Juragan 99 Trans Punya Empat Bus Baru Buat Angkutan Mudik

Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Juragan 99 Trans, melakukan persiapan guna mengakomodasi lonjakan pemudik. Unit bisnis andalan J99 Corp. di bidang transportasi darat ini, menghadirkan empat unit baru Mercedes-Benz OH1626 Euro 4 Jetbus 5. Selain sering digunakan sebagai bus pariwisata, bus nyaman ini dipersiapkan sebagai armada angkutan mudik.

Mercedes-Benz OH1626 ini didukung dengan mesin berstandar Euro 4 yang lebih ramah lingkungan, memiliki torsi besar yang mampu melibas berbagai kondisi jalan, pengereman yang optimal, dan air suspension yang menyuguhkan kenyamanan selama perjalanan.

Kenyamanan penumpang juga didukung dengan desain aerodinamis yang membuat perjalanan terasa lebih stabil, pencahayaan estetik, insulasi suara dan getaran yang mengurangi kebisingan. Tempat duduk dengan konfigurasi 2-2, membuat kabin lebih luas dibanding bus ekonomi biasa. Tersedia 50 kursi per bus yang membuat ruang lebih leluasa.

“Kami siap menghadapi arus mudik dan arus balik mudik tahun ini. Keempat unit bus baru kami hadirkan demi mendukung perjalanan mudik di musim Lebaran tahun ini. Sehingga masyarakat bisa pulang kampung dan berlebaran dengan bahagia,” kata Gilang Widya Pramana, Founder Juragan 99 Trans.

Berdasarkan tren, diperkirakan jumlah pemudik hingga pertengahan Ramadan 2025 mengalami penurunan dibanding tahun lalu, akibat adanya hari libur yang lebih panjang, dan penyebaran waktu puncak arus mudik.

Juragan 99 Trans melayani berbagai rute AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang dapat menjadi pilihan para pemudik. Rute Jakarta/Bogor – Malang, diperkirakan menjadi rute favorit para pemudik. Tahun ini, Juragan 99 Trans juga membuka rute baru Malang-Bandung dan Surabaya-Denpasar.

“Momentum Ramadan selalu istimewa, oleh karenanya kami juga menyediakan layanan Sahur on The Bus secara gratis, untuk semua pelanggan bus AKAP. Makanan sahur disediakan di dalam bus, tanpa harus repot mencari makanan di rest area. Juragan 99 Trans berkomitmen untuk memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” imbuh Gilang.

Truk dan bus Mercedes benz

Truk Mercedes-Benz Punya Pabrik Baru Senilai Rp 500 Milyar

Distributor truk dan bus Mercedes-Benz, Daimler Comercial Vehicles Indonesia (DVCI) mengumumkan kehadiran pusat perakitan terbaru mereka yang akan mulai beroperasi pada 2025 nanti.

Pabrik perakitan ini dikelola oleh Daimler Comercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI). Menempati lahan seluas 14,6 gektar di Cikarang, Jawa Barat. Nilai investasinya mencapai Rp 500 miliar. Tempat baru ini menggantikan pabrik mereka sebelumnya di Wanaherang, Bogor, yang sekarang diambil alih oleh Inchcape untuk perakitan mobil Great Wall Motors.

Peletakan batu pertama pembangunan pabrik DCVMI dilakukan kemarin (19/02/2024) oleh Andreas Deuschle (Head of International Sales and Customer Services Daimler Truck Asia). Juga dihadiri oleh Sankaranarayanan Ramamurthi (President Director of Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia), dan Naeem Hassim sebagai President Director of Daimler Commercial Vehicles Indonesia.

Pabrik baru untuk truk dan bus Mercedes-Benz

Komitmen Lokal

Menurut DVCI, kegiatan groundbreaking ini melambangkan komitmen investasi Daimler Truck AG pada bisnis truk dan bus di Indonesia. Lebih penting lagi, Pabrik baru ini akan mendukung ekosistem setempat. Dan secara bertahap juga akan meningkatkan kandungan lokal dalam tiap produk truk dan bus Mercedes-Benz yang diproduksi dari pabrik tersebut.

“Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar utama kami di Asia Tenggara dan kami melihat adanya potensi yang sangat besar. Dan pertumbuhan yang menjanjikan untuk bisnis kendaraan niaga di Indonesia,” kata Andreas Deuschle. “Dewan Direksi Daimler Truck AG telah menyetujui pembangunan pabrik baru ini. Dengan investasi senilai 500 miliar rupiah sebagai bentuk komitmen mereka. Kami percaya bahwa ini adalah kesempatan yang baik bagi Daimler Truck AG untuk meningkatkan keberadaannya. Dengan menghadirkan produk dan layanan yang tepat untuk membuat Indonesia terus maju.”

Sankaranarayanan Ramamurthi dan Naeem Hassim meyakini dalam lanskap bisnis saat ini, dimana perusahaan-perusahaan lain semakin berusaha mengadopsi praktik keberlanjutan (sustainability) dengan lebih tegas. Makanya, penting untuk DCVMI dan DCVI berinvestasi dalam keberlanjutan. Agar tetap kompetitif di pasar kendaraan komersial yang tidak bisa dibilang sepi.