Changan Resmi Masuk Indonesia, Siap Bersaing di Pasar EV

Brand mobil listrik yang masuk ke pasar otomotif Indonesia kini bertambah lagi, yakni Changan. Pabrikan asal Tiongkok ini resmi memperkenalkan diri pada Rabu (19/11) di Jakarta. Guna memperkuat eksistensinya di Indonesia, Changan menjalin kemitraan strategis dengan Indomobil Group.

Rencananya, dua model pertama Changan bakal debut resmi di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, tanggal 21–30 November 2025 mendatang di ICE BSD City.

Ye Pei selaku Senior Executive VP Changan Automobile mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting di kawasan Asia Tenggara. Dia yakin, produk yang akan dipasarkan oleh Changan sesuai dengan selera dan trend pasar Tanah Air.

“Indonesia memiliki posisi strategis dalam perkembangan mobilitas hijau di Asia Tenggara. Melalui kemitraan kami dengan Indomobil Group, kami berkomitmen membangun fondasi yang kuat yang mencakup produk, teknologi, dan layanan berkelas dunia untuk mendukung transisi menuju elektrifikasi di Indonesia,” ujar Ye Pei saat peluncuran brand Changan di Jakarta, Rabu (19/11).

Sebagai tahap permulaan, Changan akan memasarkan dua produk baru sekaligus di Indonesia, yakni Changan Deepal SO7 dan Lumin L.

Beberapa waktu lalu kami sudah mencoba langsung kedua mobil tersebut dalam lawatan kami ke China. Deepal SO7 jadi andalan Changan di segmen sedan listrik (EV). Lumin L yang merupakan mobil listrik mungil atau micro EV ditargetkan bisa menggaet konsumen perkotaan dan yang baru pertamakali ingin membeli mobil listrik

Andrew Nasuri selaku Director of Indomobil Group menegaskan bahwa kerjasama antara Indomobil Group dan Changan Automobile bertujuan menghadirkan solusi mobilitas yang menggabungkan teknologi global dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal.

“Kehadiran Changan di Indonesia bukan sekadar memperkenalkan sebuah merek otomotif baru, tetapi menghadirkan perspektif baru dalam mobilitas”, papar Andrew Nasuri.

Pada kesempatan yang sama, Zhou Qing, VP Changan SEA Business Unit, menyampaikan bahwa Changan berkomitmen untuk dapat memberikan beragam pilihan mobilitas bagi para konsumen di Indonesia. Pada tahap awal, dua model akan ditawarkan, yakni SUV Deepal SO7 dan mobil listrik kompak Lumin. Nantinumya akan ada beberapa model lain yang bakal dipasarkan di Indonesia.

“Melalui dua brand Deepal dan Changan, menandai dimulainya portofolio energi baru Changan di Indonesia. Dalam tiga tahun ke depan kita akan perluas jajaran produk dengan hadirkan model baru termasuk BEV, PHEV, EREV,” kata Zhou Qing.

Changan dan Indomobil Group memiliki rencana pengembangan jangka menengah yang cukup agresif. Ditargetkan akan ada lima model baru yang dipasarkan di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Para konsumen pun dapat memiliki pilihan model kendaraan yang lebih beragam.

Siap Pikat Konsumen Tanah Air

Dari segi produk, Deepal S07 digadang bakal jadi pemikat para konsumen penyuka SUV kelas premium. Kendaraan yang mampu menempuh jarak maksimum hingga 560 km (standar uji NEDC) ini diharapkan bisa bersaing di pasar SUV Indonesia yang terus bertumbuh.

Lain halnya dengan Lumin L yang ditujukan bagi para pengguna di kawasan perkotaan. Desainnya yang mungil namun eyecatching sangat pas bagi para kawula muda.

Output motor listrik penggerak roda depan mencapai 35 kW atau 47 hp, dengan torsi maksimum 83 Nm. Kecepatan maksimumnya yang bisa tembus 101 km/jam cukup lunayan.

Berbekal baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 27,98 kWh, jarak jelajah maksimumnya berdasarkan siklus uji NEDC mencapai 301 km. Cukup untuk menunjang mobilitas harian di area perkotaan maupun perjalanan antar kota jarak dekat.

Salah satu kelebihan dari Changan Lumin L sebagai micro EV yakni telah dilengkapi dengan sistem pengecasan cepat DC. Jadi bisa menggunakan fast charger DC yang tersedia di SPKLU. Dengan kemampuan fast charging, pengguna hanya butuh waktu relatif cepat untuk mengisi daya baterai, sehingga tak perlu menunggu lama untuk mengecas mengandalkan wall charger di rumah.

Nah, penasaran ingin melihat langsung seperti apa kedua mobil listrik yang diboyong Changan? Tunggu kemunculannya di GJAW 2025.