pilihan warna changan lumin

Pilihan Warna CHANGAN Lumin Buat Kaum Hawa Sumringah

Pilihan warna CHANGAN Lumin yang hadir di GJAW 2025 berhasil menarik perhatian pengunjung, utamanya kaum hawa. Sebab kelir pastelnya beragam.

CHANGAN Lumin mengusung desain eksterior unik dan stylish dengan garis visual yang lembut dan proporsi kompak. Karakternya yang urban-friendly membuatnya terlihat ideal untuk gaya hidup perkotaan yang dinamis dan modern, di mana efisiensi ruang dan kelincahan berkendara menjadi faktor kunci. Tampilannya pun berkarakter dengan Moon Eyes, velg 14 inch dan Concealed Door Handle.

CHANGAN Lumin hadir dalam lima warna berbeda, yaitu:

  • Wheat Yellow
  • Moss Green
  • Sakura Powder
  • Foggy White
  • Magpie Gray.

Mobil listrik Lumin memiliki panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.590 mm, dengan wheelbase 1.980 mm serta ground clearance 150 mm.

Masuk ke dalam kabin, Lumin EV menawarkan ruang yang cukup lega untuk memberikan kenyamanan bagi pengemudi maupun penumpang. Desain interiornya memaksimalkan ruang kaki dan ruang kepala, sekaligus menghadirkan suasana kabin yang lapang dan modern.

Akses menuju baris kedua juga didesain lebih mudah dan kursi belakang juga dirancang foldable 50:50 untuk memberikan fleksibilitas ruang penyimpanan. Dalam kondisi bangku baris kedua terlipat, Lumin mampu menghadirkan kapasitas kargo hingga 580 liter, menjadikannya EV kompak yang tidak hanya praktis tetapi juga sangat fungsional untuk berbagai kebutuhan.

Fitur dan Jarak Tempuh CHANGAN Lumin

pilihan warna changan lumin

Selain pilihan warna CHANGAN Lumin yang menarik, mobil listrik kompak ini juga punya fitur dan jarak tempuh yang mempesona.

Bagian interior ada layar sentuh 10,25 inci menjadi pusat kendali hiburan dan konektivitas. Lalu, ada pula fitur Smart Keyless Entry & Start memudahkan pengemudi menyalakan dan mematikan kendaraan secara praktis. Sementara Electronic Gear Shifter menjadikan pengoperasian kendaraan lebih modern dan intuitif.

Lumin EV juga sudah mengadopsi DC fast charging yang mampu mengisi daya dari 30% hingga 80% hanya dalam 35 menit, mobil ini siap menemani beragam aktivitas dengan waktu pengisian daya yang cepat. Didukung jarak tempuh hingga 301 km, pengguna dapat berkendara dengan nyaman di perkotaan atau bahkan lebih jauh lagi.

Akselerasi CHANGAN Lumin yang responsif memastikan performa lincah di berbagai kondisi, sementara NBooster Smart Braking System memberikan keamanan ketika berkendara di jalan yang menanjak.

Mobil listrik asal Tiongkok ini dirancang dengan mengutamakan keselamatan, mulai dari high strength body yang memberikan perlindungan optimal saat terjadi benturan, hingga 2 airbags yang menjaga pengemudi dan penumpang depan tetap aman. Ditambah rear parking sensor, manuver parkir menjadi lebih mudah dan minim risiko.

Changan Siap Dukung Mobilitas Masa Depan di Indonesia

Salah satu pendatang baru asal Tiongkok bakal hadir memperkuat pasar otomotif Tanah Air, CHANGAN.

Guna membangun pondasi keberadaannya di Indonesia, CHANGAN menggandeng Indomobil Group sebagai partner strategis. Dengan pengalaman serta reputasi kuat dan terpercaya di sektor bisnis maupun industri otomotif nasional, Indomobil punya peranan penting dalam tumbuh kembang merek CHANGAN di pasar otomotif Tanah Air.

“Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Indomobil Group dan CHANGAN akan terus memperkuat kerja sama dalam menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan dan mendukung akselerasi elektrifikasi nasional serta mendorong transformasi industri otomotif Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan cerdas,” papar Setiawan Surya, Chief Executive Officer CHANGAN Indonesia disela perjalanan bersama kami beberapa waktu lalu.

