Motomobinews beserta sejumlah awak media kembali berkesempatan melakukan perjalanan ke China bersama pabrikan otomotif Build Your Dream (BYD) Company Limited.

Lokasi yang dituju kali ini adalah sirkuit uji kendaraan terpadu milik BYD yang berlokasi di wilayah Zhengzhou, Provinsi Henan, China. Seperti apa fasilitas uji yang dimiliki pabrikan otomotif raksasa ini?
Fasilitas Super Lengkap
Saat tiba di lokasi, kami sangat takjub. Tak cuma sangat megah dan besar, tapi juga super lengkap. Sirkuit All-Terrain milik BYD yang dibangun sejak tahun 2023 tersebut diresmikan pada 14 Agustus 2025. Sirkuit uji ini merupakan salah satu yang terlengkap dan pertama ada di China.

Tempat ini merupakan kebanggaan BYD dan salah satu bagian strategi jangka panjang, Tak heran jika BYD menggelontorkan dana investasi 5 hingga miliar yuan (sekira Rp 12 trilyun) guna membangun tempat ini. Jelas ini bukanlah proyek monumental semata.
Ya, ini adalah fasilitas terpadu super lengkap yang dirancang khusus untuk uji kendaraan elektrifikasi energi baru (New Energy Vehicle/NEV) yang diproduksi BYD, baik mobil listrik maupun hybrid.

Tempat ini terbagi dalam sejumlah zona yang masing-masing disesuaikan untuk fungsi spesifik. Mulai dari trek balap, taman off-road, lingkaran gesekan rendah, hingga bukit pasir dalam ruangan.
BYD Yangwang U9 Memang Sadis!
Zona pertama yang diperkenalkan adalah lintasan balap. Total panjang treknya sekitar 1,7 km (1.758 meter) lengkap dengan jalur lurus sepanjang 550 meter, dan sembilan model tikungan. Di tempat inilah uji dinamika berkendara dilakukan, termasuk uji suspensi, performa, dan handling kemudi.

Di sirkuit balap ini kami mencicipi salah satu mobil BYD yang bikin kami penasaran yakni Yangwang U9. Akselerasi 0-100 km/jam cuma waktu butuh sekitar 2.3 detik. Cuma satu tarikan nafas… tembus 100 km/jam!
Saat di trek lurus, supercar bertenaga listrik ini sebenarnya mampu melesat kencang. Tapi pada sesi perkenalan di sirkuit uji BYD, kecepatan dibatasi hingga 170 km/jam demi keselamatan berkendara. Padahal top speed ‘normalnya’ 329 km/jam di jalan raya dan bisa tembus 372 km/jam di sirkuit oval. Versi U9 Xtreme bahkan bisa tembus 496 km/jam!

Meskipun kami tak bisa terlalu ngebut, mobil ini tetap asyik saat diajak manuver masuk dan keluar tikungan. Rahasianya, teknologi suspensi DiSus-X System yang membuat BYD Yangwang U9 bisa sigap bermanuver bahkan ‘berjoget’. Anda tak akan percaya sebelum melihat sendiri. BYD Yangwang U9 pun demonstrasi unjuk kemampuan manuver “Tank Turn”. Berkat torsinya yang melimpah pada roda belakang, buritan Yangwang U9 mampu berjoget mirip tank saat hendak belok atau putar balik!

Respon kemudinya gesit dan presisi berkat sistem intelejensia canggih yang ada pada DiSus-X System. Kami akui, supercar EV yang satu ini sensasinya memang tak kalah menyenangkan bila dibandingkan supercar bermesin twin-turbo. Bikin kami ketagihan.
Harga jual saat peluncuran perdana 1,68 juta yuan (sekitar Rp3,6 miliar) dan peminatnya sangat banyak. Harganya sangat sepadan dengan kemampuan dan teknologi yang ada pada supercar listrik ini.

Oh ya, di sirkuit juga ada zona uji Kick-Plate dengan permukaan semen basah yang dipoles untuk mensimulasikan kondisi jalan yang licin. Terdapat pula pelat hisap yang dapat digerakkan untuk mensimulasikan hilangnya kendali akibat slip roda. Simulasi ini memungkinkan pengemudi merasakan situasi darurat yang kemungkinan terjadi di jalan dalam lingkungan uji yang terkontrol.
Yangwang U8 Ala Tank Amphibi
Fasilitas berikutnya adalah Taman Off-Road. Kali ini kami menggunakan BYD Denza B5 untuk mencoba simulasi rintangan yang ada di trek tersebut. Mobil ini dibekali sederet fitur penunjang kemampuan melintasi trek off-road, baik saat menanjak maupun menuruni bukit. Ini baru permulaan…

