Jaecoo Boyong Semua Varian di GJAW 2025

Pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 resmi dihelat di ICE BSD, Tangerang dan berlangsung selama 21-30 November 2025. Event ini jadi momen penting bagi Jaecoo untuk bisa lebih dikenal di tengah kalangan masyarakat Indonesia.

Brand otomotif asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Chery Group ini memiliki visi dan komitmen jangka panjang untuk dapat berkiprah di pasar otomotif Indonesia. Hal tersebut dibuktikan oleh Jaecoo yang sudah melakukan perakitan secara lokal lini SUV J7 dan J8, serta J5 EV di Bekasi, Jawa Barat.

Jelang gelaran GJAW 2025, beredar info bocoran produk baru yang akan diboyong Jaecoo ke Indonesia. Mobil tersebut adalah kategori NEV (New Energy Vehicle). Dugaan pun muncul bahwa model yang akan muncul berteknologi ramah lingkungan. Mulai dari mobil hybrid, Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), atau mobil listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle).

Ternyata mobil kejutan yang diboyong ke GJAW 2025 adalah J8 versi rally offroad yang akan berlaga di kejuaraan Indonesia Rally Raid Adventure (IRRA) pada 3-6 Desember 2025 mendatang. Tak hanya tampil garang ala mobil rally, sekujur body pun masih penuh noda lumpur dan tanah saat uji performa di trek offroad. Sangaaar!

“Ini akan jadi mobil plug in hybrid pertama di Indonesia yang turun di medan rally,” kata Ryan Ferdian Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia.

J5 EV Jadi Primadona

Mobil listrik terbaru Jaecoo yakni J5 EV yang diluncurkan pada 3 November 2025 telah membukukan pemesanan melampaui 6.000 unit hanya dalam waktu dua pekan!

Melihat trend permintaan yang sangat kuat, Jaecoo Indonesia pun mempertahankan harga spesial mulai Rp 249,9 juta untuk tipe Standard dan Rp 299,9 juta untuk tipe Premium selama gelaran GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Harga spesial ini berlaku bagi 1.000 pemesanan pertama selama event GJAW 2025.

Tingginya antusiasme konsumen terlihat dari peningkatan permintaan test drive pada sejumlah dealer Jaecoo Indonesia.

Untuk model mobil lainnya Jaecoo telah mulai mengirimkan unit pesanan kepada para konsumen. Dengan perakitan secara lokal, Jaecoo optimis pengiriman berjalan sesuai jadwal dan urutan antrean pemesanan. Selain itu, Jaecoo menjanjikan 10.000 pemesan pertama selama GJAW 2025 akan menerima unit paling lambat Februari 2026.

Para pengunjung GJAW 2025 ternyata juga sangat antusias pada lini mobil hybrid. Jaecoo J7 SHS yang sukses menjalani uji coba ribuan kilometer di Afrika Selatan dan China dipasarkan mulai Rp 499,9 juta.

SUV premium J8 SHS ARDIS yang mencatat rekor MURI dengan jarak tempuh 1.660 km dalam satu kali pengisian daya baterai dan BBM pun jadi magnet pemikat pengunjung di booth Jaecoo.

Untuk mendukung pelayanan kepada para konsumen, Jaecoo saat ini telah mengoperasikan 25 dealer berstatus 3S (Sales, Service, and Spareparts) berstandar global di berbagai wilayah Indonesia. Pada tahun 2026 ditargetkan akan ada sebanyak 80 dealer Jaecoo yang beroperasi.

Perluasan jaringan dealer ini ditujukan agar konsumen lebih mudah mengakses layanan purna jual, suku cadang, dan pengiriman unit di berbagai daerah.

Selama event GJAW 2025, Jaecoo hadir dengan beragam program penjualan yang menarik antara lain harga khusus, paket pembiayaan kredit, test drive, serta promo lain yang hanya berlaku selama pameran.

