Alva Gaet Otoklix, Perkokoh Layanan After Sales di Jabodetabek

Alva mengumumkan kolaborasi strategis dengan Otoklix, untuk menghadirkan layanan purna jual yang lebih menyeluruh dan mudah diakses. Kerjasama ini merupakan bukti komitmen Alva untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Tujuannya untuk meningkatkan pengalaman berkendara melalui konsep one stop solution dalam perawatan kendaraan listrik.

Melalui kolaborasi ini, konsumen dapat menikmati layanan purnajual di berbagai titik bengkel Otoklix, yang tersebar luas di wilayah Jabodetabek. Layanan mencakup perawatan berkala, namun tidak terbatas pada itu saja. Sebab sedang dikembangkan pula layanan servis dan perbaikan, hingga penjualan suku cadang.

“Kami sangat antusias dengan kerjasama ini, karena merupakan langkah penting dalam memperkuat komitmen untuk memberikan kemudahan dan kepuasan bagi konsumen. Kami ingin menyediakan pengalaman berkendara bebas emisi terbaik bersama Alva,” kata Purbaja Pantja, Chief Executive Officer Alva.

“Kolaborasi antara Otoklix dan Alva adalah langkah penting dalam pasar kendaraan listrik Indonesia. Karena menekankan pentingnya infrastruktur purnajual yang kuat, demi mempercepat adopsi kendaraan listrik. Ekosistem Otoklix berusaha memberikan kemudahan dan aksesibilitas pelayanan, kepada pemilik kendaraan listrik Alva,” lanjut Martin Reyhan, Chief Executive Officer Otoklix.

Dengan demikian, selain dapat menyambangi Alva Experience Center, maka konsumen Alva bisa mengunjungi sejumlah titik lokasi Otoklix. Sebut saja di area Simprug, Daan Mogot, Jatimakmur, Depok, dan Ciputat. Untuk lebih jauh mengenal motor listrik Alva, silakan kunjungi Alva Experience Center terdekat untuk melakukan sesi test-ride.

Saat ini, Alva memasarkan tiga model motor yaitu Alva One yang harganya Rp 29.490.000. Lalu One XP dengan banderol Rp 38.500.000 serta yang paling kami suka, Alva Cervo seharga Rp 35.750.000. Harga tersebut bersifat OTR untuk Jabodetabek, dikutip dari situs resmi Alva. 

Sportbike Kawasaki Tanpa Asap, Bisa Buat Harian

Tahun 2023 merupakan kejutan dan gebrakan baru dari Kawasaki yang mulai merambah pasar sepeda motor listrik. Banyak yang terkesima sekaligus penasaran saat brand asal Jepang ini meluncurkan Ninja e-1 dan Z e-1. Bisa dikatakan hadirnya dua model sportbike terbaru ini sebagai tanda perubahan besar Kawasaki menuju era mobilitas elektrifikasi.

Sangat jelas, Kawasaki tengah melakukan langkah strategis. Permintaan pasar terhadap motor listrik meningkat cukup pesat, terutama di Eropa dan Inggris serta kawasan Asia Tenggara. Rasa penasaran kami pun terjawab saat PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) gelar sesi test ride Ninja dan Z e-1 (6/5/2024). Keduanya merupakan sepeda motor listrik model sport pertama dari brand Jepang yang dipasarkan di Indonesia.

Ninja Penghisap Elektron

Dalam hal desain, Kawasaki mengambil basis dari model Ninja 400 dan naked bike Z400. Keduanya merupakan model entry-level yang tampilannya ala moge. Jadi dapat dipastikan, sportbike Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 punya daya pikat yang jadi modal untuk menggaet para calon konsumen.

Sepeda motor listrik ini lebih ditujukan bagi level pemula. Sebagai sistem penggerak menggunakan motor elektrik brushless. Output tenaganya 6 kW (sekitar 6,7 hp) dengan torsi puncak sebesar 29 Nm. Jika saklar fitur E-boost pada setang kanan diaktifkan, output maksimum akan meningkat jadi 9 kW (12 hp). Top speed mampu mencapai 99 km/jam.

Perlu diingat, fitur E-boost hanya bisa digunakan temporer selama 15 detik. Lebih dari itu, berisiko membuat motor penggerak jadi panas akibat kelebihan beban arus listrik. Bahkan motor elektrik bisa terbakar.

Terdapat dua mode daya yakni Road dan Eco. Sedangkan mode Walk digunakan saat parkir. Pada mode Eco, laju berkendara sangat santai dan suara motor elektriknya pun senyap. Suara desing motor elektrik mulai terdengar saat melaju di atas 40 km/jam.

Mode daya Eco cocok untuk pengendaraan dalam kota, terutama saat berada di kemacetan lalu lintas yang merayap. Kecepatan maksimun dibatasi hanya 64 km/jam agar konsumsi daya listrik baterai lebih hemat dan efisien.

Bisa Menemani Jalan Kaki

Pada mode Road, kecepatan berkendara normal layaknya skuter elektrik (skutrik) maupun skuter matik (skutik) kelas 110-125 cc. Bisa tembus di kisaran 88 km/jam.

Khusus untuk mode Walk, Anda bisa maju dan mundur dengan kecepatan 1-3 km/jam alias merayap perlahan. Sangat membantu ketika masuk maupun keluar area parkir. Saat putaran gas ditutup, terasa gejala mirip engine brake. Hal ini menandakan sistem penyimpanan daya regeneratif ketika terjadi deselerasi sedang bekerja.

Pasokan daya listrik bersumber dari dua buah baterai Li-ion 50.4 V / 30 Ah yang terpasang pada tangki. Kedua baterai dapat dilepas dengan mudah, jadi bisa hanya menggunakan satu baterai. Dengan dua buah baterai, jarak tempuh mampu mencapai kisaran 65-70an km (Road). Untuk mode Eco tentu saja jaeak tempuh maksimumnya bisa lebih jauh.

Waktu pengisian ulang daya baterai hingga penuh dengan fast charger sekira 3,5 jam. Sedangkan pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen menggunakan fast charger, hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam. Cukup praktis dan perlu menunggu terlalu lama, sehingga cocok untuk penggunaan harian.

