motor listrik maka cavalry

Motor Listrik MAKA Cavalry Makin Disukai Anak Muda dan Ojol

Motor listrik MAKA Cavalry makin disukai anak muda dan ojol (ojek online), hal ini terlihat dari semakin banyaknya Cavalry berseliweran di jalanan Jakarta dan kota besar lainnya.

Meskipun pendatang baru, MAKA Cavalry sukses menarik perhatian sebagai motor yang dikembangkan untuk menjadi “Motor Paling Enak”. Reputasi ini didukung melalui berbagai ulasan positif dari pegiat otomotif dan masyarakat umum yang mengamini kualitasnya disemua aspek, mulai dari desain, performa, hingga kenyamanan.

Pencapaian ini memperluas popularitas MAKA Cavalry di berbagai kota di Indonesia. Hal ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat semakin percaya pada MAKA Cavalry sebagai solusi mobilitas harian yang sangat irit tapi tetap bisa diandalkan.

Kepopuleran MAKA Cavalry menunjukkan penerimaan yang baik dari pasar. Bukan hanya masyarakat umum saja yang membeli MAKA Cavalry, “Motor Paling Enak” ini juga sering terlihat berseliweran di jalanan untuk menunjang aktivitas para ojek online. Pilihan ini semakin
memperkuat posisi MAKA Cavalry sebagai motor listrik yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas dengan jarak tempuh yang jauh tapi tetap nyaman.

“Meski MAKA Cavalry tergolong pendatang baru, penggunaan motor ini sudah meluas ke berbagai segmen dan jadi andalan bagi banyak orang—mulai dari masyarakat umum, perusahaan-perusahaan, instansi pemerintah, sampai pengemudi ojek online. Adopsi yang luas
ini memperlihatkan bahwa motor listrik buatan Indonesia ini berhasil memenuhi kebutuhan pasar yang paling mendasar, seperti jarak tempuh, performa, ketangguhan, dan kenyamanan,” bilang Raditya Wibowo, CEO & Founder MAKA Motors.

Program Spesial Untuk Ojol

motor listrik maka cavalry

 

Untuk semakin memudahkan adopsi motor listrik, MAKA Motors juga menghadirkan program kepemilikan motor dengan skema yang dirancang khusus bagi pengemudi ojek online. Dengan biaya sewa harian yang terjangkau, hanya Rp 70.000.

Pengemudi dapat memiliki MAKA Cavalry serta menikmati beragam keuntungan, seperti fasilitas fast charging gratis di semua MAKA Showroom, perawatan rutin gratis selama tiga tahun, layanan darurat 24 jam selama satu tahun, dan perlindungan asuransi. Untuk mendaftar, pengemudi ojek online cukup melengkapi dokumen yang diperlukan seperti KTP dan SIM C aktif, serta mengikuti proses verifikasi.

PKB sepeda motor listrik

PKB Sepeda Motor Listrik Ternyata Nol Rupiah, Pantas Banyak Dipakai Ojek

PKB Sepeda motor listrik ternyata nol rupiah. Hal itu kami lihat sendiri di STNK motor listrik MAKA Cavalry yang sedang kami uji tes jalan selama beberapa hari dan ALVA Cervo yang merupakan motor operasional redaksi kami.

Yup, PKB sepeda motor listrik memang nol rupiah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2023. Pemilik motor listrik baru kini dibebaskan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Bahkan, pemerintah memberikan insentif tambahan berupa potongan harga hingga Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik. Dengan kebijakan baru ini, Anda hanya perlu membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), biaya admin STNK dan biaya admin TNKB.

Terbaru, peraturan mengenai kebijakan insentif sepeda motor listrik tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2024, pembelian motor listrik sekarang dikenakan PPN sebesar satu persen dari harga jual. Menurun drastis dari tarif normal 11 persen.

Tak hanya itu saja, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan dukungan melalui berbagai insentif fiskal, termasuk PPN nol persen untuk penjualan motor listrik roda dua, baik produksi dalam negeri maupun impor.

Nah, di sepeda motor listrik MAKA Cavalry dan ALVA Cervo, total bayar pajak tahunannya hanya Rp 195 ribu. Dengan rician sebagai berikut:

  • PKB: Rp 0
  • SWDKLLJ: Rp 35.000
  • Biaya Admin STNK: Rp 100.000
  • Biaya Admin TNKB: Rp 60.000

Selanjutnya, dilansir dari laman MAKA Indonesia, pemerintah menyediakan dana sebesar US $455 juta untuk mensubsidi penjualan sepeda motor listrik.