Teknologi dan Inovasi Manufaktur Mutakhir

Kami bersama sejumlah awak media ikut serta dalam acara Media Trip & Factory Visit Changan Automobile bersama CHANGAN Indonesia mengunjungi sejumlah fasilitas yang dimiliki CHANGAN Automobile di China. Salah satu lokasi menarik yang kami kunjungi adalah fasilitas manufaktur terpadu CHANGAN Digital Smart Factory yang berlokasi di Yubei, Chongqing, China.

Pabrik terpadu dengan luas areal 770.000 meter persegi ini adalah fasilitas manufaktur otomotif cerdas pertama di dunia yang menggunakan koneksi jaringan internet 5G dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Seluruh sistem teknologi yang digunakan di sini merupakan hasil kolaborasi CHANGAN Automobile dengan perusahaan teknologi China Unicom dan Huawei.

Kemampuan produksi yang dapat dicapai pabrik ini hingga 280.000 unit kendaraan per tahun. Hal tersebut didukung proses produksi berteknologi komputerisasi digital terintegrasi dan robotika. Mulai dari jalur distribusi bahan baku produksi, manufaktur baterai hingga proses perakitan kendaraan memiliki efisiensi serta fleksibilitas kerja yang tinggi.

Lini produk CHANGAN mencakup kendaraan penumpang, SUV, pick-up, dan kendaraan komersial ringan, dengan fokus kuat pada inovasi elektrifikasi, kendaraan otonom, dan konektivitas digital.

Selain fasilitas manufaktur, CHANGAN juga memiliki fasilitas R&D serta test track dan proving ground. Seluruh fasilitas tersebut saling terhubung satu sama lain, sehingga tahapan proses produksi dari hulu ke hilir nyaris tak ada yang terlewat.

Filosofi dan Inovasi Desain

Salah satu paparan yang kami dapatkan selama kunjungan ke fasilitas manufaktur CHANGAN yakni visi yang diusung.

Pondasi utama yang mengawali kiprah CHANGAN pada tahun 2017, yakni filosofi desain generasi pertama “Vibrant Vitality”, yang berakar pada budaya Timur.

Filosofi ini menggabungkan kecerdasan (intelligence) dan pendekatan berpusat pada manusia (human-centered design) dalam setiap rancangan kendaraan. Seluruh elemen tersebut diimplementasikan pada karya desain ikonik seperti Extreme Flow dan Yuyue Concept Car, yang kemudian jadi identitas desain khas CHANGAN yang kuat, berkarakter, dan sarat makna emosional.

Dalam mengembangkan kendaraan masa depan, CHANGAN pun berpegang pada tiga pilar utama inovasi:

Shangri-La Mission: Fokus pada elektrifikasi dan efisiensi energi.

Dubhe Plan: Pengembangan kendaraan otonom generasi baru.

Vast Ocean Plan: Berorientasi pada peningkatan nilai dan kenyamanan bagi konsumen.

CHANGAN mewujudkan visi Shangri-La Mission dengan menghadirkan berbagai inovasi teknologi elektrifikasi otomotif yang mendefinisikan ulang standar efisiensi dan keamanan. Salah satu contohnya yakni pengembangan Golden Shield Battery. Ini adalah baterai solid-state pertama di dunia yang menggunakan sistem pemanasan gelombang frekuensi tinggi, sehingga dapat memadukan efisiensi dan keamanan baterai dalam satu inovasi revolusioner.

CHANGAN juga memperkenalkan teknologi EREV (Extended-Range Electric Vehicle) atau REEV (Range-Extended Electric Vehicle). Solusi elektrifikasi otomotif cerdas ini memadukan motor listrik utama dengan mesin bensin sebagai generator.

Mesin bermotor bakar tidak menggerakkan roda, karena hanya berfungsi sebagai pengisi daya baterai ketika kapasitasnya menurun. Sistem penggerak roda pada EREV/REEV sepenuhnya dilakukan oleh motor listrik.

Pengendaraan jauh lebih senyap, halus, dan responsif seperti mobil listrik murni (BEV). Teknologi hybrid jenis baru ini menghasilkan jarak jelajah hingga 1.150 km dalam kondisi baterai dan tangki BBM terisi penuh. Tak perlu khawatir terhadap ketersediaan SPBU dan SPKLU selama menempuh perjalanan jauh.

Komitmen Jangka Panjang di Indoneisa

Melalui inovasi teknologi otomotif yang dimiliki, CHANGAN berkomitmen untuk menghadirkan teknologi elektrifikasi yang cerdas, efisien, dan berorientasi pada pengguna.