Motor Harian Dan Plesiran

Seperti apa sensasi naik sepeda motor listrik seharga Rp 140 jutaan ini? Itu adalah pertanyaan yang muncul saat pertama kali melihat Ninja e-1 dan Z e-1. Apakah rasanya sama seperti versi peminum bensin?

Ninja e-1 yang sepintas tampilannya mirip Ninja 250. Naked bike Z e-1 pun tak beda jauh dengan Z 250. Rangka keduanya pun model tralis baja, tapi telah disesuaikan untuk dudukan baterai dan motor elektrik penggerak.

Spek kaki-kaki pun mirip Ninja 250 FI maupun Z 250. Garpu depan teleskopik 41 mm. Suspensi belakang model monoshock Uni-trak dengan setelan preload. Setup suspensi khas sportbike pada kedua sepeda motor listrik ini diramu agar tetap stabil saat melaju maupun bermanuver pada kecepatan tinggi.

Peleknya pun modelnya mirip seperti versi bensinnya. Ban standar menggunakan lansiran IRC ukuran 100/80-17 (depan) dan 130/70-17 (belakang).

Dengan tinggi jok 785 mm, posisi riding masih cukup nyaman untuk ukuran orang Asia yang rata-rata posturnya 165-170 cm. Untuk para rider berpostur jangkung pun posisi kaki tak terlalu menekuk bagian lutut.

Posisi setang Ninja e-1 pun tak beda dari Ninja 250 FI, sehingga tubuh tak terlalu merunduk. Demikian halnya dengan naked bike Z e-1, posisi riding identik dengan Z 250. Posisi berkendara tak membuat tubuh lekas lelah, terutama area pinggang, lengan serta lutut.

Demikian pula bobotnya yang 150 kg, tak terlampau berat dan setara sportbike kelas 250 cc. Saat bermanuver melibas tikungan, rider tetap bisa mengendalikan dengan mudah. Kedua sepeda motor listrik terbaru Kawasaki ini memang cocok untuk riding harian dalam kota yang kerap bermacet ria. Bahkan Anda bisa plesiran senang-senang dengan sportbike tanpa asap ini.

Konsumen bisa membeli sportbike Kawasaki ini secara inden. Pasalnya stok unit yang tersedia terbatas. Harga Ninja maupun Z e-1 untuk masing-masing model Rp 149,9 juta, OTR Jakarta. Nah, mau pilih yang mana?

ALVA Experience Center Kini Hadir di Gading Serpong

ALVA menambah jaringan fasilitas edukasi, penjualan, dan servis di wilayah Provinsi Banten lewat hadirnya ALVA Experience Center (AEC) di Gading Serpong. AEC Gading Serpong ininberlokasi di Komplek Ruko Alexandrite 3 No.36.

“Sejak tahun 2023, kami berkomitmen untuk aktif dalam mengembangkan lifestyle mobility solution, terutama ekosistem motor listrik, sebuah misi yang kami wujudkan melalui pembukaan ALVA Experience Center (AEC). Kehadiran AEC di Gading Serpong bukan hanya melanjutkan inovasi produk kami, namun juga memberikan kepastian dan kenyamanan bagi konsumen kami.” tutur Putu Yudha, Chief Marketing Officer ALVA.

Dealer AEC Gading Serpong menawarkan rangkaian layanan yang komprehensif. Anda dapat mencoba motor listrik ALVA, mendiskusikan opsi pembiayaan yang fleksibel, membeli hingga mengisi ulang baterai.

Dua Skutrik Andalan ALVA

Yang masih hangat, kehadiran Alva One Xp tahun lalu. Skutrik ini memiliki maksimum kecepatan hingga 90 km/jam. Daya jelajah hingga 70 km dan torsi sebesar 46,5 Nm dengan keandalan lebih baik berkat penggerak hub-drive yang telah disempurnakan.

Alva One Xp dibanderol Rp38,5 juta (on the road Jabodetabek). Untuk opsi warna, tersedia lima warna menarik yaitu Edgy Turquoise, Supernova Black, Casual Blue, Indie Red dan Hello White.

Selain ALVA One Xp, Anda bisa memilih model ALVA Cervo yang agresif dengan desain sporty. Headlamp depan kini menjadi dua bagian dengan paduan LED projector dan lampu belakang LED bergaya pipih. Harganya Rp 35.750.000 (OTR Jabodetabek). 

ALVA CERVO hadir dalam lima warna, yaitu Nebula Green, Mars Cooper, Edgy Turquoise, Halo White, dan Supernova Black. Selain itu disiapkan 2 opsi warna aksen untuk bagian front face, swing arm, dan back handle yang dapat Anda pilih sendiri yaitu hitam atau putih. Secara visual, kedua kakinya makin gambot dengan dukungan velg 14-inci dan ban profil tapak lebar,

Punya Gesits Kini Semakin Mudah_4

Di PEVS 2024, Punya Gesits Kini Semakin Mudah

Punya motor listrik Gesits kini semakin mudah karena PT Gesits Motor Nusantara sebagai APM Gesits meluncurkan program baru Employee Ownership Program pada ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 yang dihelat pada tanggal 30 April 2024 hingga 5 Mei 2024 di JIExpo Kemayoran. 

“Kami melihat PEVS 2024 bukan hanya sebagai tempat promosi memperkenalkan karya anak bangsa beserta ekosistem kendaraan listrik yang inovatif, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat dan keunggulan penggunaan motor listrik (molis) yang ramah lingkungan dan efisien dalam hal energi serta biaya operasional,” ujar Bernardi Djumiril, Direktur Utama PT Gesits Motor Nusantara.

Employee Ownership Program yang diusung Gesits menjadi bukti komitmen untuk memudahkan kepemilikan motor listrik melalui skema pembayaran yang fleksibel, terutama bagi karyawan perusahaan dari berbagai sektor. Dengan program ini karyawan bisa mendapatkan motor listrik dengan sistem potong gaji langsung dari perusahaan. 