Berikut daftar harga produk Jaecoo periode November 2025:

J5 EV
Standard: Rp 249,9 juta
Premium: Rp 299,9 juta

(Berlaku untuk 1.000 pemesanan pertama selama event GJAW 2025)

J7
AWD: Rp 549,9 juta
SHS: Rp 499,9 juta

J8
Ardis SHS: Rp 818,8 juta
Ardis: Rp 689,9 juta

(Harga on the road Jakarta)

Jaecoo J5 EV Resmi Dipasarkan Mulai Dari Rp 350 Jutaan

Setelah menghadirkan J8 ARDIS dan J8 SHS ARDIS serta debut J7 SHS Discover, Jaecoo Indonesia kembali meluncurkan mobil listrik terbaru mereka, J5 EV, di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Peluncuran J5 EV melengkapi rangkaian besar peluncuran Jaecoo di GIIAS 2025.

Kehadiran deretan mobil terbaru di GIIAS 2025 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Jaecoo di Indonesia. Jaecoo berambisi untuk menghadirkan SUV yang lebih cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh bagi para penjelajah modern.

Mobil listrik Jaecoo J5 EV sempat tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, namun saat itu masih prototipe. Basis desain yang digunakan adalah Jaecoo J5 versi bermesin bensin.

“Kehadiran J5 EV di GIIAS 2025 menjadi tonggak penting bagi Jaecoo, tidak hanya karena ini adalah langkah awal kami di segmen SUV listrik murni, tapi juga sebagai bagian dari pameran lini produk Jaecoo yang paling lengkap untuk pasar Indonesia sejauh ini,” buka Max Zhou, Country Director Jaecoo Indonesia, dalam keterangan resminya.

Postur bodi SUV bertenaga listrik baterai ini identik dengan varian bensinnya, dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm serta jarak wheelbase 2.620 mm.

Kemampuan melintasi medan off road ditunjang dengan sudut masuk 20 derajat dan sudut keluar 30 derajat. Trek dengan permukaan batu terjal maupun rintangan kubangan air dapat dilintasi dengan mudah.

Kenyamanan dan stabilitas berkendara di jalan raya maupun trek off road ditunjang dengan suspensi MacPherson strut (depan) dan sistem multi-link (belakang). Tak perlu ragu melintasi berbagai kondisi jalan, berkendara akan tetap terasa nyaman.

Oh ya, Jaecoo J5 EV yang dipasarkan di Indonesia bukan lagi versi setir kiri, tapi sudah versi setir kanan. Desain eksterior bergaya modern dan semi futuristik terlihat dari siluet bodi yang tegas dan aerodinamis.

Performa Mumpuni

Jaecoo J5 EV dibekali satu motor elektrik penggerak roda depan berdaya 67 kW (89,8 HP) dengan output maksimum mencapai 155 kW (207 HP) pada putaran 18.000 rpm. Torsi puncak mencapai 288 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam yang dicapai dalam waktu 7,7 detik terbilang lumayan cepat.

Pasokan daya listrik bersumber dari baterai berdaya 60,9 kWh. Pada kondisi pengisian daya penuh, jarak jelajah J5 EV mampu mencapai hingga 400 km (standar WLTC) atau 470 km (standar NEDC). Konsumsi daya listriknya di angka 16.6 kWh per 100 kilometer atau 6 kilometer per kWh. Cukup efisien.

Compact SUV EV ini sudah dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya cepat (fast charging). Dengan perangkat fast charger DC, pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya butuh waktu 27 menit. Cukup cepat dan efisien. Sangat cocok bagi pengguna di kawasan perkotaan yang butuh efisiensi waktu cukup tinggi.

Perihal fitur keselamatan berkendara, Jaecoo J5 EV tak hanya dilengkapi 6 airbag di sekeliling kabin. Terdapat pula 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang akan memastikan keamanan penumpang dalam setiap perjalanan.

Perakitan Secara Lokal

Saat ini Jaecoo Indonesia telah memulai perakitan Completely Knock Down (CKD) untuk model J7 SHS di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM). Dalam beberapa waktu mendatang lini model Jaecoo lainnya, termasuk J5 EV, J8 ARDIS dan J8 SHS ARDIS akan menyusul untuk dirakit secara lokal di Indonesia. Perakitan secara lokal tak hanya mempercepat dan kian memudahkan distribusi produk Jaecoo kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Harga jual kendaraan pun jadi bisa lebih kompetitif.