CHANGAN dan Indomobil berkomitmen mendukung agenda Net Zero Carbon 2060 yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Langkah ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai 400.000 pengguna kendaraan listrik pada 2025 dan 2 juta pengguna pada tahun 2030 mendatang.

Selain fokus pada keberlanjutan lingkungan, CHANGAN dan Indomobil berencana untuk memproduksi kendaraan secara lokal. Hal tersebut merupakan wujud komitmen jangka panjang CHANGAN dan Indomobil untuk mengembangkan industri otomotif nasional

Kemitraan antara CHANGAN dan Indomobil diharapkan mendorong transfer teknologi dan pengetahuan serta pemberdayaan sumber daya manusia Indonesia, sekaligus memperkuat basis industri kendaraan listrik di dalam negeri. Selain itu, dalam waktu mendatang Indonesia diharapkan dapat menjadi basis produksi CHANGAN untuk kawasan Asia Tenggara.

Penasaran ingin tahu seperti apa sosok kendaraan yang akan diboyong oleh CHANGAN ke pasar otomotif Indonesia? Tunggu tanggal tayangnya di GJAW 2025.

Changan Indonesia Siap Merangsek Pasar Mobil Listrik Tanah Air

Brand otomotif baru asal Tiongkok, Changan akan tampil di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 pada 21-30 November 2025 mendatang.

Solusi Mobilitas Berkelanjutan

Changan Automotive merupakan salah satu merek otomotif terkemuka Tiongkok dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Tak hanya memiliki beragam sub-brand, kemitraan produksi otomotif secara internasional juga dilakukan, antara lain GMC, Changan Ford, dan Changan Mazda.

Di Indonesia, Changan bermitra dengan Indomobil Group dan menunjuk Changan Indonesia sebagai pijakan untuk masuk ke pasar kendaraan elektrifikasi Tanah Air. Kolaborasi kedua perusahaan mencakup distribusi penjualan dan layanan purnajual, hingga produksi lokal model mobil Changan lainnya di masa mendatang.

Kerjasama antara Changan Automotive dengan Indomobil Group dalam entitas Changan Indonesia ini akan mendatangkan berbagai produk unggulan. Inovasi teknologi yang ada pada produk Changan diharapkan tak sekadar menjadi solusi mobilitas yang berkelanjutan, tapi sekaligus mendukung akselerasi elektrifikasi otomotif nasional.

Di ajang GJAW 2025, Changan Indonesia akan menempati booth yang berlokasi di Hall 3A | 3A4 ICE BSD City. Ada dua model mobil yang akan diluncurkan secara resmi yakni Lumin dan Deepal S07.

Kedua model mobil tersebut jadi langkah awal Changan Indonesia memperkenalkan keunggulan teknologi, desain, dan performa kendaraan Changan kepada para konsumen di Tanah Air.

Lumin dan Deepal S07 rencananya segera dipasarkan di Indonesia. Unit kendaraan pun akan dirakit secara lokal dengan skema CKD (Completely Knocked Down) di fasilitas perakitan National Assembler yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Kedua model mobil listrik tersebut dirancang sesuai kebutuhan konsumen Indonesia yang berorientasi pada efisiensi energi, desain modern, serta pengalaman berkendara cerdas dan menyenangakan.

Jaringan Penjualan

Changan Indonesia akan mulai memasarkan kedua mobil listrik pertamanya di Indonesia pada November 2025 mendatang.

Sebagai sarana pendukung, Changan akan mendirikan jaringan dealer secara bertahap, dan rencananya ada lima yang bakal beroperasi hingga akhir 2025.

Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia mengatakan, jaringan lainnya akan terus ditambah sampai akhir 2027.

“Idealnya di semua provinsi punya dealer. Tapi dengan keterbatasan waktu, kita mulai dulu di kota-kota besar,” papar Setiawan Surya dalam temu media di Chongqing, China, Kamis (24/10).

Sebagai tahap awal pembangunan jaringan dealer akan difokuskan di area Jakarta (DKI Jakarta), Bandung (Jawa Barat), serta wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Tentunya permintaan konsumen dan potensi pangsa pasar menjadi pertimbangan. Saat ini mayoritas penjualan kendaraan terutama mobil listrik masih didominasi konsumen Jakarta.