Selain itu Gesits juga bekerjasama dengan Motoriz untuk menawarkan program sewa baterai yang bisa dikombinasikan dengan Employee Ownership Program. Program ini didukung oleh TDL.ID dan pada akhirnya motor listrik dapat menjadi hak milik. Contoh terdapat program cicilan hingga Rp 875 ribu untuk 48 bulan dan ada sewa baterai Rp 199 ribu per bulan. 

“Kerjasama antara Motoriz dan Gesits merupakan langkah konkret dalam mendukung pembentukan ekosistem industri sepeda motor listrik yang komprehensif. Motoriz siap mendukung pelayanan purna jual sepeda motor Gesits,” sebut Okto Larido, Direktur Utama PT Semesta Motor Indonesia.

Selain itu selama enam hari pameran pengunjung bisa melihat produk terbaru Gesits seperti G1 DLX dan Garuda. Pengunjung juga bisa mencoba langsung Gesits di test area yang telah disediakan. Selain itu selama pameran terdapat berbagai promo seperti hadiah istimewa, DP ringan, dan potongan harga. 

Volta Hadirkan Warna Baru Dan Promo Menarik Di PEVS 2024

Pameran kendaraan bertenaga listrik PEVS kembali memeriahkan JIExpo Kemayoran, Jakarta. Seperti tahun lalu, yang cukup banyak disambangi para pengunjung adalah area pamer sepeda motor listrik. Tahun ini salah satu brand sepeda motor listrik yang kembali tampil di PEVS adalah Volta yang menempati area pamer di Hall C1 booth D3.

Okie Octavia Kurniawan, CEO Volta Group menyampaikan bahwa kehadiran Volta di PEVS tak sekadar menjadi agenda tahunan. Volta turut berpartisipasi dalam menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk memilih moda transportasi yang cerdas, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Warna Baru Untuk Volta Mandala

Sebagai langkah penyegaran pada produk unggulan Volta, sepeda motor listrik Volta Mandala kini hadir dalam varian warna baru.

Varian warna terbaru Mandala merupakan komitmen Volta dalam berinovasi untuk lebih memikat konsumen. Berbagai program menarik juga ditawarkan selama event PEVS 2024.

Sepeda motor listrik Volta Mandala kini tersedia dalam dua pilihan warna baru, Yellow dan Brilliant White. Kedua warna baru ini membuat tampilan jadi kian fresh dan modern. Sebelumnya, Mandala telah sukses dengan warna Sparkling Olive dan Metallic Frost yang menguatkan kesan elegan dan eksklusif.

Dengan tambahan warna baru, maka para konsumen memiliki variasi pilihan yang lebih beragam.

Hadirkan Beragam Program Menarik

Program promo yang menarik jadi cara jitu Volta untuk bisa memikat lebih banyak konsumen. Volta memberikan sejumlah penawaran khusus kepada calon konsumennpada event PEVS 2024.

Untuk setiap pembelian unit kendaraan selama event PEVS, para konsumen akan memperoleh diskon khusus sebesar 1 juta rupiah. Disamping itu terdapat subsidi senilai 7 juta rupiah dari pemerintah untuk pembelian unit sepeda motor listrik.

Para konsumen juga akan memperoleh Free Membership selama 1 tahun senilai 600 ribu rupiah. Untuk pembelian dengan skema cicilan melalui BFI Finance, konsumen akan memperoleh diskon pembayaran awal (down payment) senilai 500 ribu rupiah.

Tidak hanya itu, Volta juga memperkenalkan program baru, yaitu Volta Pro – Volta Affiliate Program. Program ini memberikan kesempatan kepada konsumen untuk menjadi affiliator. Untuk setiap transaksi yang sukses, para affiliator mendapatkan bonus komisi sebesar Rp 250.000.

Kampanye #UntungPakeVolta

Pada event PEVS 2024 ini Volta menghadirkan kampanye terbaru #UntungPakeVolta. Dalam kampanye tersebut Volta menawarkan berbagai kelebihan dari produk mereka yang diturunkan dalam 5 faktor X: eXtra Keren, eXtra Kuat, eXtra Hemat, eXtra Flexible dan eXtra Canggih.

Para pengunjung PEVS berkesempatan untuk mendapatkan voucher belanja hingga jutaan rupiah melalui #UntungPakeVolta Challenge.

Pelanggan yang ingin ikut tantangan dapat langsung datang ke booth Volta dan mengikuti alur tantangan yakni: follow akun Instagram dan TikTok officialvolta.id, kemudian melakukan test ride motor Volta.

Para peserta diharuskan memuat foto atau video reel tentang produk maupun booth Volta pada akun Instagram para peserta dengan tag ke akun Instagram Volta serta tagar #UntungPakeVolta.

Setelah selesai melakukan tantangan, pelanggan bisa mendapatkan hadiah langsung dari Volta melalui Spin of Wheel. Selain itu, para peserta tantangan juga berkesempatan untuk memenangkan hadiah The Best #UntungPakeVolta berupa voucher belanja dengan nilai hingga jutaan rupiah. Nah, tawaran yang sangat menarik bukan?

Jajal Langsung Honda EM1 e: di PEVS 2024

Sepeda motor Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus memang sudah dipasarkan di Indonesia sejak tahun 2023. Namun, sepertinya Honda tidak ingin ketinggalan untuk tampil di PERIKLINDO Vehicle Show (PEVS), pada 30 April-5 Mei 2024. Kali ini penampilan sepeda motor listrik Honda ditampilkan oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS), sebagai salah satu dealer sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang.

Dalam ajang ini, PT WMS memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menjajal langsung motor listrik Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus. “Para pengunjung PEVS 2024 dapat merasakan sendiri sensasi mengendarai motor listrik Honda, agar dapat menilai lebih objektif terkaitkeandalannya,” kata Andra Friandana, selaku Division Head of Marketing Planning & Analyst PT WMS.

Selain itu, PT WMS juga menyajikan beragam promo menarik seputar motor listrik Honda. Antara lain diskon hingga Rp 8,5 juta, dan potongan angsuran sampai Rp 75 ribu per bulan, untuk pembelian secara kredit.

