Setelah Thailand, Apakah Chery QQ3 EV Akan Masuk Indonesia?

Persaingan pasar mobil listrik harga hemat dan terjangkau (baca: murah) di kawasan Asia Tenggara tahun ini bakal kian memanas.

Hal tersebut ditandai kemunculan mobil listrik mungil Chery QQ3 EV di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026. Ini jadi sinyal kuat bagi para pemain utama yang selama dua tahun terakhir jualannya selalu sukses untuk lebih waspada.

Mobil listrik Chery QQ3 EV mengusung DNA dan semangat kesuksesan dari city car mungil Chery QQ yang muncul di China sejak tahun 2003 silam dan terjual lebih dari 1 juta unit. Ya, ini adalah salah satu legenda di pasar domestik Negeri Tirai Bambu.

Bagi Chery, ini bukan sekadar mobil listrik terbaru. Tapi amunisi untuk menguasai pasar mobil listrik kelas entry level di tataran global, terutama kawasan ASEAN. Lalu apa sisi keunggulan yang ditawarkan oleh Chery QQ3 EV.

Desain Modern dan Memikat

Chery QQ3 EV tampil lebih modern dari Chery QQ terdahulu. Bodi hatchback yang compact dihiasi lampu depan LED dengan sorot tajam dan desain lampu belakang LED mirip Mini Clubman. Secara keseluruhan, mobil listrik ini memang terlihat stylish dan futuristik. Dijamin bakal bikin para kaum muda terpikat.

Bodinya bahkan lebih besar dari beberapa rival sekelasnya, dengan panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Dibandingkan dengan Geely EX2 pun lebih panjang sekitar 60 mm. Geely EX2, selama ini dikenal unggul di ruang kabin.

Fitur Kekinian

Sisi kemasan interior pun tak kalah memikat dari tampilan eksterior. Kabin ditata dengan gaya semi futuristik yang simple, praktis, tapi fungsional dan eyecatching. Lumayan high tech lah untuk ukuran mobil listrik kelas entry level.

Mulai dari layar utama berukuran cukup lrga, yakni 15,6 inci yang ditenagai dengan chip prosesor Snapdragon 8155 hingga fitur AI voice assistant dan update software cepat via OTA (over the air). Panel instrumen pun pakai layar digital. Wireless charging 50W yang jadi fitur kekinian untuk memudahkan para pengguna smartphone pun tersedia

Nuansa kabin makin terlihat wah dengan ambient light 256 warna dan dashboard bertema two-tone.

Performa Sesuai Kebutuhan

Berbeda dari mobil listrik lain di kelasnya yang dilengkapi penggerak roda depan, Chery QQ3 EV ini menggunakan platform listrik T12 dengan konfigurasi motor listrik penggerak roda belakang (RWD). Untuk mobil listrik kelas entry level, sangat jarang yang seperti ini.

Untuk opsi penggerak, tersedia dua pilihan motor listrik, yakni 58 kW (78 hp) dan 90 kW (121 hp). Baterai lithium-iron phosphate (LFP) yang dibopong pun tersedia dua opsi, yakni 29,5 kWh dengan jarak tempuh 310 km dan versi 41,3 kWh dengan daya jelajah hingga 420 km (CLTC). Pengecasan dari 30 persen hingga 80 persen dengan fast charger DC hanya butuh waktu 16,5 menit!

Nah, rival sekelasnya bahkan rerata hanya di kisaran 300 km. Daya jelajah maksimum Chery QQ3 EV yang tembus 420 km jelas jadi daya tarik utama dan poin plus.

Sebagai gambaran, BYD Atto 1 menawarkan output tenaga 73,7 hp dengan baterai 38,88 kWh yang memiliki jarak tempuh sekitar 380 km. Rival terkuatnya yakni Geely EX2 lebih bertenaga dengan output 114 hp. Baterai 40,16 kWh yang diusung menghasilkan jarak tempuh 395 km. Ada plus minus dari kedua rival Chery QQ3 EV.

Bakal Masuk Indonesia?