Program subsidi ini mencakup dua kategori utama:

  • Penjualan 800.000 unit sepeda motor listrik baru
  • Konversi 200.000 unit sepeda motor bermesin pembakaran

Dampak Kebijakan Insentif Pajak Sepeda Motor Listrik Terhadap Konsumen

PKB sepeda motor listrik

PKB Sepeda motor listrik ternyata nol rupiah. lalu, apa dampaknya bagi masyarakat Indonesia?

  • Penghematan Biaya Tahunan

Penggunaan motor listrik menghadirkan penghematan biaya operasional hingga 80 persen dibandingkan motor konvensional. Untuk jarak tempuh 50 kilometer, pengguna motor listrik hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 2.500, sementara motor berbahan bakar  kurang lebih memerlukan Rp 13.000.

Berdasarkan perhitungan, pengguna motor listrik dapat menghemat biaya bahan bakar sebesar Rp 2,77 juta per tahun. Selain itu, biaya perawatan motor listrik juga lebih rendah karena tidak memerlukan penggantian oli dan suku cadang rutin seperti motor konvensional. Kecuali brake pad atau shock breaker yang umurnya panjang.

  • Kemudahan Prosedur

Pemerintah melalui PLN menyediakan layanan home charging yang memudahkan pengisian daya di rumah. Infrastruktur pengisian daya terus dikembangkan untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna motor listrik.

Saat ini, tersedia 21 bengkel konversi bersertifikat dengan kapasitas konversi 1.900 unit per bulan. Pemerintah berencana menambah jumlah bengkel konversi menjadi 1.020 unit di 10 kota besar Indonesia untuk meningkatkan kapasitas konversi hingga 1.224.000 unit per tahun.

Maka buka Showroom di Bintaro

Mendekat ke Konsumen, MAKA Motors Buka Showroom di Bintaro & Ciledug

Showroom MAKA Motors bertambah lagi. Meski masih di sekitar Jabodetabek, tapi penambahan sarana penjualan ini bukan tanpa alasan.

Dinamai MAKA Lite Showroom, sudah dibuka di wilayah Bintaro dan Ciledug. Keduanya akan mengakomodir penjualan motor MAKA baik secara kredit maupun tunai. Konsultasi sebelum beli juga pastinya bisa dilayani. Bahkan mereka menyediakan layanan test ride, baik di lokasi showroom, maupun di tempat pilihan calon konsumen.

Showroom MAKA Motors Bintaro berada di kawasan ramai Jl. W.R Supratman, tidak jauh dari stasiun kereta api Pondok Ranji. Sedangkan MAKA Lite Showroom Ciledug, ada di Jl Raden Saleh, Tangerang. Kedua showroom ini beroperasi mulai jam sembilan pagi hingga delapan malam.

SHowrrom MAKA Motors

“Perluasan jaringan MAKA Motors sudah menjadi komitmen kami dari awal. Sejak peluncuran, dari catatan kami, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan menjadi wilayah yang sangat antusias mencoba performance MAKA Cavalry,” kata Raditya Wibowo, CEO MAKA Motors.

“Untuk itu, ekspansi yang pertama kami lakukan adalah dengan menghadirkan MAKA Lite Showroom di Bintaro dan Ciledug. Langkah strategis ini kami harap dapat mempermudah akses masyarakat untuk mencoba dan mendapatkan Motor Paling Enak dengan lebih dekat dan lebih mudah,” tambahnya.

Lite Showroom Bintaro dan Ciledug ini melengkapi showroom motor produksi dalam negeri tersebut, yang sudah ada di Gading Serpong, Margonda, Radio Dalam (Jakarta), Kelapa Gading serta satu di Summarecon Bekasi.

Produk MAKA Motors

test ride MAKA Cavalry

Saat ini, produk MAKA baru ada satu yaitu skuter listrik Cavalry. Motor ini dibekali penggerak listrik di roda yang bernama Rivium. Bikinan mereka sendiri. Bertenaga 12 hp dan bertorsi 242 Nm, yang dijual dengan harga Rp 35.850.000 (OTR Jakarta). Dimensi panjangnya 1.922 mm, lebar 731 mm dan tinggi 1.173 mm. Sementara jarak sumbu rodanya 1.345 mm.

