Berikut beberapa tips memilih ban mobil listrik supaya aman di jalan. Di Indonesia ada beberapa merek dengan harga yang variatif.
Memilih ban mobil listrik tidak bisa disamakan dengan ban mobil konvensional. Mobil listrik memiliki karakteristik unik seperti torsi instan, bobot baterai yang lebih berat, serta kebutuhan kenyamanan berkendara yang lebih tinggi.
Ban yang digunakan pada mobil EV harus memiliki teknologi yang mampu meminimalisasi hambatan gulir (rolling resistance) guna menghemat penggunaan laju pengurangan daya baterai, mengurangi akumulasi panas, dan menahan gesekan.
Selain itu, konstruksi ban dengan kekuatan tambahan (reinforced) juga perlu untuk mengakomodasi peningkatan bobot baterai kendaraan listrik serta meningkatkan kemampuan ban dalam meminimalkan kebisingan eksterior. Berikut beberapa tips memilih ban mobil listrik:
1. Memiliki Teknologi Peredam
Tips memilih ban mobil listrik pertama adalah yang punya teknologi peredam suara agar kabin tetap tenang. Ini sangat penting karena suara mesin hampir tidak ada pada mobil listrik.
2. Gesekan Rendah
Selanjutnya adalah pilih ban dengan hambatan gesek (rolling resistance coefficient) yang lebih kecil akan berkontribusi terhadap hambatan gulir yang lebih rendah.
Artinya, Anda akan mendapatkan lebih banyak jangkauan dan efisiensi dari mobil listrik, yang dapat membantu berkontribusi terhadap keberlanjutan dan masa pakai baterai.

3. Konstruksi Kuat
Bobot baterai yang besar membuat beban ban lebih berat. Oleh karena itu, pilih ban yang memiliki konstruksi kuat agar tidak cepat aus. Selain itu, torsi instan pada kendaraan listrik dapat menyebabkan peningkatan keausan pada ban. Ban yang dibuat dengan kompon karet berkualitas dirancang memiliki kekuatan untuk menahan torsi tambahan tersebut.
4. Ukuran Ban
Selain itu perhatikan juga ukuran ban yang direkomendasikan pabrikan. Ukuran yang tepat menjaga kestabilan dan keamanan berkendara.
5. Cek Indeks Beban dan Kecepatan
Pastikan ban mampu menahan bobot dan kecepatan sesuai spesifikasi mobil listrik Anda.