BYD Gebrak Segmen Supercar Dengan Formula X

6 May 2026 | 1:10 pm | Rizky Dermawan

Langkah berani dilakukan BYD dengan merambah segmen supercar melalui kehadiran Formula X di ajang Beijing Auto Show 2026. Tak lagi sekadar bermain di segmen kendaraan listrik massal seperti city car dan SUV, BYD melalui sub-brand Fang Cheng Bao (FCB) menunjukkan ambisi besarnya untuk masuk ke ranah performa tinggi. Kehadiran Formula X menjadi bukti bahwa elektrifikasi kini telah merambah dunia supercar dengan pendekatan desain dan teknologi yang tak kalah dari pabrikan Eropa.

Kemunculan Formula X cukup mengejutkan, mengingat FCB selama ini dikenal sebagai produsen SUV listrik. Namun, model ini ternyata bukan sekadar mobil konsep. Dengan basis pengembangan dari konsep Super 9, Formula X digadang-gadang akan segera masuk jalur produksi dengan tingkat kemiripan hingga 80% dari versi prototipe. Artinya, ini bukan sekadar “show car”, melainkan produk nyata yang siap menantang dominasi supercar konvensional.

Secara desain, Formula X mengusung filosofi “biological evolution” yang terinspirasi dari karakter leopard. Hal ini terlihat dari desain lampu depan “Fengbao Eye” yang tajam dan agresif, serta lampu belakang “Infinity Ring” yang futuristik. Seluruh bodi dibuat dari material serat karbon, memberikan kombinasi ideal antara bobot ringan dan kekuatan struktural tinggi. Pendekatan ini sejalan dengan standar supercar modern yang mengutamakan performa dan efisiensi.

Menariknya, BYD menerapkan konsep golden ratio dalam konstruksi bodi Formula X. Proporsi dimensi, wheelbase, hingga distribusi bobot dirancang untuk menghasilkan pusat gravitasi yang optimal. Pendekatan ini jarang ditemui, bahkan di kalangan supercar sekalipun, sehingga menunjukkan keseriusan engineering yang diusung.

Baca juga :  Korlantas Polri Siap Kawal Ribuan Buruh Saat May Day

Dari sisi aerodinamika, Formula X dirancang sangat agresif. Terdapat 19 saluran udara (air inlet) yang tersebar di seluruh bodi untuk mengoptimalkan aliran udara. Desain bumper, side skirt, diffuser, hingga active electric rear spoiler bekerja secara harmonis untuk meningkatkan downforce dan stabilitas saat melaju dalam kecepatan tinggi. Kombinasi pintu gull-wing dan scissor-style dengan bukaan ala “kepak sayap naga” semakin mempertegas karakter eksotis mobil ini.

Interior Hightech

Masuk ke bagian interior, Formula X menawarkan kokpit berorientasi performa dengan nuansa high-tech. Desainnya minimalis, namun tetap fungsional dengan dominasi warna abu-abu dan hijau. Jok sport terintegrasi, setir lipat, serta layar utama di tengah dashboard mencerminkan pendekatan modern yang mengutamakan pengalaman berkendara. Menariknya, tombol fisik tetap dipertahankan untuk fungsi penting, memberikan kemudahan akses tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layar sentuh.

Meski spesifikasi teknis lengkap belum diungkap, Formula X dipastikan akan mengusung performa tinggi khas supercar listrik. Akselerasi instan, torsi besar, serta respons cepat menjadi karakter utama yang diharapkan hadir pada model ini. Hal ini sejalan dengan tren global di mana supercar listrik mulai menjadi standar baru dalam industri otomotif performa tinggi.

Ke depan, Formula X akan ditemani oleh model lain seperti Formula S, sedan modular yang dapat dipersonalisasi. Kedua model ini menjadi representasi ambisi FCB dan BYD dalam memperluas portofolio produk sekaligus memperkuat posisi di pasar global.

Baca juga :  EV Melejit! Penjualan Mobil Listrik RI Geser Dominasi Mobil BBM

Dengan pendekatan desain revolusioner, teknologi canggih, dan rencana produksi nyata, Formula X menjadi sinyal kuat bahwa BYD tidak hanya ingin menjadi pemain besar di segmen EV massal, tetapi juga siap bersaing di kelas supercar dunia.

5 1 vote
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x