Sepeda motor listrik Honda EM1 e: meraih penghargaan Red Dot Design Award 2024 untuk kategori desain produk. Penilaian kategori ini mencakup sembilan kriteria antara lain inovasi, fungsionalitas, daya tahan, hingga ergonomi. Motor listrik Honda ini berhasil menjadi produk yang paling unggul dari para pesaingnya.

Honda EM1 e: dikembangkan menjadi motor listrik yang tepat bagi penggunanya. Motor ini cocok untuk digunakan perorangan dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, baik untuk gaya hidup atau penggunaan sehari-hari. Penghargaan internasional ini sekaligus membuktikan bahwa motor listrik Honda sukses mendapat pengakuan global.

MyALVA Mobile App, Aplikasi Anti Maling Bagi Pemilik ALVA

Beberapa waktu terakhir banyak calon pengguna motor listrik khawatir akan maraknya pencurian baterai motor listrik. Menghadapi tantangan ini, ALVA pun turut memberikan edukasi bagi masyarakat akan sisi keamanan kendaraannya. Termasuk adanya MyALVA Mobile App. Dan ini adalah apa yang mereka informasikan kepada kami. 

“ALVA menyediakan fitur dan teknologi canggih yang terintegrasi dalam menunjang pengalaman berkendara yang worry free bagi seluruh penggunanya,” kata Putu Yudha, Chief Marketing Officer ALVA.

“Langkah ini sejalan dengan komitmen ALVA untuk mengubah paradigma kekhawatiran terhadap masa depan berkendara yang ramah lingkungan melalui inovasi dalam pengembangan motor listrik demi terciptanya lingkungan Indonesia yang bebas emisi.”

Kami belum coba, tapi kalau punya aplikasinya, silahkan share pengalaman Anda di kolom komentar. 

MyALVA Mobile App

Anti-theft Prevention

Download MyALVA Mobile App, maka tidak perlu takut akan kehilangan motor listriknya. Aplikasi ini akan mendeteksi motor ALVA anda bergerak menjauhi lokasi, kemudian notifikasi di smartphone akan menjalankan fungsi anti-theft untuk menghentikan motor secara instan.

Fitur Battery Lock

Selain itu, ALVA juga memiliki fitur battery lock. Fitur ini siap mengamankan baterai melalui aplikasi MyALVA. Saat diaktivasi secara langsung, maka sistem akan melakukan sinkronisasi terhadap serial number baterai dan nomor seri motor listrik ALVA dan mengunci fungsi baterai.

MyALVA Locator

Ketiga line-up motor listrik ALVA juga telah dilengkapi fitur MyALVA Locator. Teknologi built-in GPS yang memungkinkan anda bisa memantau posisi motor secara real-time melalui aplikasi.

Remote ON/OFF

Secara mudah, anda bisa menyalakan dan mematikan motor secara mobile menggunakan remote di MyALVA Mobile App. 

Fitur Roadside Assistance

ALVA menyajikan fitur layanan darurat saat sedang berkendara. Saat anda mengalami masalah, hubungi  layanan bantuan darurat di jalan atau 24/7 Roadside Assistance untuk membantu dari manapun dan kapanpun.

 

 

 

 

Gesits Garuda di IIMS 2024

Gesits Garuda, Kolaborasi Antik Pembuat Motor Dan Timnas Sepak Bola

Produsen motor listrik Gesits Motor Nusantara (GMN) memperkenalkan motor edisi khusus di event IIMS 2024. Inilah Gesits Garuda edisi khusus yang mengambil tema Timnas Indonesia. Terpasang di model Gesits Raya G.

Menurut Direktur Utama PT Gesits Motor Nusantara, Bernardi Djumiril pecinta motor listrik atau pun pendukung Timnas Indonesia dapat memiliki sepeda motor listrik GESITS dengan elemen desain mencerminkan kekuatan, kecepatan, dan semangat juang Timnas. Dipadukan dengan desain berkarakter, unik dan trendi. Produk kolaborasi ini diharapkan dapat menyuguhkan kebanggaan baru yang berbeda.

Bernardi juga menegaskan, saat ini  Gesits Garuda Edisi Spesial tersedia sebanyak 100 unit, yang dapat segera dipesan di dealer GESITS” ujar Bernardi.

Dapat Jersey

Geists Garuda edisi khusus

Filosofi desainnya menggabungkan berbagai elemen. Mulai dari burung Garuda yang merupakan lambang negara, dengan kampanye tematik Timnas yang melambangkan kekuatan besar yang agung, hikmat dan bijaksana. Terakhir ada motif Batik Mega Mendung yang melambangkan harapan, lugas, dinamis dan terbuka.

Erick Tohir, Ketua Umum PSSI menyambut positif kolaborasi anak bangsa ini. “Kolaborasi karya anak bangsa antara sepak bola dan teknologi diwujudkan dengan menghasilkan motor listrik keren. PT GSI dan GESITS akan menjual 100 motor listrik dengan dengan desain spesial Timnas Indonesia.”

Gesits Raya edisi Garuda ini dihargai Rp 29.990.000, atau dua juta lebih mahal dari versi Raya G reguler. Dengan tambahan tersebut Anda menjadi satu dari 100 konsumen pertama. Selain itu, pembeli Gesits Garuda juga mendapatkan jersey Timnas Indonesia, helm yang juga khusus. Tidak kalah menarik, kalau Anda beli di IIMS 2024, bisa mendapatkan tiket pertandingan kualifikasi piala dunia Timnas Indonesia vs Vietnam.

Untuk informasi, Gesits Raya G memiliki penggerak listrik bertenaga setara 4,4 hp dan torsi 26 Nm. Jarak tempuh maksimal diklaim 60 km dengan satu baterai (72V 20 Ah). Sementara kecepatan tertinggi yang bisa diraih adalah 70 km/jam. Untuk motor harian di dalam kota, ini sangat cukup. Sementara untuk pengisian baterai dengan listrik biasa, perlu waktu tiga jam.

Manufaktur E2V ALVA Sabet Dua Sertifikasi International

Pusat manufaktur ALVA yang berada di Kawasan Delta Silicon 6, Cikarang meraih sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Manajemen Mutu. Mereka juga mendapatkan ISO 14001:2015 untuk Manajemen Lingkungan.

