Warna baru kembali hadir di dunia motorsport Indonesia, dengan lahirnya Simpati Woman Rally Team (SWRT). Tim rally ini beranggotakan para pereli wanita berbakat Indonesia, yaitu Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina. SWRT sendiri diinisiasi dan dibentuk oleh Rifat Sungkar, sebagai bentuk komitmennya dalam membuka ruang lebih besar bagi perempuan, untuk berkembang dan berprestasi di dunia rally Indonesia.
Kehadiran SWRT menjadi simbol bahwa kemampuan pereli wanita mampu bersaing dan disejajarkan ,dengan para pereli pria di ajang motorsport Tanah Air. Selama tiga tahun terakhir, Rifat Sungkar juga aktif menjadi mentor bagi Diva Zahra, yang berhasil menunjukkan performa dan prestasi menjanjikan dalam berbagai ajang Sprint Rally nasional. Konsistensi menjadi salah satu dasar utama terbentuknya SWRT, sebagai tim yang memiliki visi besar untuk masa depan motorsport wanita Indonesia.

Terinspirasi Ria Sungkar
SWRT hadir dengan visi menjadi tim rally wanita terbaik di Indonesia, yang terus mampu bersaing dengan pereli lainnya. Sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di dunia otomotif. “Tiga tahun terakhir saya melihat langsung bagaimana perkembangan para pereli wanita ini. Dari situ saya semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia rally. SWRT menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda, agar berani masuk ke dunia motorsport,” jelas Rifat Sungkar.
Keinginan Rifat membentuk sebuah tim reli wanita, terinspirasi dari ibunya sendiri, yakni Ria Sungkar. Sang ibu yang telah berkiprah di dunia reli sejak 1972 itu, dan masih sempat mengikuti ajang reli di tahun 2000-an. Hal ini menjadi contoh nyata bagi Rifat, bahwa wanita Indonesia memiliki banyak kemampuan termasuk berprestasi di ajang motorsport. Pada musim 2026, SWRT akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally pada empat Putaran. Mulai dari Putaran 2 di Jawa Tengah pada 7 Juni 2026, lalu di Putaran 3 Jawa Timur. Dilanjut dengan Putaran 4 di Jawa Tengah, dan Putaran 5 di Jakarta pada 1 November 2026.

Momentum Positif
Dalam mengikuti Kejurnas Sprint Rally 2026, Diva Zahra yang ditemani Reza sebagai navigator, akan turun di Kelas F3 menggunakan Honda Jazz. Sedangkan Larasati didampingi navigator senior Emay Ahmad, yang juga turun di Kelas F3 menggunakan Toyota Ist. Patricia Revalina akan berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan, untuk berkompetisi di Kelas F1 menggunakan Honda Jazz.
SWRT menargetkan menjadi tim pereli wanita terbaik dan mampu tampil kompetitif di ajang rally nasional. Kehadiran SWRT juga diharapkan mampu menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga otomotif Indonesia, khususnya dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi para wanita untuk berkembang dan berprestasi.