Para konsumen dan pengunjung GIIAS 2025 saat ini sudah bisa melakukan pemesanan secara pre-booking. Jaecoo J5 EV tersedia dalam dua varian. Untuk varian Standard label harganya Rp 350 juta, sedangkan varian Premium dibanderol Rp 450 juta.

JAECOO Tampilkan Sederet SUV Canggih di GIIAS 2025 

Perhelatan GIIAS 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten dimanfaatkan brand otomotif asal China, Jaecoo untuk unjuk gigi di pasar otomotif Indonesia.

Jaecoo Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) brand otomotif Jaecoo di Indonesia menunjukkan komitmen terhadap mobilitas cerdas dan berkelanjutan.

Perpaduan antara teknologi hybrid, sistem digital terintegrasi, dan desain mobil yang menarik jadi strategi Jaecoo untuk bisa memposisikan dirinya sebagai kekuatan baru di segmen SUV premium. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara dan pasar global. Beragam SUV berteknologi modern pun diluncurkan di GIIAS 2025.

Dua Varian J8 Sudah Bisa Dipesan

Sebagai penguatan lini model kendaraan berteknologi elektrifikasi, Jaecoo Indonesia meluncurkan SUV plug-in hybrid J8 SHS ARDIS.

SUV kelas premium ini menjadi mobil hybrid pertama di Indonesia dengan teknologi sistem canggih tiga motor elektrik. Distribusi tenaga dan handling berkendara pada mobil ini dikatakan jauh lebih stabil.

Jaecoo J8 SHS ARDIS dibekali sistem Super Hybrid System (SHS) yang memadukan dua motor elektrik penggerak (di depan dan belakang) dan mesin bensin 1.5 liter turbo.

Sistem hybrid berpenggerak all wheel drive (AWD) ini dikombinasikan dengan sistem transmisi 3 Dedicated Hybrid Transmission (3 DHT). Sebagai sumber daya listrik, J8 SHS ARDIS dibekali baterai lithium-iron phosphate (LFP) M3P berdaya 34,46 kWh.

Performa yang dihasilkan sistem hybrid pada J8 SHS ARDIS sangat menggairahkan. Output tenaga maksimum kombinasi hybrid mencapai 395 kW (529,7 HP) dengan torsi maksimum 650 Nm! Tak heran jika mobil ini dapat berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam waktu 5,4 detik. Sangat gesit dan tak kalah dari SUV non hybrid dengan mesin ber-cc besar.

SUV ini juga menawarkan jarak tempuh mode EV mengandalkan energi baterai hingga 180 km. Dengan mode hybrid, jarak jelajah J8 SHS ARDIS dikatakan mampu tembus hingga 1.400 km hanya dengan sekali pengisian BBM full tank!

Hal tersebut membuat Jaecoo J8 SHS ARDIS sangat ideal untuk perjalanan harian dalam kota maupun antar kota. Konsumsi BBM pun dikatakan jauh lebih efisien tanpa mengorbankan performa. Emisi gas buang CO2 mobil ini pun dikatakan jauh lebih rendah.

Soal pengendaraan, SUV ini dilengkapi sistem suspensi CDC Magnetic (Continuous Damping Control). Redaman suspensi dapat disesuaikan dengan kondisi jalan, bahkan hingga 100 kali redaman per detik. Wow! Kenyamanan berkendara lebih optimal saat berkendara di jalanan kota maupun medan ekstrem.

Saat ini Jaecoo Indonesia sudah membuka pemesanan untuk J8 SHS Ardis via inden pre-booking dengan harga Rp 850 juta.

Konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal akan mendapatkan prioritas pengiriman unit pesanan mulai September 2025. Selain itu, konsumen juga akan mendapatkan perangkat V2L (Vehicle to Load) berkapasitas 6,6 kW dan perangkat wall charging selama periode pemesanan berlangsung.

Jaecoo Indonesia menawarkan program perawatan kendaraan seumur hidup untuk J8 SHS ARDIS. Keuntungan eksklusif ini hanya berlaku untuk pemilik pertama dalam penggunaan normal (tidak melebihi 30.000 km per tahun) dan tidak berlaku untuk penggunaan sebagai kendaraan komersial, sewaan, atau dimodifikasi.