Sumber energinya berasal dari baterai 4 kWh yang memberikan jarak tempuh hingga 160 km (klaim). Yang menarik adalah baterai yang dinamai Intercellar ini didesain dan dipatenkan oleh MAKA Motors. Namun pembuatannya terpaksa di luar negeri karena di sini belum ada yang bisa.

Pengaturan berkendara diotaki oleh software bernama Osiris. Lagi-lagi, ini dibuat oleh MAKA Motors sendiri. Osiris memiliki dua mode berkendara yaitu Hi-Regen dan Hi-Torque

Beli Maka Cavalry di JLF 2025, Bisa Diganjar Emas

Dalam gelaran Jakarta Lebaran Fair (JLF) 2025, Maka Motors berbagi kebahagiaan kepada konsumen dengan kehadiran Mas Duta. Bukan hanya sebagai Duta Besar brand Maka, tapi Mas Duta kali ini juga memberikan penawaran yang menarik. Berupa Promo Mas Duta: Ramadan Cashback Dua Juta! Promo ini berlaku selama acara JLF 2025, yang bertempat di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, dari 19 Maret hingga 6 April 2025.

Bagi konsumen yang sedang mencari motor yang hemat biaya operasional, berperforma tangguh, termasuk punya penampilan gagah, bisa jadi Maka Cavalry merupakan pilihan yang paling tepat. Apalagi, jika pembeliannya dilakukan selama Jakarta Lebaran Fair 2025.

Maka Cavalry menawarkan keunggulan performa dan desain yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Dengan jarak tempuh mencapai 160 km, top speed 105 km/jam, dan kemampuan menanjak 30 derajat. Akselerasi 0-60 km/jam hanya memerlukan waktu 4,8 detik. Tak ketinggalan dilengkapi dua pilihan mode berkendara, yaitu Hi-Torque dan Hi-Regen.

Konsumen bisa memilih satu dari tiga jenis promo yang ditawarkan, yaitu:

  1. Cashback/uang kembali sebesar Rp 2 juta untuk setiap pembelian Maka Cavalry.
  2. Cashback/uang kembali sebesar Rp 1,8 juta ditambah gratis Box Shad SH39 untuk setiap pembelian MAKA Cavalry.
  3. Gratis Maka Charger+ (seharga Rp 2,75 juta) untuk setiap pembelian Maka Cavalry.

Untuk mengetahui lebih rinci tentang syarat dan ketentuan Promo Mas Duta, berkonsultasi mengenai Maka Cavalry, atau ingin merasakan langsung performa Maka Cavalry, konsumen bisa mengunjungi booth MAKA Motors yang ada di Hall A, JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti aktivitas menarik berupa game simulator Maka Cavalry yang berhadiah merchandise eksklusif.

“Berpartisipasi dalam ajang Jakarta Lebaran Fair 2025 adalah upaya kami untuk terus memperkenalkan Maka Cavalry kepada masyarakat luas. Dengan Promo Mas Duta ini kami juga ingin memberikan kemudahan akses kepada banyak konsumen,” kata Ghalila Gumai, Chief Marketing Officer Maka Motors.

Maka Cavalry test ride

MAKA Motors Telisik Peluang Ekspor Ke Wilayah Asia Tenggara

Pabrikan motor asli Indonesia, MAKA Motors sepertinya bergerak cepat memasuki pasar. Tidak hanya itu, mereka juga mempertimbangkan dengan serius kemungkinan untuk ekspor.

Hal tersebut diungkap CEO Maka Motors, Raditya Wibowo, saat touring bersama kami dan beberapa media nasional di Bogor (26/02). Menurut Dito, panggilan akrabnya, peluang ekspor ini sangat menarik untuk MAKA Motors. Namun melaksanakan hal tersebut diakui tidak mudah.

Maka Motors berpeluang melakukan ekspor

Pihaknya masih mempelajari berbagai hal yang diperlukan untuk ekspor. “Harus punya rekanan setempat, itu pasti,” kata Dito. “Targetnya sekitar Asia Tenggara dulu karena pasarnya memiliki beberapa kesamaan dengan Indonesia.”

