Arus balik Nataru 2025

Arus Balik Nataru 2025 Diprediksi 2 Sampai 4 Januari 2026

Arus balik Nataru 2025 diprediksi akan terjadi mulai 2 hingga 4 Januari 2026. Untuk itu, petugas Kepolisian sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mencegah kemacetan.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengungkapkan bahwa arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai berangsur meningkat sejak akhir pekan.

“Peningkatan volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta sudah mulai terpantau sejak Sabtu, baik dari arah Jawa maupun Bandung. Kondisi tersebut menunjukkan pergerakan arus balik mulai terjadi secara bertahap. Sesuai prediksi, arus balik mulai terjadi pada hari Sabtu. Tadi malam kami telah melakukan sejumlah langkah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek dari KM 70, KM 65 hingga KM 47,” dilansir dari laman Korlantas Polri.

Ia menjelaskan, arus lalu lintas diperkirakan kembali landai pada hari Senin. Namun, potensi lonjakan kendaraan kembali diprediksi terjadi menjelang akhir pekan, yakni pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Pembatasan Kendaraan Sumbu Tiga di Ruas Tol Tangerang

Arus balik Nataru 2025

Arus balik Nataru 2025 sudah terjadi secara bertahap dari akhir pekan kemarin. Dan untuk mengurangi kemacetan, petugas membatasi kendaraan sumbu tiga dibeberapa wilayah, salah satunya di ruas Tol Tangerang.

“Pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih telah diberlakukan sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kami mengimbau seluruh pengemudi dan perusahaan angkutan untuk mematuhi ketentuan sesuai SKB yang berlaku demi kelancaran arus mudik, balik, dan wisata pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar AKP Giyarto selaku Kainduk PJR Tol BSD.

Ia menambahkan, keberadaan kendaraan berat yang melanggar pembatasan berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan di jalan tol.

Korlantas Polri melalui jajaran PJR akan terus melakukan pengawasan dan penindakan secara konsisten guna memastikan situasi lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar selama Operasi Lilin 2025 berlangsung.

Sebagai informasi, kegiatan pembatasan kendaraan sumbu tiga merupakan bagian dari Operasi Lilin 2025 yang dilaksanakan sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Penertiban dilakukan di Exit Tol Tangerang dengan melibatkan personel Induk PJR Tol BSD bersama jajaran Jasamarga dan petugas keamanan setempat.

Operasi Lilin 2025 Didukung 146 Ribu Personil Gabungan

Operasi Lilin 2025 didukung 146.701 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya.

Dalam mendukung pelaksanaan operasi, disiapkan 2.903 posko yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mengamankan 44.436 objek, meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga lokasi wisata dan perayaan malam pergantian tahun.

Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Dilansir dari laman Korlantas Polri, Komjen Pol Fadil menjelaskan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut diiringi dengan prediksi cuaca ekstrem dan puncak musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam.

“Situasi ini tentunya menuntut kesiapan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan perayaan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.” jelasnya.

2.903 Posko Siap Kawal Nataru

Operasi lilin 2025

Operasi Lilin 2025 bertujun untuk memastikan musim libur akhir tahun berjalan lancar dan aman. Selain ratusan ribu personil, 2.903 posko juga sudah disiapkan untuk mendukung operasional di lapangan.

Adapun ribuan posko itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mengamankan 44.436 objek, meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga lokasi wisata dan perayaan malam pergantian tahun.

Pada titik-titik rawan kepadatan di jalur tol dan jalur arteri, pengaturan serta rekayasa lalu lintas harus dilakukan dengan tepat dengan mempertimbangkan kondisi lapangan.” terang Komjen Pol Fadil berdasarkan amanat Kapolri, seperti dikutip dari laman Korlantas Polri (20/12).

Selain aspek Kamseltibcarlantas, pengamanan ibadah Natal, antisipasi terorisme, kejahatan konvensional, hingga kesiapsiagaan bencana alam menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi.

“Pastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi serta lakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah agar kita dapat memastikan tidak ada letupan sekecil apapun,” imbuh Komjen Pol Fadil.

jasa marga group siap kawal nataru 2025

6 Ribu Personil Jasa Marga Group Siap Kawal Nataru 2025

6 ribu personil Jasa Marga Group siap kawal Nataru 2025. Hal ini untuk memastikan saat musim libur akhir tahun baru berjalan dengan lancar.

Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 (H-5 Libur Natal) dengan pergerakan masyarakat keluar Jakarta sebanyak 197.948 kendaraan, naik 1% dari tahun lalu, sedangkan puncak arus balik yang jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026 (H+3 Libur Tahun Baru) diperkirakan mencapai 196.616 kendaraan, meningkat 1% dari tahun lalu.