Selain J8 SHS ARDIS, Jaecoo Indonesia juga meluncurkan model non hybrid yakni J8 ARDIS. Dari sisi performa, J8 ARDIS dibekali mesin bensin 2.0 TGDI bertenaga 245,5 HP dengan torsi puncak 385 Nm.

Sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD) ditunjang beragam mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Jaecoo J8 ARDIS dijual dengan harga Rp 689,9 juta. Varian ini menawarkan paket layanan seperti jaminan garansi 6 tahun atau 150.000 km, bantuan jalan selama 3 tahun, perawatan gratis selama 6 tahun, dan akses gratis ke sistem IoV (Internet of Vehicle) selama 3 tahun.

Dalam keterangannya, Country Director Jaecoo, Max Zhou, menyebut bahwa peluncuran J8 SHS ARDIS di Indonesia bukan sekadar perluasan pasar bagi Jaecoo. Pemilihan debut global J8 SHS ARDIS di Jakarta menjadi sebuah bukti kepercayaan Jaecoo pada kesiapan dan antusiasme konsumen Indonesia terhadap teknologi otomotif generasi baru.

Harga J7 Resmi Diungkap

Pada hari pembukaan GIIAS 2025, Jaecoo Indonesia mengumumkan harga jual untuk model SUV J7 AWD (All Wheel Drive) dan J7 SHS (Super Hybrid System).

Peluncuran seri model J7 menandai tonggak penting bagi Jaecoo untuk mendefinisikan seperti apa sosok SUV modern. Perpaduan antara performa, estetika desain, teknologi cerdas, serta efisiensi energi pada model J7 mencerminkan visi Jaecoo untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di perkotaan.

Harga resmi Jaeco J7 telah diumumkan di Indonesia pada Rabu (23/7/2025). Untuk J7 SHS ditawarkan dengan harga Rp 499,9 juta. Sedangkan Jaecoo J7 AWD dibanderol dengan harga Rp 549,9 juta.

Selain itu, model J7 kini tersedia dalam edisi khusus Discover Edition dengan modifikasi kemasan tampilan serta fitur eksklusif.

Cukup dengan tambahan Rp 20 juta dari harga model SHS standar, para konsumen bisa membawa pulang J7 SHS Discover Edition. Harga spesial ini berlaku bagi 1.000 pelanggan pertama. Normalnya, konsumen dikenakan biaya tambahan Rp 35 juta untuk modifikasi Discover Edition.

Bagi 1.000 pelanggan pertama yang membeli J7 SHS  akan mendapatkan 1 unit wall charger gratis, akses IoV (Internet of Vehicle) gratis selama 3 tahun.

Untuk model J7 SHS, Jaecoo Indonesia memberikan jaminan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi mesin selama 10 tahun atau 1.000.000 km, dan garansi komponen tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 km.

Konsumen yang membeli J7 AWD akan mendapatkan akses IoV (Internet of Vehicle) gratis selama 3 tahun. Jaecoo Indonesia memberi jaminan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km serta garansi mesin selama 10 tahun atau 1.000.000 km.

Selain itu, para konsumen J7 SHS dan J7 AWD juga memperoleh layanan perawatan gratis selama 4 tahun atau 60.000 km, bantuan darurat gratis selama 3 tahun, layanan jemput kendaraan gratis selama 2 tahun, dan asuransi gratis selama 1 tahun.

Country Director Jaecoo Indonesia Max Zhou mengatakan seluruh perawatan dan perbaikan harus dilakukan di dealer resmi Jaecoo dengan penggunaan suku cadang asli serta mengikuti jadwal servis berkala yang telah ditentukan.

Perkenalan Jaecoo J5 EV

Pada acara peluncuran J8 ARDIS dan pre booking J8 SHS, Jaecoo Indonesia juga memamerkan mobil listrik J5 EV. Bukan lagi versi setir kiri, tapi mobil listrik tersebut sudah versi setir kanan.