Yang menarik, mereka mendapatkan pengakuan tersebut dalam waktu singkat. Beroperasi sejak November 2022 lalu, pabrik tersebut mendapatkannya  dalam enam bulan sejak dimulainya proses sertifikasi.

Proses pencapaian sertifikasi ini mencakup evaluasi menyeluruh setiap aspek operasional pabrik. Seperti  pengembangan deretan prosedur standar dan penerapan praktik-praktik terbaik dalam manajemen mutu serta lingkungan perusahaan.

Manufaktur Alva meraih sertifikasi dari TUV

Purbaja Pantja, President Director PT. Ilectra Motor Group yang menyampaikan, “Kami sangat bangga karena berhasil meraih pencapaian ini dalam waktu singkat. (Kami) siap bersaing secara global kepada pengguna, dengan mempertimbangkan dampak lingkungan.”

Sertifikasi ISO 9001 dan ISO 14001 dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi produk resmi dan terakreditasi, PT TUV Rheinland Indonesia. Perusahaan yang berpusat di Cologne Jerman ini telah beroperasi selama lebih dari 150 tahun untuk layanan pengujian, inspeksi dan sertifikasi terkemuka di dunia. 

“Kami membuktikan bahwa ALVA layak mendapatkan sertifikasi ISO 9001 dan ISO 14001,” ujar Board of Director PT TUV Rheinland Indonesia, Iwan Kurniawan.

Sejak pertama kali beroperasi, manufaktur ALVA terus menjalani serangkaian peningkatan dalam mencapai standar mutu. Salah satunya ALVA telah menerapkan Industri 4.0 di pabriknya demi menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Kedepannya, ALVA berencana terus meningkatkan operasionalnya dengan inovasi dan kesadaran lingkungan sebagai pijakan utama dalam setiap langkahnya ke depan.

PLN Ciptakan Tiang Listrik Versi SPKLU

Maraknya penjualan kendaraan listrik, membuat PT PLN (Persero) melakukan berbagai upaya baru untuk mendukung pertumbuhan ekosistemnya. Mobil elektrik diklaim sangat hemat dari segi biaya perawatan, pengisian daya serta mengurangi emisi karbon secara signifikan. 

Untuk itu, PT PLN (Persero) melakukan teerobosan melalui tiang listrik. Ya, mereka mengatakan siap menjadikan aset tiang listrik sebagai Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk pengisian daya EV.

”Kami sangat serius untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik karena terbukti lebih irit bagi masyarakat dan mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan, sehingga target Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060 bisa dicapai atau bahkan lebih cepat,” ucap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

SPKLU bertipe pole mounted charger merupakan inovasi menghadirkan EV Charger dengan memanfaatkan tiang listrik secara langsung. Saat ini sudah ada tiga prototipe yang terpasang dan telah beroperasi. Terdapat dua tipe kapasitas SPKLU PLN EYE. Yakni 7 kilo Watt (kW) dan 22 kW yang didesain PLN Enjiniring. Untuk model Pole Mounted Charger yang menempel di luar (tiang listrik beton) maupun model masuk dalam tiang (tiang besi).

Lokasinya berada di Kantor PLN KS Tubun Jakarta Barat, dan satu di Sekolah Dasar (SD) Yasporbi Bidakara, Jakarta Selatan. Tentunya, keberadaan EV Charging versi tiang listrik ini dapat memuaskan ketenangan pemilik kendaraan listrik yang makin mudah mengisi ulang daya baterai kendaraannya.

Motor listrik Yadea

Insentif Motor Listrik Lambat Terserap, Tahun Ini Bagaimana?

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengabarkan bahwa subsidi untuk penjualan kendaraan roda dua berpenggerak listrik (insentif motor listrik) baru menyentuh Rp 78 miliar, atau setara 11.532 unit motor. Ini masih jauh di bawah target pemerintah yang mencanangkan 200 ribu. Dengan anggaran Rp 1,4 triliun, mulai April 2023.

“Bagi konsumen mobil dan motor listrik, salah satu yang penting kan baterai. Baterainya harus bisa memiliki durasi yang lama, yang panjang, baterainya harus bisa mudah di-charge. Charge-nya juga kalau untuk mobil harus cepat, kalau charge 3-4 jam itu dianggap lama maka sekarang teknologi akan bisa membuat charge mobil lebih cepat. Jadi baterai itu menjadi kunci terhadap keberhasilan program mobil dan motor listrik,” kata Agus Gumiwang, seperti dikutip dari Antara.

Ia mengakui, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pembuat motor listrik, untuk melakukan standarisasi baterai kendaraan listrik. Ini juga demi membentuk tingkat persaingan yang lebih adil.

Sementara dari sisi Kementrian Perindustrian, penyerapan anggaran yang lebih lambat dari perkiraan menjadi beban tersendiri. “Karena penyerapannya tidak sesuai, bahkan jauh dari apa yang sudah disiapkan yaitu 200 ribu unit motor listrik, itu menjadi beban kita dalam konteks kita tidak berhasil men-deliver atau memberikan penyerapan anggaran yang tinggi,” kata Agus.

Namun di luar itu, dikatakan anggaran di luar soal program insentif dan bantuan, dikatakan telah terserap hingga 99 persen. “Tapi ketika anggaran itu di-blend dengan anggaran insentif, nah itu bawa dampak yang kemudian menurunkan penyerapan anggaran kita cukup dalam. Mungkin sekitar 77-80 persen,” tambahnya.

Untuk tahun 2024 ini, Kemenperin mendapatkan alokasi anggaran program insentif untuk 50.000 unit motor listrik. Setara Rp 350 milyar. Untuk tahun ini, Menteri Perindustrian menegaskan optimis akan mencapai target. ALasannya, tahun 2023 lalu, insentif dimulai di bulan April. Tahun ini, program dimulai dari Januari, “Saya kira bisa (capai kuota insentif motor listrik),” tutupnya.

Skuter Listrik Volta Mandala Hadir Dengan Laburan Warna Baru

Volta, meluncurkan warna baru untuk skuter listrik tipe Mandala, dengan sentuhan yang elegan. Tidak hanya untuk memberikan pengalaman berkendara yang ramah lingkungan, namun juga untuk mendorong masyarakat agar lebih percaya diri dalam mengadopsi gaya hidup berkelanjutan.

