode, pengemudi tak perlu repot memilih driving mode yang tepat. Mobil akan membaca kondisi jalan dan menyesuaikan pengaturan secara optimal. Berkendara jadi lebih praktis dan menyenangkan, bahkan sangat membantu pengemudi yang belum berpengalaman di trek off-road.

Harga Relevan Dengan Kualitas

Presiden Direktur Jetour Motor Indonesia (JMI) Caroline Ling, mengungkapkan bahwa kehadiran Jetour T2 langsung mendapat sambutan hangat sejak debutnya di event GJAW 2025.

“Konsumen kita suka eksplor dan suka desain yang bagus. Jadi kami hadir tidak hanya untuk mobilitas urban, tapi juga petualangan outdoor. Itu adalah filosofi Travel Plus,” terang Caroline di sela acara Media Test Drive di Tangerang (18/12).

Minat para konsumen terhadap Jetour T2 selama event GJAW 2025 diluar dugaan. Selama pameran, tercatat sebanyak 1.000 pengunjung melakukan sesi test drive. Jauh melampaui model mobil lainnya.

Jetour Motor Indonesia (JMI) memberi harga spesial Rp 578 juta bagi 1.000 pembeli pertama. Harga Jetour T2 pun jadi lebih murah Rp 20 juta dari harga normal Rp 588 juta (on the road).

Para konsumen tak perlu khawatir, Jetour memberi jaminan garansi selama 6 tahun tanpa batas kilometer, meliputi kendaraan dan mesin. Ditambah lagi free maintenance 3 tahun/45.000 km, termasuk spare part dan biaya jasa.

Jetour T2 hadir dengan tiga pilihan warna standar Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, serta dua warna eksklusif yakni Highway Grey dan Electroplated Green.

Dua warna eksklusif, Electroplated Green dan Highway Grey dikenakan tambahan Rp 10 juta sebagai bagian dari program early adventure.

Minat beli konsumen yang tinggi sejak mobil ini diluncurkan pun jadi makin meningkat. Jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Jetour T2 saat ini sudah menyentuh angka 700-an SPK. Jumlahnya dipastikan bakal terus bertambah.

Jetour T2, SUV Petualang Berfitur Modern Yang Laris Manis

Pasar SUV di Indonesia terus menunjukkan vitalitasnya, dan salah satu model yang mencuri perhatian di GJAW 2025 adalah Jetour T2. SUV asal Tiongkok ini langsung mendapatkan respons positif, terlihat dari pencatatan lebih dari 300 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam sepekan.

Pembeli retail mendominasi SPK yang masuk, sementara angkanya diperkirakan terus bertambah seiring proses verifikasi administrasi dan pembayaran DP. Selama hari kerja, Jetour T2 rata-rata mengumpulkan sekitar 40 SPK per hari, dan melonjak menjadi 60–70 unit saat akhir pekan, menunjukkan potensi penjualan yang kuat menjelang penutup 2025.

SUV Para Petualang

Jetour T2 hadir sebagai SUV yang menonjolkan karakter petualang. Desainnya tegas dan berotot, lengkap dengan proporsi bodi berukuran medium—panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.870 mm, dan wheelbase 2.800 mm—yang memberikan kesan kokoh sekaligus menawarkan kabin lapang. Bagasi berkapasitas besar dilengkapi pintu elektrik dengan bukaan luas, memudahkan pengguna membawa perlengkapan outdoor maupun barang bawaan keluarga.

Interior T2 tampil premium dengan balutan jok kulit elektrik berfitur memori, panoramic skyroof 64 inci, dan armrest berpendingin. Sistem hiburannya memakai layar sentuh 15,6 inci yang kompatibel dengan Android Auto dan Apple CarPlay, sementara panel instrumen digital 10,25 inci memperkuat nuansa modern. Untuk penggemar audio, sistem 12-speaker SONY memberikan kualitas suara kelas atas. Jetour juga menanamkan voice assistant berbahasa Inggris dan Indonesia untuk memudahkan kontrol fitur.

Dari sisi mekanis, T2 menggunakan mesin 2.0L T-GDI bertenaga 245 PS dan torsi 375 Nm, disalurkan melalui transmisi 7-speed DCT menuju sistem Realtime 4WD. Pilihan mode berkendara sangat lengkap, mulai dari Sport, Eco, Normal, Snow, Rock, hingga X Smart Mode. Kemampuan off-road didukung fitur seperti wading radar, crawl control, metal underbody shield, dan tampilan informasi off-road.

Untuk keselamatan, T2 dibekali fitur ADAS modern meliputi Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, AEB, LKA, BSD, RCTA, serta kamera 540 derajat Surround Vision.

Strategi Harga Jual Memegang Peranan

Jetour Indonesia menerapkan strategi agresif pada harga. Selama GJAW 2025, T2 ditawarkan dengan harga khusus Rp 568 juta (OTR Jakarta) bagi 500 pembeli pertama, sebelum kembali ke harga normal Rp 588 juta. Sementara itu, dua model lain seperti Jetour Dashing dan X70 Plus juga menemukan pasar dengan total penjualan lebih dari 800 unit.

Untuk memperkuat layanan purna jual, Jetour menyiapkan pusat distribusi suku cadang nasional seluas 2.400 m² di Cikarang yang mampu menampung lebih dari 25.000 komponen. Dukungan teknisi tersertifikasi turut memastikan kualitas layanan servis.

Dengan performa penjualan awal yang kuat, Jetour memasang target ambisius 4.000–5.000 unit pada 2026. Respons positif terhadap T2 menjadi faktor pendorong keyakinan merek ini untuk bersaing di segmen SUV Tanah Air.