Pastinya, kalau memang jadi ekspor, MAKA harus melakukan penyesuaian untuk memenuhi homologasi dan peraturan yang berlaku di negara tujuan. Namun seperti ditegaskan oleh Dito, hal ini sangat memungkinkan dilakukan.

Untuk informasi, mereka melakukan proses diproduksi di Cikarang. Menggunakan pabrik yang mereka bangun sendiri dengan kapasitas produksi hingga 100.000 unit per tahun. Dengan jumlah itu, pastinya MAKA Motors sangat punya kapasitas untuk memenuhi permintaan domestik maupun ekspor. Untuk saat ini. 

Perkembangan Dealer MAKA

Maka Showroom Radio Dalam

Sementara itu, di pasar dalam negeri MAKA Motors masih sibuk berjualan dan memenuhi permintaan konsumen. Bukan cuma konsumen, tapi beberapa pihak sudah mendekati mereka untuk membuka dealer. Baik di seputar Jakarta maupun di luar kota.

Dito juga menegaskan, pihaknya punya target membuka 19 dealer tahun ini di seluruh Indonesia. “Dealer luar kota akan sangat menarik bagi kami. Sudah ada pihak yang menyatakan minatnya untuk membuka dealer di luar kota.”

Ia juga mengakui sudah ada satu group dealer besar yang biasanya menjual kendaraan roda empat, menyatakan minat untuk membuka dealer MAKA di Jakarta. Namun Dito tidak menyebutkan yang mana.

Saat ini baru ada lima dealer yang sudah operasional di Jakarta, Bekasi dan Depok.  Menjual produk MAKA Cavalry seharga Rp 35.850.000 (OTR Jakarta). Artikel test ride segera terbit. Tunggu saja. 

Maka Showroom Radio Dalam

Maka Motor Buka Lima Showroom Sekaligus

Sejak meluncurkan mereknya beberapa waktu lalu, Maka Motor membuka dealer resminya di Jakarta, Depok dan Bekasi. Ini dikatakan sebagai bentuk komitmen untuk memudahkan pelanggannya.

Hari ini (10/2) Maka Radio Dalam, Depok, Gading Serpong dan Bekasi sudah dibuka. Peresmiannya dilakukan secara simbolis di MAKA Showroom Radio Dalam, sebagai flagship showroom.

“Sesuai komitmen kami saat acara Peluncuran Motor Paling Enak pada 15 Januari lalu, hari ini kami dengan bangga meresmikan lima MAKA Showroom sekaligus. Ini adalah upaya kami untuk memberikan kepastian kepada konsumen,” ujar CEO dan Founder MAKA Motors, Raditya Wibowo.

Bengkel motor Maka jaksel

Menurut Raditya Wibowo, pembukaan lima showroom ini merupakan tahap awal. Pihaknya mentargetkan total ada 19 showroom yang akan dibuka di Indonesia tahun 2025 ini.

Maka Showroom hadir dengan kemampuan Sales, Service, Spare Part (3S) untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi konsumennya.

Menurut keterangan resmi Maka Motor, showroom mereka dilengkapi fasilitas yang lengkap dan teknisi yang berpengalaman untuk memastikan sepeda motor tetap dalam kondisi prima. tempat-tempat ini juga melayani pembelian suku cadang asli MAKA Motors yang lengkap dan terjamin kualitasnya.

Selain 3S, showroom Maka juga memiliki fasilitas fast charging yang bisa dimanfaatkan secara gratis. Untuk lebih meyakinkan calon konsumennya, Maka juga memiliki fasilitas test ride.

“Dengan semua layanan, tenaga kerja terampil dan berpengalaman, serta konsep desain showroom yang unik, MAKA Showroom diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang lebih dari sekadar tempat melihat dan membeli kendaraan, tapi juga solusi lengkap kebutuhan mobilitas konsumen yang nyaman dan menyenangkan,” demikian bunyi pernyataan resmi Maka Motor

Baru Satu Model

Saat ini Maka baru memproduksi dan memasarkan satu produk yaitu Cavalry. Skuter listrik sporty dengan motor hub (penggerak menempel langsung di roda) bertenaga 12 hp. Diklaim memiliki jarak tempuh hingga 160 km, plus top speed 105 km/jam.