Selain itu, Jasa Marga juga memproyeksikan bahwa total volume kendaraan di empat Gerbang Tol (GT), di antaranya GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi dan GT Cikupa mengalami lonjakan pada periode Libur Nataru 2025/2026, dengan mobilitas keluar Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 juta kendaraan selama periode H-7 s.d H+3 (18 Desember 2025 s.d 4 Januari 2026), naik 0,9% dibandingkan tahun lalu, sementara kendaraan yang masuk ke Jakarta diproyeksikan mencapai 2,8 juta selama periode H-7 s.d H+3, naik 1,9% dibanding tahun sebelumnya.

Dari sisi keselamatan, Jasa Marga menyiagakan kendaraan layanan seperti derek dan crane untuk mendukung pengelolaan lalu lintas secara optimal. Integrasi teknologi juga diperkuat dengan 36 unit CCTV deteksi insiden untuk mempercepat respons terhadap insiden dan Early Warning System Genangan Air di 14 titik rawan genangan untuk memberikan informasi dini tentang ketinggian permukaan air di suatu wilayah yang terkoneksi dengan Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dan Dynamic Message Sign meminimalkan dampak pada arus lalu lintas.

Selain itu, Jasa Marga bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian, mendukung pengawasan kendaraan dan pengemudi berada dalam kondisi prima. Jasa Marga juga menyiapkan tim siaga longsor dan genangan sebanyak 77 tim serta 209 unit pompa untuk meminimalkan dampak cuaca buruk terhadap arus lalu lintas.

“Jasa Marga Group siap mengamankan perjalanan masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menyiapkan lebih dari 6.000 petugas operasional dan lebih dari 500 kendaraan operasional,” jelas Direktur Utama Jasa Marga Rivan  A. Purwantono, seperti dikutip dari laman Jasa Marga.

Penambahan SPKLU dan Mobil Derek

jasa marga group siap kawal nataru 2025

Jasa Marga Group siap kawal Nataru 2025. Untuk mengoptimalkan kelancaran, Jasa Marga menambah 28 unit kendaraan derek menjadi total 176 unit, 124 unit Mobile Customer Service (MCS), Mobile Crane untuk antisipasi kejadian khusus dari 1 unit menjadi 4 unit serta penambahan perlengkapan untuk percepatan penanganan gangguan kendaraan.

“Kami juga menambah sarana prasarana lalu lintas seperti penambahan 6.120 buah rubbercone menjadi total 18.555 buah serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas. Selain itu terdapat juga 55 unit ambulance dan 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR),” imbuh Rivan.

Kenyamanan pengguna jalan pun menjadi perhatian utama Jasa Marga melalui optimalisasi 62 rest area (59 operasional dan 3 fungsional) yang dilengkapi dengan fasilitas umum (toilet, ruang laktasi ber-AC, taman lalu lintas, seating area, pedestrian), SPKLU Fast Charging di 56 rest area dari 128 menjadi 172 unit.

Kemudian ada posko kesehatan di 48 titik dan sistem manajemen rest area yang menyediakan informasi ketersediaan parkir melalui DMS dan aplikasi Travoy. Untuk mendukung kelancaran transaksi, Jasa Marga menambah 470 personil on call serta alat bantu transaksi sebanyak 736 unit mobile reader.

Diskon tarif transportasi

Jasa Marga Kasih Diskon Tarif Tol Saat Nataru 2025

Jasa Marga kasih diskon tarif tol saat Nataru 2025. Adapun besaran diskonya 20 persen.

Stimulus potongan ini mencakup ruas-ruas strategis di Trans Jawa, Trans Sumatra dan Sulawesi, di antaranya:

  • Jalan Tol Jakarta-Cikampek
  • Jalan Layang MBZ
  • Jalan Tol Palimanan-Kanci
  • Jalan Tol Batang-Semarang
  • Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C
  • Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera)
  • Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT)
  • Jalan Tol Manado-Bitung.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa stimulus diskon tarif tol 20% di Trans Jawa dan Trans Sumatra akan diterapkan selama 3 hari (22, 23, 31 Desember 2025), dan 20 hari (22 Desember 2025 s.d 10 Januari 2026) khusus untuk Jalan Tol Manado-Bitung.

“Total ruas jalan tol yang mendapatkan diskon tarif mencapai delapan ruas tol yang tersebar di wilayah Trans Jawa, Trans Sumatra dan Sulawesi. Diskon tarif tol ini akan berlaku bagi semua golongan kendaraan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik. Stimulus diskon tarif tol ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan bagi para pengguna jalan tol, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Rivan, dikutip dari laman Jasa Marga.