Sebelumnya Mandala telah merilis varian warna yang menarik untuk konsumen Indonesia, mulai dari Royal Yellow, Vintage White, serta Red Candy. Kini, Mandala memperkenalkan dua pilihan warna terbaru yang atraktif, yaitu Sparkling Olive dan Metallic Frost.

Selain elegan, kedua warna ini diklaim juga menambahkan sentuhan modern dan kesan gaya yang unik pada skuter listrik Mandala. Dengan penambahan varian warna ini, Mandala mampu menjadi pilihan ramah lingkungan untuk berkendara, sekaligus menyajikan gaya dalam mobilitas mereka.

Pengguna juga dapat memperluas kapasitas baterai dengan memaksimalkan slot baterai tambahan sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini mampu meningkatkan jarak tempuh hingga 180 km, sehingga pengguna tidak perlu risau jika harus menempuh perjalanan jauh. Semua informasi penggunaan baterai tambahan dapat dipantau melalui layar dual battery display yang terletak pada panel instrumen.

“Melalui Mandala, kami tidak hanya meluncurkan kendaraan listrik dengan warna baru yang elegan, tetapi juga memberi kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan gaya hidup yang ramah lingkungan,” sambut Iwan Suryaputra, selaku Direktur Volta.

Setelah mendapat subsidi, Mandala kini ditawarkan dengan harga Rp 11,95 juta (on the road DKI Jakarta). Volta juga memberikan penawaran istimewa bagi pembelian melalui website resminya dengan diskon sebesar Rp 250 ribu.

Dengan hadirnya Mandala yang baru ini, Volta berharap dapat memotivasi lebih banyak orang untuk beralih ke motor listrik, memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan masa depan berkelanjutan.

ALVA Ajak Kemendag Kunjungi Fasilitas Manufaktur Produknya

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) mengunjungi fasilitas manufaktur ALVA di Cikarang, Jawa Barat, pada Selasa, (21/11). Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Moga Simatupang, Direktur Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan dan jajaran direktur Kemendag lainnya.

“Kami senang ALVA sudah mendukung program pemerintah agar masyarakat mau beralih dari kendaraan bensin menuju listrik. Kami mengharapkan ALVA untuk selalu cepat tanggap dalam merespon dan menanggapi masukan dari konsumen,” ucap Moga Simatupang.

Purbaja Pantja, President Director PT. Ilectra Motor Group, menuturkan, “Kami sangat senang menyambut kunjungan dari rekan-rekan Kemendag ke fasilitas manufaktur kami untuk menyaksikan secara langsung proses produksi motor listrik ALVA One dan ALVA Cervo. Kami berharap, inovasi industri yang kami implementasikan di sini dapat menginspirasi pengembangan teknologi motor listrik serta meningkatkan percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.”

Kemendag memberikan apresiasi atas upaya ALVA dalam mendukung agenda pemerintah mengurangi emisi karbon. Hal ini sejalan dengan prinsip net-zero emission pada tahun 2060.

ALVA One Dan Cervo

Hingga saat ini, mereka telah meluncurkan dua model yaitu, ONE dan CERVO di Indonesia. Kedua model ini diakui cukup mendapatkan daya tarik masyarakat.

Model ONE merupakan produk pertama IMG buatan Indonesia yang diproduksi di Cikarang. Perihal baterai, IMG memberikan jaminan garansi baterai selama tiga tahun juga warranty spare parts selama dua tahun atau hingga jarak tempuh mencapai 20.000 KM.

Untuk sumber dayanya, motor ini mengusung tipe baterai lithium ion berkapasitas 60 V – 45 Ah (2,7 kWh), yang fleksibel saat harus melepas atau memasangnya. Motor ini mengandalkan drive hub atau wheel hub yang menyatu dengan velg belakang sebagai penggeraknya.

Sementara, ALVA Cervo tampil lebih agresif dengan desain sporty. ALVA Cervo mengusung Next Generation Powertrain mampu menghasilkan output maksimum dan torsi yang tinggi sebesar 53,5 Nm. ALVA Cervo siap menghantarkan akselerasi mantap, daya baterai hingga 125 km, melaju 103 km/jam, memiliki fitur anti banjir dengan kedalaman rendam 50 cm.

Disematkan tiga mode berkendara seperti Eco, Urban, dan Sport dengan fitur terbaru yaitu “Boost”. Fitur terbaru ini merupakan fitur baru yang belum pernah ada di motor listrik. Boost siap memberikan dorongan akselerasi daya secara cepat saat tombol ditekan untuk menambah kecepatan.

Skuter listrik ini resmi ditawarkan dengan harga Rp42,750,000 untuk unit dengan 2 baterai (OTR Jakarta). Kemudian untuk unit dengan 1 baterai (OTR Jakarta) dijual dengan harga Rp37,750,000. Sementara, ALVA ONE dijual dengan harga Rp 34,9 juta (OTR Jabodetabek)

GIIAS Bandung 2023 Siap Untuk Sambut Pengunjung

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2023 akan tampil pertama kali di kota Bandung, Jawa Barat. GIIAS Bandung akan menjadi rangkaian penutup GIIAS The Series 2023 yang akan diselenggarakan selama lima hari, pada 22 hingga 26 November 2023 di Sudirman Grand Ballroom.

Perhelatan ini akan dibuka secara resmi besok, Rabu (22/11/2023), dengan mempertunjukkan beragam jenis dan model kendaraan, termasuk produk otomotif terbaru berteknologi terkini, dari bermacam brand terkemuka di industri otomotif.

“Bandung merupakan salah satu potensi untuk pengembangan industri kendaraan bermotor. Berdasarkan data Gaikindo, Jawa Barat menduduki posisi kedua secara nasional penjualan kendaraan bermotor di Indonesia, dan kami bersyukur dapat menyelenggarakan pameran GIIAS The Series di Bandung,” papar Kukuh Kumara, selaku Sekretaris Umum Gaikindo.

