Bentley R-Type Continental Berawal Dari Bahan Studi

1 March 2023 | 5:19 pm | Aldi Prihaditama

Sebelum perang dunia kedua (PD II) terjadi, pernah ada sepasang mobil istimewa yang dibuat sebagai bahan studi dan akhirnya berhasil menentukan masa depan Bentley. Kedua mobil tersebut ialah Embiricos Bentley dan Embiricos Corniche, yang memiliki desain bodi yang streamline serta diklaim mampu melesat kencang di jalan raya dengan mudah.

Seseorang yang amat memperhatikan semua aspek desain dari kedua mobil tersebut adalah Ivan Evernden, Chief Project Engineer, Rolls-Royce. Meski ia seorang staf yang telah lama mengabdi untuk Rolls-Royce, ia terinspirasi untuk membedakan Bentley dengan Rolls-Royce.

Target 190 km/jam

Usai PD II, Evenrden dibantu oleh John Blatchey, Chief of Styling Department di Rolls-Royce, menggambar sketsa bodi mobil yang berdimensi rendah, panjang, dan indah. Posisi radiatornya pun sedikit miring ke belakang, sehingga tidak bersudut vertikal. Sudut posisi kaca depan pun direbahkan dan garis bodi fastback. Fender belakangnya juga dilengkapi sirip yang berfungsi menjaga stabilitas saat melaju kencang.

Mereka akhirnya menuangkan sketsa rancangan ke dalam bentuk model fisik dan langsung di uji pada fasilitas terowongan angin milik divisi mesin pesawat Rolls-Royce, di Hucknall, Nottinghamshire, oleh Milford Read, asisten Evernden. Diestimasikan bahwa kecepatan udara yang dihasilkan dari terowongan angin tersebut mencapai 190 km/jam.

Pemangkasan bobot

Rancangan terakhir difinalisasi oleh Stanley Watts dari perusahaan karoseri H. J. Mulliner & Co. dan diputuskan untuk menggunakan konstruksi bodi yang berbobot ringan. Perusahaan karoseri H. J. Mulliner & Co. dipercaya untuk membuat bodi. Untuk menekan bobot kendaraan, maka bodinya menggunakan alumunium. Chassis Bentley R-Type digunakan untuk menjadi basis Bentley coupé ini. Atas nama pemangkasan bobot keseluruhan, Bentley pun sengaja tidak memasang perangkat radio.

Baca juga :  Begini Cara Kerja Teknologi Baru di Yamaha NMAX TURBO

Bobot menjadi faktor utama yang amat kritis. Ban yang mampu menopang bobot mobil seberat 2 ton dan mampu digunakan secara aman hingga kecepatan di atas 180 km/jam, belum tersedia di awal tahun 1950an. Dengan kalkulasi akurat antara kombinasi bobot dan kecepatan, diputuskan bahwa ban Dunlop Medium Distance Track merupakan produk yang tepat bagi mobil ini.

Urusan sumber tenaga, digunakan mesin Bentley 6 silinder 4.6 liter milik R-Type yang telah mengalami penyempurnaan, termasuk penggunakaan sepasang karburator SU. Sehingga tenaganya meningkat dari 140 hp menjadi 153 hp. Agar akselerasinya semakin gesit, maka perbandingan gigi akhir pun menggunakan rasio tinggi.

Semua kerja keras yang dilakukan untuk mengembangkan Bentley R-Type versi grand tourer, terbayarkan pada bulan September 1951, di sirkuit Lautodrome de Linas-Montlhéry, dekat kota Paris, Prancis. Bentley tersebut membukukan kecepatan rata-rata 190 km/jam dalam lima putaran sirkuit.

Nyaris gagal dibuat

Usai uji coba tersebut, prototipe Bentley grand tourer menjadi proyek yang dianggap tidak terlalu resmi. Namun berkat bantuan dari beberapa rekanan perusahaan dan dealer di luar Inggris, Evernden tetap menyakinkan dewan direksi bahwa tetap ada potensi pasar untuk Bentley grand tourer.

Bentley R-Type Continental versi produksi memiliki beberapa perbedaan dengan versi prototipe. Mulai dari kaca depan one-piece, atap yang sedikit lebih rendah, dan bentuk fender belakang yang direvisi. Hasilnya pun sesuai perkiraan, pesanan pun datang dari segala penjuru dunia, meskipun mobil ini dibanderol dengan harga £6.928 di tahun 1952.

Baca juga :  Baterai Aegis 'Short Blade' Diklaim Lebih Tangguh

Tak hanya eksterior saja yang menawan, namun kenyamanan interior juga menjadi keunggulan yang masih dikagumi hingga saat ini. Hamparan material kulit di interior pun berpadu dengan material kayu burr walnut pada dashboard. Jok depannya mungkin terkesan sederhana, namun begitu tubuh mendapat posisi yang optimal saat duduk, tingkat kenyamanannya setara dengan Bentley modern.

Menyusul kemudian ialah penggunaan mesin yang berkapasitas lebih besar, yakni 4.9 liter dengan sedikit ada peningkatan tenaga hingga 178 hp. Di akhir produksinya, tak kurang dari 208 unit Bentley R-Type Continental berhasil dibuat.

0 0 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x