Lonjakan Kendaraan di Tol Saat Nataru

Diskon tarif Tol saat Nataru 2025

Diskon tarif Tol saat Nataru 2025 tentunya angin segar bagi pemudik atau yang ingin berlibur di akhir tahun. Karenanya, diprediksi akan terjadi lonjakan kendaraan yang melewati jalan tol.

Jasa Marga memproyeksikan bahwa total volume kendaraan di empat Gerbang Tol (GT), di antaranya GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi dan GT Cikupa mengalami lonjakan pada periode Libur Nataru 2025/2026, dengan mobilitas keluar Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 juta kendaraan selama periode H-7 s.d H+3 (18 Desember 2025 s.d 4 Januari 2026), naik 0,9% dibandingkan tahun lalu.

Sementara kendaraan yang masuk ke Jakarta diproyeksikan mencapai 2,8 juta selama periode H-7 s.d H+3, naik 1,9% dibanding tahun sebelumnya.

Selanjutnya, Jasa Marga juga memprediksi puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 (H-5 Libur Natal) dengan pergerakan masyarakat keluar Jakarta sebanyak 197.948 kendaraan, naik 1% dari tahun lalu, sedangkan puncak arus balik yang jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026 (H+3 Libur Tahun Baru) diperkirakan mencapai 196.616 kendaraan, meningkat 1% dari tahun lalu.

rekayasa lalu lintas nataru 2025

Rekayasa Lalu Lintas Nataru 2025 Siap Diberlakukan

Rekayasa lalu lintas Nataru 2025 sudah dipersiapkan dan dimatangkan oleh Korlantas Polri beserta stake holder lain. Prediksinya, lebih dari 2,9 juta unit kendaraan akan keluar dari Jakarta.

“Ada beberapa hal penting yang kami sampaikan, yakni proyeksi pergerakan kendaraan, hasil survei, serta prediksi pergerakan masyarakat yang menjadi dasar rekayasa lalu lintas,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, dikutip dari laman Kirlantas Polri (16/12).

Brigjen Pol Faizal menambahkan, proyeksi kendaraan keluar Jakarta diperkirakan mencapai sekitar 2,9 juta kendaraan, sementara kendaraan yang masuk ke Jakarta diprediksi sekitar 2,8 juta kendaraan. Pergerakan tersebut akan membebani ruas tol, baik yang mengarah ke wilayah Timur Pulau Jawa maupun ke arah Barat melalui Tol Merak dan Tangerang.

Ia menekankan bahwa tingginya mobilitas masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

“Yang lebih penting dalam hal ini bukan hanya kecepatan pergerakan, tetapi kesiapan anggota dalam melakukan pengamanan agar pergerakan dapat terkendali,” tegasnya.

Sebagai tambahan informasi, Korlantas Polri akan terus berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk memastikan rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara efektif.Seluruh rencana pengaturan arus akan disosialisasikan kepada petugas dan masyarakat guna mendukung kelancaran Operasi Lilin 2025.

Operasi Lilin di Nataru 2025

Rekayasa lalu lintas nataru 2025

Rekayasa lalu lintas Nataru 2025 meruoakan bagian dari Operasi Lilin 2025. Adapun dalam giat ini Korlantas Polri fokus di 4 klaster.

“Pertama, jalan tol dan jalan alternatif, termasuk jalur menuju kawasan wisata. Kedua, pelabuhan penyeberangan yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Ketiga, tempat-tempat ibadah untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman. Keempat, tempat wisata beserta akses jalannya agar tetap aman dan lancar,” jelas Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho.

Ia menyampaikan bahwa puncak arus diprediksi terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025. Rekayasa lalu lintas di jalan tol akan dilakukan secara situasional dan menyesuaikan traffic counting atau kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.

“Kepadatan tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga di jalur non-tol seperti Gadog, Mengkreng, Cianjur, serta sejumlah ruas di Jawa Timur dan Bali. Seluruh skenario penanganan sudah disimulasikan untuk mengantisipasi peningkatan arus,” jelasnya.

Mudik gratis saat Nataru

Ada Mudik Gratis Saat Nataru 2025/2026 Dari Kemenhub

Ada mudik gratis saat Nataru 2025/2026 dari Kementrian Perhubungan. Hal ini bertujuan membantu masyarakat yang berniat pulang kampung dan bisa berkumpul bersama keluarga.

Dilansir dari laman Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, program mudik gratis merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat di momen penting akhir tahun.