Menampilkan produk dan teknologi terbaru

Di pameran ini, produk dan teknologi terbaru akan diluncurkan bahkan beberapa mobil listrik pun turut tampil. Ada sekitar 18 brand kendaraan yang bakal tampil, baik kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua.

GIIAS Bandung juga akan menghadirkan berbagai program yang dapat dinikmati para pengunjung. Ada aktivitas di panggung outdoor dengan program menarik, yaitu festival musik, community gathering, games, hingga kuis interaktif yang berlangsung setiap hari. Beberapa talent ternama akan mengisi area stage outdoor yang bekerjasama dengan Ardan Radio Bandung. Sebut saja Tiara Effendy, Tonewaves, Geisha, dan Sunny Summer Day.

Terdapat kemudahan akses bagi pengunjung

Pameran otomotif ini juga memberikan fasilitas untuk memudahkan pengunjung untuk hadir. Terdapat area parkir alternatif di tiga titik, yaitu di Gedung Tekmira, Hotel Geowisata Inn, dan Festival Citylink Mall. Sedangkan untuk pengunjung yang parkir di Festival Citylink Mall, GIIAS Bandung menyediakan Shuttle Bus gratis menuju area pameran.

GIIAS Bandung berlangsung mulai Rabu hingga Minggu, 22-26 November dengan jam buka mulai pukul 11.00-21.00 WIB untuk hari kerja (Rabu-Jumat). Lalu pukul 10.00-21.00 WIB untuk akhir pekan (Sabtu-Minggu).

Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1

Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 Hadir di Indonesia, Ini Harganya

Kawasaki Indonesia secara mengejutkan memperkenalkan dua motor listrik baru: Kawasaki Ninja e-1 dan naked bike Z e-1. Seperti diketahui, kedua motor ini adalah motor listrik pertama Kawasaki yang debut di EICMA November tahun 2022 lalu.

Keduanya mengusung penggerak yang sama. Motor listrik yang disambungkan dengan rantai ke roda belakang. Tenaganya 12 hp dengan torsi 40,5 Nm. Dilengkap dengan riding mode yang cukup unik. Pertama adalah Road. Di mode ini, Ninja e-1 akan memiliki kecepatan puncak 88 km/jam, sedangkan Z e1 85 km/jam. Lalu ada mode ECO yang membatasi kecepatan puncak untuk Ninja listrik sebesar 64 km/jam dan Z 62 km/jam.

Ninja e-1

Tapi, karena ada kemampuan untuk memunculkan tambahan tenaga ekstra (e-boost) di masing-masing mode, maka kecepatan puncaknya bertambah 17 km/jam untuk Ninja dan 16 km/jam untuk versi Z di mode Road. Untuk Eco dengan tambahan e-Boost maka top speednya adalah 75 km/jam untuk Ninja dan 72 km/jam untuk Z.

Selain itu, pengendara juga dimudahkan dengan mode Walk. Ini bisa dimanfaatkan untuk berjalan sangat pelan. Biasanya untuk parkir atau bergerak mundur. Pada mode ini, motor hanya akan berjalan maju dengan kecepatan puncak 5 km/jam. Atau 3 km/jam saat mundur.

Kedua motor ini dilengkapi kemampuan untuk menggunakan dua baterai. Masing-masing baterai berkapasitas 30 Ah memerlukan waktu 3,7 jam untuk diisi dari kondisi benar-benar kosong (nol persen) hingga penuh. Bisa diisi ulang di motor, atau dilepas (off board).

Dimensi Masuk Akal

Untuk kenyamanan dan kemudahan, kedua kawasaki listrik ini dibekali panel instrumen TFT yang sudah bisa terkoneksi dengan handphone Anda. Selain itu, karena tidak pakai BBM, bentuk tangki di depan pengemudi beralih fungsi jadi ruang penyimpanan. Kapasitasnya lima liter. Cukup berguna.

Untuk dimensi, sebetulnya tidak terlalu besar. Ninja dan Z e1 memiliki panjang 1.980 mm. Namun ada perbedaan lebar dimana Z e-1 730 mm sementara versi Ninja 690 mm. Tinggi Ninja listrik adalah 1.105 mm, sementara yang Z lebih rendah yaitu 1.035 mm. Jarak dari jok ke tanah sama-sama 785 mm. Lalu, wheelbase keduanya identik, 1.370n mm. Bobot? Ninja e-1 adalah 140 kg, sedangkan Z pastinya llebih ringan yaitu 135 kg.

Bannya membalut pelek 17 inci dengan sistem pengereman yang didukung oleh cakram 290 mm di depan, sertwa 220 mm untuk rem belakang. Suspensi depan teleskopik dengan diameter 41 mm. Sedangkan belakangnya monoshock dengan lengan ayun.

Kawasaki Z e-1

Harganya? Untuk Ninja e-1 Rp 149,9 juta sedangkan Z e-1 Rp 146,9 juta. Keduanya OTR Jakarta. Kalau terterik, sistem pembelliannya adalah pre-order yang sudah dimulai dari sekarang.

“Sebagai pabrikan motor Jepang pertama di Indonesia yang memperkenalkan motor listrik genre sport, memberikan idola dan harapan baru bagi Kawasaki Lovers penggemar sportbike. Mencari motor ramah lingkungan bisa memilih Ninja e-1. Apabila gemar motor tipe supernaked dan berkelas, bisa memilih tipe Z e-1. KMI terus berusaha memberikan sajian inovatif serta menarik perhatian untuk Kawasaki Lovers dan motorcycle enthusiast di tanah air,” kata  Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion PT. KMI.

Lambretta Elettra, Dialog Elemen Klasik dan Futuristis

Di mata skuteris, nama Lambretta sudah dikenal sejak 77 tahun silam. Kini, Lambretta memasuki babak baru dalam dunia elektrifikasi, namun tidak melupakan akar sejarahnya. Dalam gelaran Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori (EICMA) 2023, Lambretta menghadirkan Elettra sebagai produk skuter masa depan yang bertenaga listrik.

