Tesla Terbakar Jadi Masalah Baru Pasca Bencana Badai Ian

27 October 2022 | 8:30 pm | Aldi Prihaditama

Tesla dilalap api tiba-tiba saat melaju di jalan raya Florida.

Hurricane Ian atau Badai Ian yang melanda kawasan negara bagian Florida pada akhir September 2022 silam telah memberikan kisah pilu bagi banyak pihak. Begitu banyak hunian, infrastruktur, harta benda pun hancur berantakan akibat terjangan angin berkecepatan tinggi itu. Meskipun bencana tersebut telah usai, namun masih ada masalah baru yang timbul. Kali ini terkait dengan baterai mobil listrik yang terkena banjir ketika badai, salah satunya ialah unit Tesla yang terbakar tiba-tiba di jalan raya Florida.

Setelah diselidiki, Tesla tersebut ternyata pernah terendam banjir ketika badai, sehingga baterainya pun mengalami korosi. Terlebih lagi air yang sempat membuat mobil listrik itu basah kuyup juga terkontaminasi dengan air laut. Unsur garam yang terdapat pada air laut tentu memberi dampak amat buruk kepada baterai Lithium-ion milik kendaraan Tesla dan langsung berpotensi untuk terjadi kebakaran.

North Collier Fire Rescue District menggunakan ribuan galon air untuk memadamkan unit Tesla yang terbakar di jalan tersebut dan memakan waktu yang begitu lama. Mobil listrik yang terbakar memang amat berbahaya dan begitu sulit untuk dipadamkan. Pihak National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat pun menyadari bahwa telah ada sederet musibah kebakaran mobil Tesla dan tidak sedikit pula yang terkait dengan kondisi baterainya.

Baca juga :  Baterai Aegis 'Short Blade' Diklaim Lebih Tangguh

Bahkan ada beberapa surat yang ditujuan kepada Menteri Transportasi Amerika Serikat Pete Buttigieg dan sejumlah produsen kendaraan listrik (Tesla, Ford Motor Co., General Motors Co., dan Stellantis NV) untuk mempertimbangkan langkah recall bagi kendaraan yang terdampak musibah badai Ian.

Musibah kebakaran kendaraan listrik sedang menjadi perhatian di Amerika Serikat, karena populasinya semakin meningkat di negara tersebut. Bahkan pemerintah Amerika Serikat menargetkan agar 50 persen mobil baru yang terjual di tahun 2030 nanti ialah bertenaga listrik. Lebih lanjut, ada sekitar 95 ribu mobil listrik yang teregistrasi di wilayah Florida atau menjadi negara bagian kedua terbanyak dengan populasi mobil listrik di Amerika Serikat.

4.8 4 votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x