Sensasi Kenyamanan Tiga Hybrid e:HEV Honda Menuju Surabaya

29 August 2025 | 1:12 pm | Rizky Dermawan

PT Honda Prospect Motor (HPM) menggelar perjalanan bertajuk ‘Your Journey Media Trip’ dari Jakarta menuju Surabaya pada 26-28 Agustus 2025.

Dalam perjalanan lebih dari 700 kilometer ini kami dan para awak media berkesempatan untuk merasakan sensasi tiga mobil hybrid Honda, yakni CRV RS e:HEV, HR-V RS e:HEV, dan Step WGN e:HEV.

Teknologi e:HEV

Ketiga mobil yang kami kendarai dibekali teknologi hybrid e:HEV dengan konsep electric first. Pada sistem hybrid ini motor listrik justru berfungsi sebagai penggerak primer roda. Sedangkan mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator sumber daya sekunder yang aktif bilamana sedang dibutuhkan sekaligus pengisi daya listrik baterai. Penyaluran daya serta torsi ke roda dihandle oleh transmisi electric CVT yang dipadukan dengan kopling penyelaras kinerja mesin dan motor listrik.

Mobil hybrid yang umum beredar saat ini di pasaran memanfaatkan mesin bermotor bakar sebagai sumber daya dan penggerak utama yang terhubung langsung ke poros roda. Sedangkan motor listrik berfungsi sebagai modul tambahan pemberi suplemen daya extra.

Kinerja sistem hybrid e:HEV Honda terdiri dari sejumlah mode berkendara sesuai kondisi dan kebutuhan.

1. EV Drive Mode (Mode Berkendara Listrik)

Saat mobil pertama kali dinyalakan dan bergerak pada kecepatan rendah, mode EV Drive akan aktif. Pada mode ini, mobil digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik yang menggunakan energi dari baterai. Pengendaraan halus dan senyap, tanpa ada emisi gas buang maupun konsumsi BBM.

2. Engine Drive Mode (Mode Mesin Bensin)

Ketika Anda menambah akselerasi untuk mendapatkan kecepatan yang lebih tinggi dan akselerasi lebih cepat, sistem e:HEV secara otomatis akan mengaktifkan mesin bensin Atkinson-cycle untuk memberikan suplemen tenaga extra. Pada mode ini performa tenaga yang dihasilkan lebih dari cukup, namun konsumsi BBM tetap irit dan efisien.

3. Hybrid Drive Mode (Mode Berkendara Hybrid)

Saat tengah mengemudi dengan kecepatan sedang hingga tinggi secara konstan seperti di jalan tol, sistem akan beralih ke mode Hybrid Drive. Pada mode ini, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama untuk memberikan output performa yang optimal dengan konsumsi BBM yang tetap efisien.

Baca juga :  Test Drive BYD Atto 1 Dari Jogja ke Solo dan Finish di Semarang

Ketika mobil mencapai kecepatan tinggi yang konstan untuk jangka waktu cukup lama dan trek yang panjang, sistem e:HEV akan kembali menggunakan mesin bensin sebagai sumber tenaga utama. Kinerja mesin juga sekaligus berfungsi mengisi daya listrik baterai.

4. Regenerative Braking Mode (Mode Pengereman Regeneratif)

Ketika Anda mengurangi kecepatan atau melakukan pengereman, energi kinetik yang dihasilkan oleh kendaraan akan dikonversi menjadi energi listrik dan disimpan kembali ke dalam baterai. Proses ini dikenal sebagai regenerative braking. Mode ini membantu menjaga kapasitas daya pada baterai tetap terisi sehingga Anda dapat menggunakan lebih banyak daya listrik saat berkendara.

Jadi jelas bahwa teknologi e:HEV yang digunakan Honda berbeda dari teknologi hybrid generasi terdahulu. Teknologi e:HEV terbaru ini dikatakan memiliki konsumsi BBM yang sangat ekonomis tanpa mengebiri sektor performa. Bahkan output tenaga yang dihasilkan justru relatif lebih besar dan torsinya pun lebih responsif.

Beda Model, Beda Rasa

Ketiga model mobil yang kami gunakan pada perjalanan kali ini masing-masing punya karakter dan keunggulan yang berbeda.

Bagi penyuka mobil SUV yang punya kesan tangguh dan bertenaga namun tetap tampil mewah, pilihannya adalah Honda CR-V RS e:HEV. Jika Anda suka model medium SUV bergaya stylish dan sporty dengan karakter pengendaraan yang gesit serta lincah, tentu pilihannya adalah New Honda HR-V RS e:HEV.

Nah, bagi yang butuh mobil harian keluarga  ideal dengan desain MPV nan trendy serta membawa pada nostalgia mobil wagon, maka jawabannya adalah STEP WGN e:HEV. Model MPV terbaru Honda ini menawarkan kenyamanan berkendara serta fleksibilitas dengan fitur yang paripurna.

Communication Strategy Sub-Division Head PT HPM, Yulian Karfili mengatakan, melalui perjalanan ini, Honda ingin menunjukkan secara langsung bagaimana teknologi e:HEV bekerja untuk berbagai kebutuhan. Konsep hybrid pada lini Honda bukan cuma soal irit BBM, tapi menyenangkan untuk dikendarai.