“Kami ingin setiap masyarakat bisa mudik dengan selamat, aman, nyaman, dan terjangkau. Program mudik gratis ini adalah bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat. Kami berharap, program ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi selama libur akhir tahun,” ujar Menhub Dudy, beberapa waktu lalu.

Menggunakan Moda Transportasi Darat dan Laut

Mudik gratis saat Nataru

Foto: Kementrian BUMN

Mudik gratis saat Nataru 2025/2026 dari Kementrian Perhubungan tentu saja sebuah kabar gembira. Program mudik gratis tahun ini rencananya akan melibatkan tiga moda transportasi utama yakni moda darat, laut, dan kereta api.

Untuk moda angkutan darat, Kemenhub menyiapkan 70 unit bus dengan kapasitas sekitar 3.080 penumpang, yang akan diberangkatkan dari Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta menuju sepuluh kota tujuan di Jawa, antara lain Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Malang.

Pada moda angkutan kereta api, tersedia program Angkutan Motor Gratis (Motis) dengan kuota 232 unit motor per hari dan 6.360 penumpang yang tersebar di lintas utara dan tengah Jawa.

Sementara untuk moda angkutan laut, pemerintah menyediakan tiket gratis bagi 100 ribu penumpang di 155 ruas dengan jumlah armada sebanyak 94 unit kapal penumpang. Program ini menjadi bagian dari dukungan Kemenhub bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Selain penumpang, program ini juga memfasilitasi pengiriman sepeda motor gratis sebanyak dua unit truk, dengan rute Jakarta–Semarang–Solo dan Jakarta–Semarang–Yogyakarta,” kata Menhub.

Untuk realisasinya Menhub menambahkan, “informasi lebih lanjut terkait jadwal keberangkatan, rute, serta mekanisme pendaftaran mudik gratis akan segera diumumkan Kementerian Perhubungan,” pungkas Menhub.

diskon transportasi umum saat libur Nataru

Kemenhub Siapkan Diskon Transportasi Umum Saat Libur Nataru

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) siapkan diskon transportasi umum saat libur Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026). Hal ini untuk menstimulus masyarakat selama perayaan hari besar tersebut.

“Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memaparkan, kebijakan angkutan Nataru 2025/2026 akan diberlakukan seperti halnya angkutan lebaran 2025. “Kalau di Nataru tahun sebelumnya tidak ada keringanan pajak, untuk Nataru tahun ini salah satu usulannya ada keringanan pajak, sama dengan yang diberlakukan saat lebaran,” ujar Menhub Dudy, seperti dikutip dari laman Kementrian Perhubungan.

Berdasarkan Rapat Koordinasi Terbatas Finalisasi Paket Kebijakan Ekonomi tentang Stimulus Pendorong Pertumbuhan Ekonomi di Kemenko Perekonomian yang diselenggarakan beberapa hari lalu, paket stimulus diskon transportasi pada periode Nataru 2025/2026 meliputi diskon pesawat udara, kereta api, kapal laut, dan kapal penyeberangan.

Dalam realisasinya, nantinya pemerintah bersama dengan operator akan memberikan sejumlah insentif, termasuk pemberian PPN untuk tiket pesawat ekonomi, diskon fuel surcharge, pemotongan PJP2U dan PJP4U, layanan advance dan extend serta operating hours yang lebih panjang serta penurunan harga avtur pada 37 bandara.

Periode Diskon Transportasi Umum Nataru 2025/2026

diskon transportasi umum saat libur Nataru

Foto: Kementrian Pariwisata

Pemerintah akan memberlakukan diskon transportasi umum saat libur Nataru 2025/2026. Dalam realisasinya, diskon tarif pesawat udara diberlakukan pada periode pembelian tiket 22 Oktober 2025 – 10 Januari 2026, dengan periode penerbangan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026.

Untuk tiket kereta api, diskon tarif akan diterapkan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan besaran diskon 30% dari Harga tiket normal.

Selanjutnya, diskon angkutan laut berlaku sejak 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan besaran diskon 20% tarif normal. Sedangkan untuk angkutan penyeberangan, operator akan menghapus jasa pelayanan pelabuhan pada kelas reguler dan menurunkan harga tiket eksekutif menjadi seharga tiket reguler pada periode perjalanan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026.

Selanjutnya, untuk mengimplementasikan hal tersebut, Kemenhub bersama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan akan segera menyusun mekanisme pelaksanaan insentif ini, sedangkan operator menyiapkan sosialisasi diskon lebih awal.

“Hal ini masih dalam tahap pematangan dan harapan kami akan bisa segera diumumkan supaya masyarakat bisa lebih awal mengetahui rencana stimulus ini,” jelas Menhub Dudy.