Maka Cavalry 2025

Motor ini juga ditepeli garansi kelistrikan untuk baterai, dinamo, dan controller selama tiga tahun, gratis servis selama satu tahun, dan customer care dengan nomor 021-3952-9329.

Untuk kebutuhan servis darurat, konsumen bisa memanfaatkan MAKA SOS yang memungkinkan teknisi datang ke lokasi konsumen untuk melakukan perbaikan ringan di tempat. Dan yang menyenangkan, bagi yang ingin melakukan perawatan sepeda motor di rumah, bisa memanfaatkan layanan MAKA Home Service.

Maka Cavalry 2025

Ini Kenapa Maka Cavalry 2025 Patut Diwaspadai Oleh Rivalnya

Maka Motors, perusahaan startup otomotif roda dua asal Indonesia, akhirnya resmi meluncurkan produk pertamanya. Inilah Maka Cavalry, skuter listrik seharga Rp 35.850.000 yang menarik perhatian kami.

Kenapa? Karena selain tagline Motor Paling Enak, yang sepertinya sangat percaya diri, beberapa klaim yang mereka ungkap juga memukau.

Maka Cavalry dan Duta Sheila On 7

Maka Cavalry dikembangkan selama tiga tahun oleh tim asuhan CEO Raditya Wibowo. Dito, panggilan akrabnya, mendirikan Maka Motors bersama Arief Fadillah yang sekarang menjabat sebagai Chief Technical Officer (CTO). Keduanya adalah ‘alumni’ Gojek yang menduduki posisi strategis.

Profil perusahaan ini semuanya diisi oleh orang Indonesia muda. Jadi kami tidak terkejut juga kalau melihat motornya yang kekinian dan berusaha keras untuk mengakomodir keinginan konsumen sepeda motor di Indonesia.

Torsi On Wheel

penggerak Maka Cavalry

Cavalry memiliki beberapa hal yang tidak ditemukan di motor listrik lain. Yang paling menarik perhatian kami adalah performa.

Mengandalkan motor penggerak bernama Revium yang terpasang di roda, motor ini bertenaga 12 hp dengan torsi 242 Nm. Sistem pengontrol (control unit) dikembangkan oleh Maka sendiri, di dalam negeri, yang disebut Osiris. Controller ini diklaim mampu memberikan respon yang linear dengan bukaan grip gas.

Karena dinamo penggerak adanya di roda, maka semua daya akan langsung tersalur tanpa ‘dikorting’ oleh transmisi.

Ini menjanjikan akselerasi yang lebih instan dan wajar kalau Maka Motors menyebut produknya ini mampu berakselerasi 0 – 60 km/jam dalam 4,8 detik, dengan kecepatan puncak 105 km/jam. Dan juga dengan mudah melibas tanjakan dengan kemiringan 30 derajat.

Angka yang menarik untuk sebuah motor harian. Untuk menahan laju, Cavalry dibekali dengan rem cakram di depan dan belakang.

Jarak Tempuh 160 KM

Skuter ini juga diklaim memiliki jarak tempuh hingga 160 km dengan sekali mengisi penuh baterai berkapasitas 4 kWh yang dinamai Intercellar.

Menurut Maka Motors, jarak tersebut didapat dalam pengujian sebenarnya, dalam lalu lintas yang hidup. Bukan dengan parameter di lingkungan tertutup.

Salah satu yang memungkinkan tercapainya jarak itu adalah kemampuan pengereman regeneratif, yang memungkinkan energi kinetik saat mengerem atau deselerasi, diolah menjadi energi listrik untuk disimpan di baterai.

Fast charger Maka

Kemudian, Cavalry juga diberikan kemudahan dalam hal pengisian ulang baterai. Layaknya motor listrik, Anda bisa colok di mana saja. Menurut keterangan resminya, untuk jarak tempuh 20 km perlu waktu satu jam pengisian.

Untuk fast charging, Maka Motors menyediakan beberapa titik pengisian cepat di Jakarta dan sekitarnya. Mereka mengklaim, dengan pengisian DC ini hanya perlu 12 menit untuk mendapatkan keterisian yang berguna hingga 20 km.

Desain Mainstream

maka Cavalry hitam

Jujur, saat melihat sepintas, bentuknya mengingatkan pada sepeda motor matic sport yang ada.

