Kawasaki Ninja 7 Hybrid Debut Perdana Di Jepang

27 October 2023 | 5:26 pm | Rizky Dermawan

Hanya selang beberapa pekan setelah diluncurkan di Eropa, kini Kawasaki Ninja 7 Hybrid debut perdana dalam event Japan Mobility Show 2023 yang tengah berlangsung di Tokyo.

Moge sportbike kelas U-500 cc ini sebenarnya diproyeksikan sebagai produk ekspor untuk pasar kawasan Eropa. Namun penampilannya di JMS 2023 berhasil memukau mata kami juga para generasi muda penyuka sportbike.

Sekencang 1.000 cc

Teknologi yang ditampilkan Kawasaki pada Ninja 7 Hybrid telah berhasil mengggetarkan jagad industri sepeda motor dunia. Untuk pertama kalinya ada motor sport dengan embel-embel hybrid.

Kawasaki berhasil menjembatani dua kutub yang berbeda yakni sepeda berpenggerak motor elektrik dan bermesin motor bakar. Bahkan jika dilihat sepintas dari luar, tak ada yang mengira jika sportbike ini mengusung teknologi hybrid.

Ninja 7 Hybrid dibekali dua sistem penggerak. Mesin parallel-twin DOHC delapan katup 451 cc berpendingin radiator menjadi sistem penggerak utama.

Output tenaga maksimum sebesar 58 hp dikail pada putaran 10.500 rpm. Sedangkan torsi maksimumnya yang sebesar 43,6 Nm dicapai pada putaran menengah yakni 7.500 rpm.

Sebagai sistem penggerak sekunder, Ninja 7 Hybrid menggunakan motor elektrik sinkronus 9 kW berpendingin cairan. Output tenaga sebesar 12 hp bermain di rentang 2.400 – 4.000 rpm. Sedangkan puntiran torsi maksimum yang dihasilkan sebesar 36 Nm yang dicapai pada putaran 2.400 rpm.

Baca juga :  Enam Varian Spesial Mobil Kencang Era 90an di Indonesia

Baterai lithium-ion 48 V jadi sumber pasokan energi listrik untuk motor elektrik penggerak sekunder ini.

Seperti halnya mobil berpenggerak hybrid, demikian pula halnya dengan Ninja 7 Hybrid ini. Performa puncak hasil kombinasi dari kedua sistem penggerak yang diusung cukup menggiurkan. Sekira 68 hp yang dikail pada putaran 10.500 rpm. Serasa ada dorongan dari gigi ketujuh.

Nah, torsi torsi maksimum kombinasinya yang bikin geleng kepala. Tercatat sekira 60,4 Nm yang dicapai pada rpm relatif rendah yakni 2.800 rpm!

Sebagai pengolah output daya dan torsi, sportbike berpengerak hybrid ini memanfaatkan gearbox yang dapat dipilih dalam mode manual atau automatic. Wuiiih… keren. Mirip transmisi kopling ganda manual-matic pada mobil sport modern.

Semudah Motor Pemula

Dilihat dari posturnya, Kawasaki Ninja 7 Hybrid ukurannya tak terlampau bongsor. Ketingian posisi duduk yang sekira 795 mm masuk kategori universal. Bobotnya pun di kisaran 277 kg. Tak terlampau berat.

Dengan demikian, para rider pemula sekalipun dapat dengan mudah dan nyaman mengendarainya. Posisi duduk pun tak terlalu merunduk.

Untuk mengantisipasi pengendaraan di kemacetan lalu lintas dalam kota yang stop and go, terdapat fitur idling stop. Sistem akan menghentikan kinerja mesin secara otomatis saat motor berhenti bergerak, semisal saat di perhentian lampu merah.

Kemudian, fitur Automatic Launch Position Finder (ALPF) secara otomatis akan memindah posisi transmisi ke gigi satu.

Baca juga :  Kunjungi Scomadi di IIMS 2024, Ada Hadiah Dari Pendirinya

Fitur yang paling menarik adalah “Walk Mode”. Ninja 7 Hybrid dapat bergerak merayap dengan kecepatan sangat rendah memanfaatkan sistem penggerak motor elektrik sekunder.

Mode berkendara yang satu ini sangat membantu saat tengah bermanuver di kemacetan lalu lintas. Bahkan dengan fitur ini rider dapat mundur perlahan. Tentunya sangat membantu ketika keluar dari tempat parkir.

5 1 vote
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x