15 Brand Kendaraan Listrik Hadir di PEVS 2026

22 October 2026 | 7:01 pm | Firdaus Ali

Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian pelaku industri otomotif dan masyarakat yang ingin mengenal perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Ajang ini menjadi wadah untuk memperkenalkan teknologi elektrifikasi, produk terbaru, serta inovasi yang mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Sebagaimana diketahui, perkembangan industri otomotif global khususnya kendaraan listrik menjadi salah satu alternatif mobilitas yang terus mendapatkan perhatian. Inovasi teknologi, efisiensi penggunaan energi, serta meningkatnya pilihan produk menjadi faktor yang mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi sehari-hari.

Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengungkapkan bahwa tren kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif.

“Pada tahun 2024, penjualan mobil listrik hanya 99.000 unit. Kemudian pada 2025, penjualan sudah mencapai 150.000 unit dan sampai Agustus kemarin penjualan kendaraan listrik sudah mencapai 101.000 unit,” ungkap Daswar (22/10).

Dalam perhelatan tahun ini, PEVS 2026 akan diramaikan 15 brand otomotif baik roda 4 maupun roda 2. Diantaranya adalah:

  • BAIC
  • BYD
  • Chery
  • Danza
  • DFSK
  • MAB
  • Morris Garages (MG)
  • Polytron (Roda 4 dan 2)
  • Wuling
  • ALVA
  • Honda (Roda 2)
  • Indomobil eMotor
  • Selis
  • United E-Motor.

PEVS 2026 Dorong Inovasi dan Ekosistem Kendaraan Listrik

pevs 2026

PEVS 2026 akan berlangsung 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran. Event ini berpotensi menjadi ruang strategis bagi produsen otomotif, distributor, penyedia teknologi, dan pelaku industri pendukung untuk memperkenalkan inovasi sekaligus memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Baca juga :  Wuling Aira ev Jadi Kanvas Kreativitas Kolaborasi Otoproject dan SOVLO

Selain menampilkan produk, pameran kendaraan listrik juga berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknologi elektrifikasi. Pengunjung dapat mengenal karakteristik kendaraan listrik, fitur yang ditawarkan, serta kebutuhan infrastruktur yang mendukung penggunaannya.

Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada kesiapan fasilitas pengisian daya, layanan purnajual, dan kemudahan akses bagi konsumen. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan industri menjadi faktor penting dalam mendorong adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.

Melalui penyelenggaraan PEVS 2026, industri kendaraan listrik diharapkan semakin dekat dengan masyarakat. Pameran ini juga dapat menjadi momentum bagi pelaku industri untuk memperkuat inovasi dan memperkenalkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x