Desain bodi Lambretta LD

Desainnya yang tegas dan sarat garis tajam pada bodi bagian depan, secara unik melebur menjadi siluet yang penuh lengkungan di bagian buritan. Sepertinya desainer Lambretta Elettra masih ingin mempertahankan karakter desain bodi dari Lambretta LD klasik. ‘Dialog’ antara zaman dulu dan masa juga dituangkan melalui bentuk jok pengendara yang terlihat minimalis.  

Desain pada Lambretta Elettra ini tidak hanya mengundang kagum banyak orang, namun juga fungsional. Roda berukuran 12 inci mengisi ruang sepatbor depan dan belakang. Khusus pada bagian depan, suspensinya menganut desain klasik dengan lengan ayun. Sedangkan untuk bagian belakang, menggunakan sokbreker dengan posisi horizontal di atas mesin.

Bodi belakang dibuka secara elektris

Setangnya berbentuk sangat unik, apalagi tuas untuk sistem pengeremannya. Bentuk lampu depannya pun berbeda dengan motor atau skuter listrik pada umumnya. Panel instrumen digital memperlihatkan bahwa Elettra memiliki unsur esktetika kepada pengendaranya.

Lalu, bodi bagian belakangnya dapat dibuka secara elektris, hanya dengan menekan tombol pada remote control. Hal ini memberikan akses yang baik menuju lokasi baterai dan kompartemen penyimpanan barang bawaan.

Bobotnya tak lebih dari 135 kg

Untuk mengisi ulang daya baterai lithium 4,6 kWh dari kondisi kosong hingga penuh, akan memakan waktu sekitar 5 jam 30 menit dengan sistem kelistrikan 220V. Tapi jika menggunakan sistem fast charging, maka untuk mencapai kapasitas baterai hingga 80 persen, hanya perlu waktu 35 menit saja. Lambretta Elettra sangat cocok untuk penggunaan dalam kota, sebab bobotnya hanya 135 kg.

Seperti tradisi Lambretta selama ini, Elettra pun menjamin bahwa performanya tergolong bagus. Sebab tenaga maksimalnya sebesar 11 kW atau sekitar 14,75 hp. Torsi yang dihasilkan pun cukup besar, yaitu 258 Nm (on wheel). Top speed yang diraih mencapai 110 km/jam. Performa tersebut didukung oleh Permanent Magnet Synchronous Motor, dengan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Ride, dan Sport.

Royal Enfield Himalayan Electric

Kejutan Royal Enfield di EICMA 2023: Himalayan Electric!

Pameran motor terbesar, EICMA 2023 sedang berlangsung di Milan, Italia. Kami sudah mengantisipasi banjirnya informasi soal motor baru dari gelaran ini. Tapi soal Royal Enfield Himalayan Electric, tidak ada yang menduga.

Seperti diberitakan sebelumnya, pabrikan Inggris yang dibuat di India ini menyatakan sedang mengembangkan motor listrik. Awalnya diperkirakan motor EV ini akan berbentuk cruiser. Di EICMA, bentuknya ternyata motor adventure. Meskipun statusnya masih motor uji coba, tapi terlihat meyakinkan.

Royal Enfield menyebut motor ini dengan istilah Himalayan Electric Test Bed. Meski terlihat seperti sudah siap masuk jalur produksi, tapi ternyata memang belum akan dibuat masal. Motor ini akan bertugas untuk menjadi platform uji coba motor listrik mereka di masa mendatang.

Dari bentuk motor uji ini, terlihat siap untuk melahap medan berat. Shock depan model up-side down yang tebal, ban off road denngan pelek 21 inci dan 17 inci, perawakan jangkung. Bahkan shock belakang disediakan oleh Ohlins. Tangki di hadapan pengendara berfunsi sebagai rumah colokan charger, sementara baterai terpasang di bawahnya, menggantikan mesin.

Bicara penggerak, Royal Enfield tutup mulut soal ini. Yang pasti, kami cukup tercengang melihat Himalayan listrik ini. Dan menarik juga, melihat ternyata mereka punya prioritas untuk elektrifikasi motor adventure, bukan cuma motor jalan raya saja. Perkiraan kami, ini baru satu dari sekian banyak prototype yang akan mereka keluarkan. Kita tunggu saja.

Lebarkan Sayap, Alva Experience Center Buka di Kelapa Gading

Pabrikan motor listrik Alva memperluas penetrasinya di pasar motor listrik Indonesia. Setelah mendirikan experience center di kawasan SCBD, Jakarta, kini Alva Experience Center merambah ke Jakarta Utara. Tepatnya kawasan Kelapa Gading. Peresmian dilakukan 28 Oktober 2023 lalu.

“ALVA Experience Center sebagai pusat edukasi dan informasi motor listrik ingin menjangkau lebih banyak lagi konsumen ALVA di wilayah Jakarta,” ujar Putu Yudha, selaku Chief Marketing Officer PT. Ilectra Motor Group, APM ALVA.

Peresmian Alva Kelapa Gading

Putu Yudha mengaskan bahwa kehadiran Alva di Kelapa Gading ini adalah untuk mendorong transformasi menuju era elektrifikasi dengan menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan melalui ALVA ONE dan ALVA Cervo. “Peresmian ALVA Experience Center Kelapa Gading merupakan lanjutan dari inisiatif kami menciptakan lebih banyak lagi titik-titik penyerapan emisi baru demi mencapai prinsip net-zero emission pemerintah pada tahun 2060. “

Dealer Alva Kelapa Gading ini bertempat di dekat pusat perbelanjaan utama di wilayah Jakarta Utara yaitu Mall Kelapa Gading. Diharapkan, tempat ini dapat memudahkan bukan hanya para pengguna motor listrik ALVA, tetapi juga para calon konsumen sekitar Kelapa Gading, Jakarta Utara. Termasuk Bekasi.

Alva Experience center Gading

Tempat ini juga bukan hanya sebagai lokasi penjualan. Tapi juga memiliki berbagai area edukatif dan fungsional seperti showroom, area layanan purnajual dan sparepart. Tidak lupa, area penjualan merchandise resmi ALVA serta bengkel. Untuk melengkapi, ALVA  juga menyediakan community space. Tentunya untuk dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul berbagai komunitas sambil menikmati cafe Alva.