Aki Massiv Thunder Big Type, Jajaki Celah Pasar Potensial

Aki memang menjadi salah satu komponen vital dalam pengoperasian mesin, baik untuk kendaraan bermotor, alat berat, maupun alat penunjang pekerjaan lainnya. PT Wacana Prima Sentosa, selaku pemegang merk aki Massiv, telah lama menghadirkan beragam jenis aki di pasar Tanah Air. Kini, Massiv menyuguhkan produk baru guna menyasar celah baru, yakni Massiv Thunder Maintenance Free Big Type.

Sebagai catatan, porsi pasar aki Maintenance Free (MF) dengan tipe besar, masih didominasi oleh brand impor. Oleh karenanya, Massiv termotivasi untuk masuk ke celah pasar tersebut. Aki ini sangat cocok digunakan kendaraan besar seperti bus, truk, kendaraan alat-alat berat, maupum mobil off-road. Tak ketinggalan kapal laut, bahkan untuk penggunaan industri seperti genset maupun lift.

Pemakaian aki Massiv Thunder Maintenance Free Big Size diklaim dapat memangkas waktu perawatan. Sebab tidak perlu lagi pengecekan aki yang harus rutin dilakukan, layaknya pada aki konvensional (aki model basah). “Saat ini kami luncurkan aki Massiv Thunder MF dengan beragam tipe besar. Kami sangat optimis ini bisa diterima oleh pasar Indonesia,” kata Austin Wanandi, selaku Direktur PT. Wacana Prima Sentosa.

Akomodir Kepraktisan Penggunaan

Periode kontrol maupun perawatan pada aki konvensional, seringkali terlewatkan dan dirasa masih kurang praktis. Sedangkan konsumen lebih menginginkan aspek kemudahan dan kepraktisan, tanpa mengurangi kualitas usia pakai aki. Hal tersebut seiring dengan dinamika kehidupan yang kian bergerak cepat, memacu orang untuk menggunakan waktunya secara optimal dan efisien.

“Aki ini sangat cocok digunakan kendaraan besar. Apalagi dengan kebutuhan operasional yang tinggi, dan tidak boleh ada kompromi dengan kerusakan,” imbuh Tumenggung Prabowo, Chief Public Relations Officer PT Wacana Prima Sentosa.

Dari sisi teknologi, Massiv Thunder Maintenance Free Big Size sudah dirancang untuk menjadi aki yang tahan banting, dengan kinerja yang baik. Kinerja aki MF ini tetap terjaga karena ada ada penambahan aditif, untuk mencegah terbentuknya lead sulfate. Senyawa tersebut menjadi penyebab utama penurunan kinerja dan umur aki.

Harga Kompetitif

“Penguapan yang ada pada aki Massiv Thunder Maintenance Free tergolong sangat kecil. Sebab menggunakan teknologi Double Lid dengan labirin cover, sehingga penguapan air aki sangat minim. Ini yang menjaga keawetan aki untuk tetap bekerja secara optimal,” jelas Heru Darmawan, Production & Quality Assurance Department Head PT Trimitra Baterai Prakasa, selaku manufaktur Aki Massiv.

Produk ini menggunakan rangka dengan material khusus dan plat yang lebih tebal, serta menggunakan cairan yang kualitasnya lebih terjamin. Aki Massiv Thunder Maintenance Free Big Size dipasarkan dengan harga yang sangat kompetitif, bahkan setara dengan harga aki konvensional. Mulai dari Rp 2,625 juta hingga Rp 5,093 juta. Sedangkan tipe yang tersedia ialah dengan kapasitas 100 Ah, 120 Ah, 150 Ah, dan 200 Ah.

Ini Deretan Penyebab Daya Aki Sepeda Motor Drop

Baterai atau aki sepeda motor drop bisa jadi masalah yang serius bagi pemilik sepeda motor. Pasalnya banyak komponen kelistrikan sepeda motor yang bergantung tenaga listrik dari aki seperti starter elektrik, sistem pencahayaan dan lainnya.

Oleh sebab itu, pemilik sepeda motor perlu merawat aki agar usia pakainya lebih panjang. Ada beberapa faktor penyebab kinerja aki drop, seperti:

Usia Baterai

Semua aki memiliki masa pakai yang terbatas. Seiring waktu pemakaian, kinerja aki dapat menurun sehingga tak mampu lagi menyimpan dan menyalurkan daya listrik yang dibutuhkan komponen kelistrikan sepeda motor.

Pengisian yang Tidak Tepat

Sebagian besar sepeda motor menggunakan sistem pengisian baterai atau aki otomatis, tapi pengisian berlebih (overcharging) atau penggunaan perangkat pengisian yang tidak cocok dapat merusak aki.

Normalnya, pengisian daya aki tidak boleh lebih atau kurang. Pengisian aki berlebih atau overcharging bisa mengakibatkan aki rusak. Overcharging biasanya diakibatkan oleh kiprok atau regulator. Sedangkan pengisian yang kurang membuat aki sepeda motor tekor sehingga starter elektrik tak bisa digunakan.

Siklus Pengisian dan Pengosongan yang Berlebihan

Siklus pengisian dan pengosongan aki yang tidak mencukupi bisa memengaruhi kesehatan baterai. Hal ini biasanya terjadi akibat sepeda motor jarang digunakan atau hanya digunakan untuk perjalanan singkat.

Kurangnya Pemeliharaan

Kurangnya pemeriksaan dan perawatan sepeda motor secara berkala bisa menjadi penyebab daya aki drop. Dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala secara teratur, pemilik sepeda motor bisa mengetahui kondisi kesehatan aki, arus tegangan listrik, kondisi terminal, dan sebagainya.

Untuk mencegah terjadinya daya aki drop, lakukanlah pemeriksaan dan perawatan berkala sepeda motor secara teratur di bengkel terdekat sehingga potensi terjadinya kerusakan yang parah dapat diantisipasi.