Selain potensi pasar yang besar, area Jabodetabek infrastrukturnya lebih mapan. Namun demikian, pihak Changan Indonesia secara bertahap akan merambah wilayah lain seiring perluasan ketersediaan infrasturktur di Indonesia terutama jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai fasilitas pengecasan baterai mobil listrik.

“Tahun depan kita lanjut lagi, mungkin sampai 2027 sudah cukup di beberapa kota yang kita rasa ada marketnya,” imbuh Setiawan Surya.

Changan Deepal L07

Changan Resmi Masuk Ke Indonesia, Gandeng Indomobil Group

Changan Automotive resmi hadir ke Indonesia, bekerjasama dengan Indomobil Group. Peresmian kerjasama strategis ini dilakukan di Jakarta hari ini (21/02) oleh Andrew Nasuri Direktur, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. dan Chou Qing, Vice President of Changan Auto Southeast Asia Co. Ltd.

“Indomobil dengan bangga mengumumkan kemitraan strategis dengan Changan Automobile untuk membawa kendaraan berkualitas tinggi ke pasar Indonesia. Dengan pengalaman luas kami dalam industri otomotif dan jaringan distribusi yang kuat, kami berkomitmen dalam menyediakan kendaraan yang berkualitas dan andal bagi masyarakat Indonesia,” ujar Andrew Nasuri, Direktur Indomobil Group.

Penandatanganan kerjasama antara Changan Automotive dan Indomobil Group

Mengutip pernyataan resminya, Changan Automotive melalui anak perusahaan Mobitech Co. Ltd yang bergerak di usaha ekspor, impor dan operasional di luar Tiongkok yang menjalin kerjasama tersebut bersama Indomobil. Kemudian, PT IMG Sejahtera Langgeng, yang merupakan salah satu anak usaha Indomobil Group, bertanggung jawab atas distribusi dan penjualan kendaraan Changan di Indonesia.

Menurut Andrew Nasuri, kerjasama ini unik karena Changan dan Indomobil akan melakukan riset bersama, soal produk yang cocok untuk Indonesia. Seperti diketahui, konsumen Indonesia cukup spesifik. Selain itu, Indomobil tertarik bekerjasama dengan pabrikan ini karena portofolio produk yang luas. Bukan cuma kendaraan penumpang tapi juga komersial. Baik EV maupun konvensional.

Kemudian, soal kenapa Changan menggaet Indomobil Group, dikatakan Chou Qing, “Kami sangat hati-hati memilih partner. Indomobil memiliki pengalaman panjang dengan tim yang tidak kalah berpengalaman. Selain itu Indomobil dianggap memiliki strategi yang serupa dengan Changan.”

Siapa Changan Automotive?

Changan Deepal S07

Ini sebetulnya merek lama yang tumbuh pesat. Didirikan tahun 1862 oleh Li Hongzhang, seorang petinggi tentara Tiongkok di masa pemerintahan dinasti Qing. Awalnya, mereka membuat peralatan untuk kalangan militer. Kemudian tahun 1959, mulai membuat mobil SUV Changjiang Type 46.

Maju ke 1984, mereka mulai beroperasi penuh membuat dan memasarkan produk otomotif roda empat. Tahun 2021, Changan adalah perusahaan otomotif Tiongkok pertama yang mencapai penjualan 20 juta unit sejak 1984.

Tahun lalu, penjualan mereka secara global menyentuh angka 2,6 juta unit. Menurut Changan, ini adalah prestasi penjualan terbaik dalam tujuh tahun terakhir.

Mobilnya?

Belum diketahui mobil mana yang akan masuk ke Indonesia. Menurut Andrew Nasuri, mereka masih mempelajari produk yang pas. Namun yang pasti, mobil Changan untuk Indonesia akan dibuat secara lokal di salah satu pabrik yang dimilik oleh Indomobil. “Tapi belum tahu pabrik yang mana, karena mobilnya juga belum diputuskan,” kata Andrew.

Sepenelusuran kami, pasar Changan yang paling dekat dengan Indonesia adalah Thailand. Di negara itu, yang sama-sama menganut setir kanan, dipasarkan Changan Deepal S07 SUV, Sedan L07 dan SUV ‘bongkok’ E07. Selain itu, ada mobil perkotaan perpenggerak listrik Lumin L, yang sekelas Wuling Air ev.

Untuk informasi, Changan L07 juga berbagi platform dengan Mazda. Melahirkan Mazda EZ6.