Kami sekali lagi dibikin takjub oleh fasilitas ini. Ada satu hanggar besar yang dilengkapi gundukan pasir dengan ketinggian jatuh vertikal 29,6 meter dan sudut kemiringannya 28 derajat. Nah, bisa dilhat betapa besar hanggar yang khusus dibangun untuk uji off-road ini.
Perihal mengapa uji tanjakan harus berada dalam ruang tertutup, alasannya untuk menghindari bidikan kamera mata-mata dan paparazzi yang mengintai saat sedang uji mobil prototype. Selain itu, hasil uji di tempat ini bisa segera ditindaklanjuti oleh para ahli dan teknisi di pusat riset BYD. Jauh lebih efektif dibandingkan melakukan pengujian di alam terbuka yang jauh dari pusat riset.

Kami pun secara eksklusif berkesempatan merasakan ketangguhan dari Yangwang U8 Hybrid untuk melibas bukit pasir dalam ruangan ini.
Oh ya, trek uji tanjakan bukit pasir dalam hanggar ini telah disertifikasi oleh Guinness World Records sebagai fasilitas pendakian bukit pasir tertinggi dan terbesar untuk pengujian mobil. Sebanyak 6.200 ton pasir ditimbun dalam hanggar untuk meniru trek bukit pasir di Gurun Alxa (atau Alashan). Sadiiiis!

Ada lagi area uji kemampuan off-road yang lainnya, yakni kolam dangkal penyeberangan air sepanjang 70 meter. Di sisi tepi bawah kolam terdapat kaca berukuran lebar untuk observasi. Tim penguji bisa melihat langsung kondisi mobil saat masuk ke dalam kolam.
Kolam uji ketahanan rendam air ini awalnya memang dirancang khusus untuk Yangwang U8. Melalui kaca observasi bawah air, kami dapat menyaksikan kendaraan tersebut dengan mudah bermanuver maju, berbelok, atau mundur di dalam air. Rancang bangun mobil SUV PHEV ini nampaknya mengadopsi kemampuan amphibi dari kendaraan militer.

Tak cuma bisa menerabas air, tapi juga bisa mengapung sementara dengan kedalaman air hingga 1 meter. Ternyata, Yangwang U8 memang dilengkapi mode berkendara di air.
SUV premium 7-seater ini bahkan juga bisa melakukan manuver “Tank Turn” yang sama seperti Yangwang U9. Ya, berputar 360° dalam satu poros dengan sempurna. Aksi manuvernya tak kalah dari mobil drift.
Sirkuit Untuk Masa Depan Otomotif China
Sirkuit All-Terrain milik BYD yang berlokasi di wilayah Zhengzhou ini bulan sekadar lokasi uji kendaraan terpadu. Akan tetapi tempat ini adalah bagian dari visi masa depan BYD di kancah otomotif global. Sirkuit terpadu ini mewakili penataan ulang paradigma dan pengalaman berkendara NEV (kendaraan energi baru) di masa depan.

Hal tersebut senada dengan yang diungkap oleh Presiden Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF) Guojun Zhan. Ia mengatakan bahwa sirkuit BYD akan mempercepat profesionalisasi acara balap NEV China dan membentuk kembali budaya otomotif China ke era baru.
BYD bersama dengan Federasi Olahraga Otomotif dan Sepeda Motor China (CAMF) secara resmi mengumumkan kerjasama “Skema Lintasan Baru”.

Kemitraan ini bertujuan memperkenalkan budaya balap (mototsport) kepada lebih banyak orang di China. BYD menargetkan jumlah pecinta dan pelaku kegiatan balap bisa meningkat hingga mencapai 1 juta orang, khususnya pembalap muda.
Kerjasama yang terjalin antara BYD dan CAMF antara lain membina 100 pembalap profesional. Sirkuit BYD menjadi salah satu lokasi pembibitan para pembalap muda.

Dengan berbagai ragam teknologi mutakhir, fasilitas profesional, dan skenario ekstrem yang nyata, BYD berupaya untuk mendobrak batasan yang selama ini ada pada NEV.
BYD meyakini jika di masa mendatang, dunia akan didominasi oleh jenis kendaraan NEV. Oleh sebab itu, fasilitas ini dibangun sebagai persiapan menuju era kendaraan bebas emisi gas buang yang tinggal menghitung tahun. Sebuah pengalaman yang sangat mengesankan bagi kami bisa mendapat pengalaman berkunjung ke sirkuit All-Terrain yang jumlahnya tak banyak di dunia.