8 Penyebab Mobil Boros Bensin Yang Perlu Diperhatikan

19 February 2026 | 3:59 pm | Firdaus Ali

Setidaknya ada 8 penyebab mobil boros bensin yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah beban mobil terlalu berat.

Konsumsi BBM yang meningkat bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari komponen yang kotor, tekanan ban tidak ideal, dan hal lainnya. Jika tidak segera ditangani, problem ini dapat membuat performa mobil menurun dan penggunaan bbm tidak efisien alias boros.

Berikut penyebab mobil boros bensin yang umum terjadi:

1. Filter udara kotor

Penyebab mobil boros bensin yang pertama adalah filter udara kotor. Sejatinya filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke ruang bakar.

Jika filter terlalu kotor, aliran udara menjadi terhambat sehingga proses pembakaran tidak berlangsung optimal. Kurangnya udara membuat mesin menambah suplai bensin untuk menjaga tenaga tetap stabil. Kondisi ini menyebabkan konsumsi BBM meningkat.

2. Busi kotor/lemah

penyebab mobil boros bensin

Foto: Wahana Honda

Penyebab selanjutnya adalah busi kotor atau sudah lemah fungsinya. Sebagaimana diketahui busi berperan penting dalam proses pengapian. Ketika busi mulai aus atau kotor, percikan api yang dihasilkan tidak sempurna sehingga pembakaran menjadi kurang efisien. Mesin pun bekerja lebih berat untuk menghasilkan tenaga yang sama, sehingga konsumsi bensin lebih boros.

4. Tekanan angin ban rendah

Penyebab mobil boros bensin selanjutnya karena tekanan angin ban yang kurang alias rendah, hal ini membuat permukaan ban lebih menekan ke jalan sehingga menambah hambatan gulir (rolling resistance).

Baca juga :  Audi R26 Resmi Debut, Audi Siap Turun di Balap Formula 1

Akibatnya, mesin perlu bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan. Kondisi ini secara langsung meningkatkan konsumsi bahan bakar, terutama saat berkendara di kecepatan rendah hingga menengah.

5. Beban mobil terlalu berat

penyebab mobil boros bensin

Foto: Superlive

Beban mobil terlalu berat juga bisa menjadi faktor mobil boros bensin. Semakin berat muatan mobil, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin. Hal ini menyebabkan konsumsi BBM meningkat, terutama saat berkendara di tanjakan atau saat berakselerasi.

6. Sistem injeksi/Thorttle body kotor

Sistem injeksi dan throttle body yang kotor dapat mengganggu suplai udara dan bensin ke ruang bakar. Ketidakseimbangan campuran udara–bensin membuat proses pembakaran tidak efisien. Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama, sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.

7. Sensor-sensor bermasalah

penyebab mobil boros bensin

Selanjutnya adalah sensor-sensor yang beramasalah. Sensor-sensor seperti O2 Sensor, MAF, dan MAP memegang peran penting dalam memberikan data ke ECU untuk mengatur campuran udara dan bahan bakar. Jika sensor bermasalah atau kotor, data yang dikirim menjadi tidak akurat. Akibatnya, ECU bisa memasok bensin terlalu banyak yang membuat konsumsi BBM meningkat drastis.

8. Fuel pump bermasalah

Penyebab mobil boros bensin berikutnya adalah fuel pump bermasalah. Tekanan bahan bakar yang bermasalah dapat menyebabkan suplai bensin tidak stabil. Jika tekanan terlalu tinggi, bensin yang masuk ke ruang bakar menjadi berlebih. Jika terlalu rendah, mesin bekerja tidak efisien. Kedua situasi ini membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros dari seharusnya.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x