Lantas bagaimana dengan harganya? Saat pemesanan mulai dibuka di China dengan harga kisaran 70.000 – 110.000 yuan atau sekitar Rp 171 juta – Rp 270 jutaan, Chery QQ3 EV terpesan 27 ribu unit hanya dalam waktu tiga jam!

Jika saja nantinya bakal dipasarkan di Tanah Air, entah apakah harganya sama atau beda tipis dengan di negara asalnya. Atau justru bakal jadi jauh lebih mahal?

Pasalnya, saat ini BYD Atto 1 dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 199 juta – Rp 235 juta. Sedangkan Geely EX2 yang lebih unggul di fitur ruang kabin dan performa, label harganya di kisaran Rp 229 juta hingga Rp 259 juta. Masih ditambah lagi Wuling Binguo EV yang laris manis di kisaran Rp 200 jutaan. Bakal jadi persaingan yang seru…

Review: Changan Lumin Praktis dan Efisien Untuk Perkotaan

Saat ini para konsumen di perkotaan mulai mencari kendaraan alternatif penunjang mobilitas harian. Tak hanya praktis, tapi juga efisien dan ekonomis. Mobil listrik mungil pun kini banyak dilirik sebagai solusi. Saat terjebak di tengah padatnya lalu lintas kota, pengemudi tak lekas lelah harus injak pedal gas rem gas rem berulang.

Model yang saat ini cukup menyita perhatian khalayak Indonesia adalah mobil listrik Changan Lumin EV. Posturnya yang mungil menggemaskan plus desain tampilan yang stylish sukses memikat para konsumen. Tapi apa lagi yang jadi keunggulan dari Changan Lumin EV?

Mungil, Praktis dan Menyenangkan

Sebelumnya, kami sudah pernah mencicipi sebentar sensasi berkendara mobil ini saat berkunjung ke China tahun lalu. Hanya saja sesi test drive saat itu waktu dan areanya sangat terbatas, serta tidak mencerminkan kondisi real berkendara di jalan raya. Masih kurang puas juga untuk bisa mengeksplorasi performa dan fitur yang ada pada mobil listrik mungil ini.

Kali ini kami berkesempatan mencoba lagi Changan Lumin EV. Bukan sekadar sesi test drive, tapi selama beberapa hari menikmati seperti apa rasanya menjadikan mobil listrik ini untuk mobilitas harian di perkotaan.

Rute perjalanan yang kami lalui tak ubahnya para komuter yang wira wiri yakni Gading Serpong, BSD dan seputar kota Jakarta. Baik jalan biasa, jalan raya utama, arteri dan ternasuk tol dalam kota.

Sepanjang perjalanan, Changan Lumin EV yang berbodi mungil memang cocok untuk diajak bermanuver di jalan raya perkotaan.

Dengan panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.590 mm, Lumin EV terasa pas saat diajak menembus kepadatan lalu lintas kota. Jarak sumbu roda 1.980 mm serta ground clearance 150 mm memberikan keseimbangan dan kelincahan saat bermanuver. Parkir di ruang terbatas pun tak jadi masalah berkat postur bodi mungil dan radius putar kemudinya yang relatif minim.

Melintasi ruas jalan area pemukiman padat penduduk yang relatif ngepas pun tak jadi kendala. Changan Lumin EV memang cocok untuk kawasan perkotaan padat seperti Jakarta. Di jalan raya oke, di jalan sempit pun no problem.

Bodinya yang mungil plus desain tampilan ala wajah Panda nan imut menggemaskan membuat Changan Lumin EV jadi pusat perhatian. Banyak pengguna jalan yang penasaran dengan mobil ini, terutama kaum wanita yang tengah berkendara.

Saat terjebak kemacetan lalu lintas yang padat merayap stop and go, kaki pun tak lekas lelah. Posisi duduk pengemudi maupun penumpang cukup nyaman berkat desain jok yang ergonomis.

Performa Efisien

Bicara performa, Changan Lumin EV dibekali motor listrik tunggal penggerak roda depan dengan output 35 kW/47 hp dengan torsi 83 Nm. Meskipun performanya tidak besar, tapi bisa dipacu sampai 101 km/jam. Cukup untuk pengendaraan dalam kota dan top speed pun masih dalam batas kecepatan di tol.

