ETLE Drone dan VTOL Siap Pantau Arus Mudik 2026

22 February 2026 | 10:10 am | Firdaus Ali

Teknologi ETLE Drone dan VTOL (Vertical Take-Off and Landing Unmanned Aerial Vehicle) siap kawal dan pantau arus mudik 2026, khususnya di Tol Fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

“Pengendalian arus akan kami perkuat dengan teknologi, menggunakan VTOL (UAV) dan ETLE Drone yang dapat memantau sepanjang jalur tol maupun arteri,” jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum, seperti dikutip dari laman Korlantas Polri (19/2).

Pemantauan udara difokuskan pada titik strategis, termasuk ruas fungsional di Tol Bocimi yang menghubungkan Parungkuda hingga Karangtengah. Nantinya digunakan untuk menentukan pola rekayasa lalu lintas secara situasional.

Selain itu, rekayasa lalu lintas disiapkan dengan memecah arus kendaraan dari Jakarta menuju Sukabumi serta dari Sukabumi menuju Bogor melalui jalur tol fungsional dan arteri guna mencegah kepadatan di titik rawan.

“Arus yang dari Jakarta menuju ke Sukabumi atau Bogor dari Sukabumi nanti akan kita pecah. Bisa melalui Tol fungsional dan bisa juga melalui Arteri. Dan ini sangat strategis sekali, termasuk juga apabila dimungkinkan pada saat arus balik Tol fungsional akan kita berlakukan. Kami mengimbau khususnya kendaraan sumbu tiga untuk tidak melintas saat mudik dan balik. Kita prioritaskan para pemudik agar perjalanan bisa berjalan aman dan lancar,” terang Irjen Pol Agus.

Teknologi ETLE Drone dan VTOL

Foto: Korlantas Polri

Teknologi ETLE Drone dan VTOL untuk pengawasan dan pemantauan arus mudik di Tol Fungsional Bocimi tentunya bisa menjadi salah satu strategi petugas untuk mengurai kemacetan.

Baca juga :  Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Sudah Dipersiapkan

Irjen Pol Agus menyampaikan bahwa pengoperasian Tol Fungsional Bocimi Seksi 3 dari Parung Kuda hingga Exit Karang Tengah diharapkan mampu mengurangi kepadatan arus lalu lintas dari arah Jakarta. Kendaraan yang menuju Palabuhanratu atau Cibadak dialihkan keluar melalui Exit Tol Parung Kuda (KM 72).

Selain itu, kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Kota Sukabumi diarahkan masuk ke tol fungsional dan keluar di Exit Karang Tengah untuk melanjutkan perjalanan melalui jalan nasional. Skema rekayasa lalu lintas ini memungkinkan pengguna jalan menghindari titik kepadatan yang diperkirakan terjadi di Cibadak.

“Hari ini kami bersama PJU dan Dirlantas Jabar mengecek langsung kesiapan jalur. Kita survei, khususnya Tol Bocimi yang nanti fungsional dari Cibadak menuju Karang Tengah. Jadi sepanjang 5 kilometer ini sangat strategis untuk memecah jalur yang ada di arteri atau nasional, khususnya menghindari dari kemacetan di Pasar Cibadak,” pungkasnya.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x