Mobil listrik bergaya modern dan futuristik ini tampil dengan siluet bodi yang tegas dan aerodinamis. Kenyamanan dan stabilitas berkendara ditunjang dengan suspensi MacPherson strut (depan) dan sistem multi-link (belakang). Berkendara tetap terasa nyaman meskipun melewati jalan yang tidak rata.

Jaecoo J5 EV dibekali motor elektrik tunggal penggerak roda depan berdaya 67 kW (89,8 HP) dengan output maksimum mencapai 155 kW (207 HP) pada putaran 18.000 rpm. Torsi puncak mencapai 288 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam yang dicapai dalam waktu 7,7 detik lumayan cepat.

Pasokan daya listrik bersumber dari baterai berdaya 60,9 kWh. Pada kondisi pengisian daya penuh, jarak jelajah J5 EV mampu mencapai hingga 400 km (standar WLTC) atau 470 km (standar NEDC Thailand).

Mobil listrik berukuran compact ini sudah dilengkapi dengan kemampuan fast charging. Dengan perangkat fast charger DC, pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya butuh waktu 27 menit. Cukup cepat dan efisien. Sangat cocok bagi para pengguna di kawasan perkotaan yang butuh efisiensi waktu cukup tinggi.

Beruntungnya, kami pernah mencobanya langsung di negara asalnya beberapa waktu lalu, jadi kami tak terlalu penasaran dengan kenyamanannya.

 

Jaecoo hadir di Indonesia

Jaecoo Perkenalkan Diri di Indonesia, Bawa Teknologi ‘Super Irit’

Merek baru di bawah naungan Chery memperkenalkan diri di pasar Indonesia, kemarin (21/01) di Jakarta. Inilah Jaecoo yang hadir dengan membawa teknologi bernama Super Hybrid System (SHS).

“Hari ini adalah momen penting bagi JAECOO saat kami memperkenalkan brand kami kepada publik untuk pertama kalinya,” ujar Max Zhou, Country Director JAECOO Indonesia. “Super Hybrid System mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi, keberlanjutan, dan aksesibilitas.”

Jaecoo J7

Belum ada produk pasti yang akan dipasarkan, namun teknologi SHS tersebut dipasangkan pada SUV Jaecoo J7. Pada mobil ini juga Jaecoo Indonesia melakukan pengujian internal dengan menempuh 1.372 km, tanpa mengisi bensin. Kemudian, pengujian berikutnya akan dilangsungkan di Indonesia bulan Februari nanti, dengan menempuh perjalanan Jakarta-Bali.

Diklaim, mobil ini memiliki konsumsi BBM hingga 22,7 km/liter, dalam mode pengisian daya berkelanjutan (charge-sustaining), dan daya tahan baterai 20 persen lebih lama.

Jaecoo Indonesia perkenalkan teknologi SHS

SHS yang terpasang pada J7 ini merupakan sistem plug-in hybrid (PHEV) dengan mesin konvensional empat silinder turbo, berkapasitas 1,5 liter digabungkan dengan motor listrik dan satu transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Menurut Jaecoo Indonesia, motor listriknya mampu menggerakkan mobil hingga 90 km.

Selain itu, diklaim juga bahwa sistem ini mampu memberikan pengendaraan yang halus, layaknya sebuah EV. Namun untuk membuktikannya, kami harus menguji langsung.

33 Negara

MEsin jaecoo J9 dengan SHS

Selain memperkenalkan brand dan teknologinya, Jaecoo Indonesia juga menegaskan komitmen mereka di pasar tanah air.

Mereka mencanangkan membuka 30 dealer di tahap awqal tahun ini. Hal tersebut, menurut keterangan resminya, “Untuk memudahkan pelanggan mengakses jajaran hybrid inovatif JAECOO, dengan dukungan panduan ahli dan fasilitas canggih untuk layanan penjualan maupun purna jual di kota-kota utama dan wilayah strategis.”

Di pasar global, Jaecoo tersedia di 33 negara dan mampu bersaing. Tercatat sepanjang 2024 lalu, 248.605 unit mobil terjual. Ini merupakan peningkatan sebesar 54 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kapan Jaecoo Indonesia resmi berjualan? Rencananya, mereka akan resmi meluncurkan produk ke publik di ajang IIMS 2025, bulan depan. Tunggu saja.