Baca juga :  5 Tips Memanaskan Mobil Hybrid, Hindari Idle Terlalu Lama!

“Walau punya karakter yang berbeda, namun semua mobil hybrid Honda punya kesamaan yaitu menghadirkan sensasi kenyamanan serta kenikmatan berkendara yang sesungguhnya,” kata Yulian Karfili, yang akrab disapa Arfi saat di Surabaya, Rabu (27/8).

HR-V RS e:HEV Lincah Dan Gesit

Perjalanan dari Jakarta, kami sudah harus berjibaku dengan arus lalu lintas ruas tol Jakarta–Cikampek yang padat di pagi hari. Namun respon tenaga instant dari motor listrik New HR-V RS e:HEV menyuguhkan akselerasi yang gesit dan ringan saat kami bermanuver serta lincah berpindah jalur.

Di trek menantang yang penuh tanjakan, turunan, dan tikungan, HR-V e:HEV tetap lincah. Berkat fitur Lane Keeping Assist System, stabilitas berkendara di tikungan maupun bermanuver di jalan berkelok tetap terjaga.

Salah satu fitur penunjang berkendara yang dibekalkan yakni Paddle Shift Deceleration memudahkan pengemudi saat deselerasi. Kaki jadi tidak lekas lelah karena tak perlu sering menginjak pedal rem di kondisi lalu lintas stop and go. Berkendara di lalu lintas padat merayap jadi lebih nyaman dan santai.

STEP WGN e:HEV Mobil Idaman Keluarga Ideal

Rasa penasaran kami terobati jua akhirnya saat berkesempatan untuk mencoba Honda Step Wgn e:HEV. MPV ideal untuk kebutuhan pengendaraan harian keluarga.

Kabinnya yang lapang dengan konfigurasi 7-seater memang sangat nyaman dan fleksibel. Bagai perpaduan wagon Honda Odyssey yang super nyaman dan mewah plus karakter Honda Freed yang praktis serta fungsional.

Ruang penyimpanan yang cukup banyak membuat barang bawaan dapat ditata rapi dengan praktis. Kenyamanan penumpang saat duduk pun tak terganggu. Ditambah lagi dengan aneka ragam fitur fungsional yang jumlahnya pun amat sangat banyak. Honda Step Wgn e:HEV benar-benar mobil idaman keluarga yang ideal.

CR-V RS e:HEV Tangguh Di Trek Panjang Maupun Berkelok

Beda lagi sensasinya saat kami mencoba All New CR-V RS e:HEV. Di trek panjang dan lurus, mesin 2.0L Atkinson-cycle plus motor listrik beroutput daya besar menghadirkan performa yang seolah tanpa jeda.

Baca juga :  Polestar 3 Pecahkan Rekor Dunia Baru!

Berkat fitur Adaptive Cruise Control dari sistem bantu berkendara ADAS terpadu Honda Sensing, laju di trek lurus lebih stabil sehingga pengemudi tidak cepat lelah.

Kestabilan berkendara khas SUV berbodi besar sangat kami rasakan ketika melintasi jalan berkelok. Kinerja sistem hybrid yang memadukan performa mesin dan motor listrik membuat CR-V tetap bertenaga di saat melintasi tanjakan.

Welcome To Surabaya

Perjalanan panjang pun tuntas sudah saat rombongan tiba di Surabaya. Sepanjang perjalanan ketiga mobil berteknologi hybrid ini menawarkan sensasi berkendara serta karakter yang berbeda-beda.

Teknologi  e:HEV Honda pun terbukti punya konsumsi BBM yang sangat efisien. Kami baru mengisi BBM setelah menempuh rute perjalanan lebih dari 700 km. Tentunya kami tetap menerapkan metoda eco driving. Tapi  sesekali kami sedikit ‘keluar main’ untuk bisa lebih leluasa dalam mengeksplore performa.

Dari data yang tertera pada layar MID, Honda Step Wgn e:HEV sedikit bikin kami takjub. Pasalnya, catatan konsumsi BBM-nya paling irit yakni rata-rata 16,1 km/liter. Honda CR-V RS e:HEV walau punya bodi bongsor, namun konsumsi BBM-nya cukup irit juga yakni 17,5 km/liter. Sedangkan Honda HR-V RS e:HEV mencatatkan rata-rata konsumsi BBM di angka 19,4 km/liter. Untuk yang satu ini kami bisa maklum. Performanya yang greget bikin ketagihan untuk selalu tancap gas dan melesat kencang.

Oh ya, PT Honda Prospect Motor (HPM) memberikan garansi khusus untuk baterai pada lini model mobil Honda berteknologi hybrid e:HEV.

Garansi khusus baterai tegangan tinggi (High Voltage Battery) pada model e:HEV berlaku selama 8 tahun atau 160.000 kilometer (mana yang tercapai lebih dulu). Jaminan garansi tentu akan memberi ketenangan bagi pengguna. Tak perlu khawatir mengenai usia dan perawatan baterai hybrid. Namun untuk menjaga garansi ini tetap berlaku, para pemilik kendaraan wajib melakukan servis rutin sesuai dengan jadwal yang tertera pada buku pedoman pemilik. Nah, jadi tak perlu ragu lagi untuk memilih mobil hybrid berteknologi e:HEV dari Honda.

5 2 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x