Leapmotor D99 Siap Bungkam Denza dan Zeekr di Kelas Premium

7 January 2026 | 4:11 pm | Rizky Dermawan

Brand otomotif Leapmotor merayakan hari jadi yang ke 10 di China. Selama 10 tahun berkiprah, perusahaan rintisan kendaraan listrik ini telah meraih prestasi yang tak kalah dari brand otomotif papan atas.

Di pasar otomotif RRC, Leapmotor pada tahun 2025 tercatat sebagai produsen NEV (New Energy Vehicle) No.1 di antara banyak perusahaan rintisan sejenisnya.

Pada periode Desember 2025, Leapmotor telah sukses menjual sebanyak 60.423 unit kendaraan untuk semua model baik EV maupun hybrid. Bahkan sepanjang tahun 2025 angka penjualannya mencapai 596.555 unit kendaraan untuk pasar domestik RRC dan pasar global. Terjadi peningkatan 103% dibandingkan periode tahun 2024.

Kesuksesan yang dicapai Leapmotor tentu tak terlepas dari dukukan Stelantis Group, raksasa otomotif yang jadi mitra pendukung di bidang teknologi. Bahkan kini Leapmotor telah menggunakan basis platform terbaru yakni LEAP 3.5.

Leapmotor pun menggandeng perusahaan teknologi Qualcomm untuk pemanfaatan platform komputasi kendaraan Snapdragon Cockpit Platform Premium Edition dan Snapdragon Ride Platform Premium Edition.

Lantas, model terbaru apa yang bakal jadi ujung tombak Leapmotor di tahun 2026?

MPV Premium D99

Konsumen kelas menengah atas di China saat ini tengah hype dengan mobil MPV kelas premium berukuran besar. Tak sekadar mewah, tapi juga harus efisien dan hightech.

Baca juga :  Berikut Daftar Jalan Tol Gratis Saat Lebaran 2026

Untuk menjawab trend pasar yang tengah berkembang, Leapmotor memperkenalkan MPV mewah berlabel D99. Rival yang harus dihadapi seperti Xpeng X9 dan Zeekr 009 pun tak kalah mewahnya dannjuga canggih.

Leapmotor D99 tak cuma tersedia dalam versi bertenaga listrik baterai (BEV), tapi juga versi bermesin hybrid REEV (Range Extended Electric Vehicle).

Dari segi tampilan, desain eksteriornya yang simpel dan mengalir diimbuhi gaya semi futuristik di bagian depan. Hidung yang relatif pendek dan kaca depan cukup lebar memberi visibilitas optimal bagi pengemudi.

Lampu depan dan belakang sudah pakai LED dengan desain yang unik dan memberi kesan mewah dan futuristik yang kental.

Handle pintu model retractable yang tersembunyi menyatu dengan bodi memberi kesan dinamis dan praktis. Pilar B dan C yang digelapkan memberi efek visual seolah pilar menyatu dengan kaca samping. Kaca sekeliling kabin pun ukurannya cukup besar sehingga memberi kesan leluasa pada para penumpang. Sayangnya saat ini foto interior masih belum diunggah secara detail. Namun dapat dipastikan kabinnya bakal tampil mewah plus dibekali sejumlah layar monitor digital bagi penumpang di depan dan baris bangku belakang.

Pilih EV Atau REEV?

Tak cuma tersedia dalam versi penyedot listrik baterai (BEV), juga ada versi hybrid REEV yang kini tengah diminati konsumen.

Versi REEV rancang bangunnya sudah pakai platform voltase tinggi 800 Volt. Baterai LFP berdaya 80.3 kWh yang dibekalkan jauh lebih besar dari Zeekr 9X (70 kwh) bahkan Xpeng X9 yang cuma 63.3 kWh. Sebagai generator pengisi daya, motor listrik di poros roda depan terhubung dengan mesin bensin 4-silinder 1.5 liter yang sama seperti model Leapmotor C10.

Baca juga :  Pernyataan Resmi JETOUR Indonesia Soal Jetour T2 Terbakar di Jalan Tol

Dengan mengandalkan energi listrik baterai pada mode EV, jarak jelajahnya mencapai 500 km. Untuk jarak jelajah maksimum dalam mode hybrid saat ini belum diungkap.

Bagi penyuka mobil tanpa asap, ada D99 EV yang sudah pakai platform high voltage 1000 volt! Baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) 115 kWh yang terpasang di sasisnya dipasokk oleh CATL. Jarak jelajahnya mencapai 720 km. Melampaui rival sekelasnya yakni Denza D9 yang baterainya berdaya 103,36 kWh dengan jarak jelajah maksimum 600 km.

Kapan spek detail mobil ini akan diungkap dan kapan bakal mulai resmi dipasarkan? Tunggu kabarnya dalam waktu dekat.

5 2 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x