Mode berkendara Eco yang kami gunakan membuat konsumsi daya listrik menjadi lebih efisien. Sangat ideal untuk mobilitas harian di perkotaan. Jika ingin tarikan tenaga yang lebih responsif termasuk untuk bermanuver cepat serta lebih gesit, aktifkan mode Sport.

Performa dan handling berkendara tetap stabil meskipun kecepatan di angka 100 km/jam saat melaju di jalan tol. Manuver di lalu lintas kota yang sedang lengang pun cukuo gesit dan lincah. Ini memang mobil harian yang menyenangkan untuk dikendarai.

Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 28,08 kWh yang diusung cukup untuk perjalanan sejauh 301 km. Lumayan untuk menunjang mobilitas harian.

Oh ya, Changan Lumin telah dilengkapi fitur DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya cepat dengan soket CCS2. Pengecasan baterai dari 30% hingga 80% cuma sekitar 35 menit. Bahkan saat kami mengisi daya di SPKLU kawasan GBK, dari 40%-100% waktunya tak sampai satu jam.

Waktu pengecasan yang cukup cepat dan efisien sesuai dengan tuntutan pengguna yang mobilitasnya cukup tinggi dan waktu untuk mengecas relatif terbatas.

Fitur Cukup Lengkap

Meskipun posturnya mungil, kenyamanan dan kepraktisan jadi perhatian. Ruang kabin Changan Lumin cukup lapang untuk empat penumpang dewasa. Ruang kaki dan kepala bagi pengemudi maupun penumpang tak ada rasa kesempitan. Posisi duduk pun terasa nyaman berkat jok yang ergonomis.

Tata letak panel interior terbilang sederhana, praktis dan efisien namun tetap terlihat stylish. Mobil ini sangat user friendly, cocok bagi konsumen yang tak butuh banyak pernik nan ribet.

Fitur penunjang dalam kabin seperti layar touchscreen 10,25 inci dengan konektifitas Apple CarPlay dan Android Auto serta panel instrumen digital 7 inci tak kalah dari mobil listrik sekelasnya. Kepraktisan dari fitur Smart Keyless Entry & Start serta electronic gear shifter dengan desain modern jadi poin plus yang dimiliki Changan Lumin EV.

Perihal fitur keselamatan, mobil listrik mungil ini cukup lengkap Tak hanya airbag dan tire pressure alarm, tapi juga speed sensing auto door lock, auto door unlock upon collision, ESP, ABS+EBD, Hill hold control, rear camera, sampai rear parking sensors ada. Selain itu, Changan Lumin juga dilengkapi NBooster Intelligent Braking System serta Electronic Stability Control untuk menunjang respons pengereman dan menjaga stabilitas berkendara. Hati dijamin tetap tenang dan tenteram saat berkendara.

Fleksibilitas kabin pun menjadi nilai tambah yang penting. Konfigurasi jok belakang Changan Lumin yang dapat dilipat 50:50 membuat kapasitas bagasi bisa diperluas hingga 580 liter. Lumayan untuk memuat beragam barang bawaan penunjang aktifitas maupun belanjaan.

Harga Terjangkau

Soal harga mobil micro EV ini pun cukup terjangkau yakni Rp183 juta (OTR Jakarta)

Pilihan warna eksterior pun beragam. Mulai dari Wheat Yellow, Sakura Powder, Magpie Gray, Foggy White hingga Moss Green.

Soal layanan purna jual tak perlu khawatir. Keagenan dan operasional brand otomotif Changan di Indonesia berada di bawah naungan Indomobil Group yang memiliki jaringan luas dan pengalaman terpercaya.

Changan Lumin memang pas untuk para konsumen perkotaan yang butuh solusi praktis penunjang mobilitas harian, terutama bagi yang baru pertamakali ingin membeli mobil listrik. Harganya yang relatif ekonomis sepadan dengan fitur serta kemampuan mobilitasnya yang mumpuni. Jadi, mau pilih warna apa?