Honda dan IBM Kerjasama Buat Riset Cip Semikonduktor

Honda dan IBM mengumumkan penandatanganan kerjasama untuk penelitian bersama jangka panjang, serta pengembangan teknologi komputer generasi mendatang. Hal tersebut diperlukan untuk menghasilkan kemampuan proses, konsumsi daya, dan kompleksitas desain untuk kendaraan di masa depan.

Penerapan teknologi intelijen artifisial/AI diperkirakan akan meningkat pesat pada tahun 2030 dan seterusnya, sehingga menciptakan peluang baru untuk pengembangan perangkat lunak. Honda dan IBM mengantisipasi bahwa perangkat lunak bakal mengalami peningkatan yang lebih kompleks. Baik dari sisi desain, kinerja pemrosesan, dan konsumsi daya semikonduktor dibandingkan dengan produk mobilitas konvensional.

Untuk mewujudkan perangkat lunak baru, sangat penting untuk mengembangkan kemampuan dalam penelitian dan pengembangan teknologi untuk generasi mendatang. Berdasarkan pemahaman ini, kedua perusahaan mempertimbangkan penelitian dan pengembangan bersama untuk waktu jangka panjang.

Nota kesepahaman kedua belah pihak menguraikan bidang-bidang penelitian bersama yang potensial mengenai teknologi khusus seperti komputasi semikonduktor dan teknologi chiplet. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja pemrosesan sekaligus pada saat bersamaan dapat mengurangi penggunaan daya.

Optimalisasi perangkat keras dan perangkat lunak penting untuk memastikan kinerja serta waktu pemasaran yang cepat. Untuk mencapai hal tersebut, kedua perusahaan juga berencana untuk mengeksplorasi solusi perangkat lunak yang terbuka dan fleksibel. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan akan berupaya mewujudkan perangkat lunak yang yang lebih canggih lagi, serta kinerja yang hemat daya.

Centrepark Perkenalkan Inovasi Parkir Berbasis AI

Faktor keamanan dan kenyamanan parkir kendaraan, tanpa disadari, turut menentukan pengalaman dan kepuasan masyarakat ketika berkunjung ke pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, perkantoran, dan sebagainya.

Rasa aman konsumen bisa ditentukan dari cara pengelola pusat keramaian memastikan kendaraan yang dititipkan pengunjung tidak mengalami kerusakan atau bahkan kehilangan. Sedangkan upaya menjaga kenyamanan konsumen bisa dilakukan dengan merancang skema dan alur perparkiran yang sederhana dan efisien. Baik dalam hal pengaturan lalu lintas di area parkir, maupun dalam proses transaksinya.

Perusahaan penyedia teknologi dan layanan perparkiran PT Centrepark Citra Corpora (Centre Park), melalui anak perusahaannya, Alfabeta, memperkenalkan solusi untuk meningkatkan pengalaman parkir konsumen. Solusi tersebut bernama License Plate Recognition (LPR) yang berbasis pembelajaran mesin (machine learning) dan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Terus dikembangkan dan disempurnakan

Sejak dikembangkan lima tahun lalu, teknologi LPR Alfabeta ini terus dikembangkan dan disempurnakan. Dari semula hanya sebagai sistem untuk mengenali pelat nomor kendaraan di area parkir, teknologi ini kini berhasil meningkatkan efisiensi perparkiran.

“Pengguna akan mendapatkan pengalaman yang lebih efisien, tidak perlu mengantre lama, baik di pintu masuk maupun keluar area,” kata Charles Oentomo, Chief Executive Officer Centre Park.

Sistem pendeteksi pelat nomor berbasis kecerdasan buatan tersebut juga akan meningkatkan faktor keamanan parkir. Pemilik kendaraan akan merasa lebih aman saat meninggalkan kendaraannya, karena setiap kendaraan yang masuk dan keluar area parkir akan diverifikasi.

Prosesnya tak hanya meliputi kecocokan pelat nomor, tapi juga jenis kendaraan, merek kendaraan, hingga warna kendaraan. Karena berbasis AI, prosesnya juga dilakukan secara cepat, jadi tidak terjadi antrean di gerbang masuk maupun keluar area parkir.

Teknologi LPR ini didukung oleh teknologi control processing unit (CPU) yang lebih sederhana dan ekonomis. Dengan keunggulan itu, teknologi LPR Centrepark bisa diterapkan di semua jenis kamera pemantau (CCTV) dan bersifat plug and play tanpa perlu penambahan alat lain.

Ada aplikasi Parkee

Kemampuan LPR juga tak hanya mendeteksi identitas kendaraan dan mempercepat proses transaksi di gerbang area parkir. Tim Alfabeta tengah mengembangkan fitur lokasi, di mana nantinya pengguna yang menggunakan aplikasi Parkee bisa mengetahui lokasi kendaraannya. Fitur ini akan sangat bermanfaat diterapkan di kawasan parkir gedung bertingkat.

Dalam aplikasi Parkee terdapat fitur pembayaran yang lebih simpel dan mudah, serta pemesanan area parkir di lokasi yang telah mendukung.

Dari sisi pengelola gedung, pemanfaatan teknologi LPR yang dikembangkan Centrepark bakal memberi nilai tambah lainnya. Misalnya, perekaman data yang lebih baik dan akurat, sehingga manajemen gedung bisa menganalisa tren traffic kendaraan  hingga mengetahui data jenis kendaraan yang parkir.

Inovasi yang ditawarkan Centrepark ini diharapkan bisa meningkatkan pengalaman parkir terbaik bagi masyarakat, sekaligus memberikan berbagai keuntungan bagi pengelola gedung. Sebagai sebuah perusahaan asli Indonesia, Centrepark akan terus melakukan inovasi untuk mendukung kemajuan industri perparkiran di Tanah Air.