Menurut Arief Fadillah, ini adalah hasil dari desain yang masukannya didapat langsung dari masyarakat umum. Mulai dari operator ojek daring, pengguna motor reguler, hingga siapa saja yang kebetulan lewat di depan mereka.

Saat dilihat lebih dekat, Cavalry ini cukup memiliki perbedaan yang signifikan dan membuatnya unik. Pertama, dimensinya ringkas (compact). Dibandingkan rival motor listrik dengan rentang harga yang mirip, seperti Alva One.

Maka cavalry memakai standar IP67

Panjangnya 1.922 mm (38 mm lebih pendek dari Alva One), lebar 731 mm yang artinya lebih kecil 24 mm dari One. Sedangkan tingginya 1.173 mm, 27 mm lebih rendah dari Alva One.

Jarak sumbu rodanya sebesar 1.345 mm. Lebih pendek 35 mm dibanding Alva One.

Sementara ground clearance Cavalry mencapai 140 mm, dengan jarak jok ke tanah sebesar 770 mm.

Dengan mengandalkan frame double cradle seperti Honda PCX, bentuk ini juga memungkinkan Cavalry untuk punya ruang bagasi sebesar 20 liter di bawah jok.

Harga

Maka Cavalry, electric scooter made in Indonesia

Maka Cavalry 2025 dijual dengan harga Rp 35.850.000. Harga tersebut termasuk charger portable dan sudah bisa dipesan.

Motor ini dirakit di Cikarang, Jawa barat dengan pabrik yang memiliki kapasitas produksi 100.000 unit per tahun.

Spesifikasi Maka Cavalry 2025

  • Penggerak: Elektirk, hub drive
  • Tenaga: 12 hp (9 kW)
  • Torsi: 242 Nm
  • Baterai: LFP, IP67
  • Kapasitas Baterai: 4 kWh
  • Jarak Tempuh: 160 km (klaim)
  • Suspensi: Telescopic (depan), dual shock (belakang)
  • Dimensi (P x L x T mm): 1.922 x 731 x 1.173 mm
  • Wheelbase: 1.345 mm
  • Tinggi jok: 770 mm
  • Ground clearance: 140 mm
  • Kapasitas bagasi: 20 liter
Maka Cavalry 2025

Inilah Maka Cavalry, Skutik Listrik Asli Indonesia

Maka, perusahaan startup pembuat motor listrik asli Indonesia resmi mengungkap produk pertama mereka hari ini (15/01) di Jakarta. Inilah Maka Cavalry, skuter listrik yang cukup enak dilihat.

Maka Cavalry adalah murni produk buatan Indonesia. Personel di balik kelahiran motor ini semuanya anak muda Indonesia. Membanggakan memang, tapi bagaimana performanya?

Seperti yang bisa dilihat, motor ini menggunakan hub motor (motor listrik ditempel langsung di roda). Tenaganya 12 hp yang langsung memutarkan ban. Membuat motor lebih responsif. Selain itu, diklaim memiliki jarak tempuh hingga 160 km, plus top speed 105 km/jam.

Maka Cavalery resmi diluncurkan seharga 35 jutaan

Desainnya terlihat tegas. Parasnya mungkin mirip dengan beberapa produk lain, menurut Maka Motors, ini adalah hasil dari riset mendalam tim desain, termasuk input dari masyarakat luas.

Soal penamaan, Cavalry yang artinya pasukan berkuda (berkendaraan) merepresentasikan kemampuan motor untuk bekerja keras menjadi andalan pemiliknya.

Maka Cavalry, electric scooter made in Indonesia

Maka Cavalry dijual dengan harga Rp 35.800.000 (OTR Jakarta). Saat ini, sudah tersedia lima dealer di kawasan Jakarta dan sepertinya. Tahun ini, ditargetkan akan ada 19 dealer di seluruh Indonesia. Ketersediaan suku cadang juga tidak akan masalah.

Maka juga sudah mengoperasikan pabrik mereka di Cikarang, Jawa Barat. Kapasitasnya juga tidak main-main karena bisa membuat 100.000 motor per tahun.

Cukup menarik melihat penampakan Cavallery ini. Bentuk menarik, jarak tempuh jauh, bagasi mampu menampung 20 liter barang. Plus ada kemamouan pengereman regeneratif. Harganya juga cukup masuk akal. Kami tertarik.