Review: Changan Lumin Praktis dan Efisien Untuk Perkotaan

Saat ini para konsumen di perkotaan mulai mencari kendaraan alternatif penunjang mobilitas harian. Tak hanya praktis, tapi juga efisien dan ekonomis. Mobil listrik mungil pun kini banyak dilirik sebagai solusi. Saat terjebak di tengah padatnya lalu lintas kota, pengemudi tak lekas lelah harus injak pedal gas rem gas rem berulang.

Model yang saat ini cukup menyita perhatian khalayak Indonesia adalah mobil listrik Changan Lumin EV. Posturnya yang mungil menggemaskan plus desain tampilan yang stylish sukses memikat para konsumen. Tapi apa lagi yang jadi keunggulan dari Changan Lumin EV?

Mungil, Praktis dan Menyenangkan

Sebelumnya, kami sudah pernah mencicipi sebentar sensasi berkendara mobil ini saat berkunjung ke China tahun lalu. Hanya saja sesi test drive saat itu waktu dan areanya sangat terbatas, serta tidak mencerminkan kondisi real berkendara di jalan raya. Masih kurang puas juga untuk bisa mengeksplorasi performa dan fitur yang ada pada mobil listrik mungil ini.

Kali ini kami berkesempatan mencoba lagi Changan Lumin EV. Bukan sekadar sesi test drive, tapi selama beberapa hari menikmati seperti apa rasanya menjadikan mobil listrik ini untuk mobilitas harian di perkotaan.

Rute perjalanan yang kami lalui tak ubahnya para komuter yang wira wiri yakni Gading Serpong, BSD dan seputar kota Jakarta. Baik jalan biasa, jalan raya utama, arteri dan ternasuk tol dalam kota.

Sepanjang perjalanan, Changan Lumin EV yang berbodi mungil memang cocok untuk diajak bermanuver di jalan raya perkotaan.

Dengan panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.590 mm, Lumin EV terasa pas saat diajak menembus kepadatan lalu lintas kota. Jarak sumbu roda 1.980 mm serta ground clearance 150 mm memberikan keseimbangan dan kelincahan saat bermanuver. Parkir di ruang terbatas pun tak jadi masalah berkat postur bodi mungil dan radius putar kemudinya yang relatif minim.

Melintasi ruas jalan area pemukiman padat penduduk yang relatif ngepas pun tak jadi kendala. Changan Lumin EV memang cocok untuk kawasan perkotaan padat seperti Jakarta. Di jalan raya oke, di jalan sempit pun no problem.

Bodinya yang mungil plus desain tampilan ala wajah Panda nan imut menggemaskan membuat Changan Lumin EV jadi pusat perhatian. Banyak pengguna jalan yang penasaran dengan mobil ini, terutama kaum wanita yang tengah berkendara.

Saat terjebak kemacetan lalu lintas yang padat merayap stop and go, kaki pun tak lekas lelah. Posisi duduk pengemudi maupun penumpang cukup nyaman berkat desain jok yang ergonomis.

Performa Efisien

Bicara performa, Changan Lumin EV dibekali motor listrik tunggal penggerak roda depan dengan output 35 kW/47 hp dengan torsi 83 Nm. Meskipun performanya tidak besar, tapi bisa dipacu sampai 101 km/jam. Cukup untuk pengendaraan dalam kota dan top speed pun masih dalam batas kecepatan di tol.

Mode berkendara Eco yang kami gunakan membuat konsumsi daya listrik menjadi lebih efisien. Sangat ideal untuk mobilitas harian di perkotaan. Jika ingin tarikan tenaga yang lebih responsif termasuk untuk bermanuver cepat serta lebih gesit, aktifkan mode Sport.

Performa dan handling berkendara tetap stabil meskipun kecepatan di angka 100 km/jam saat melaju di jalan tol. Manuver di lalu lintas kota yang sedang lengang pun cukuo gesit dan lincah. Ini memang mobil harian yang menyenangkan untuk dikendarai.

Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 28,08 kWh yang diusung cukup untuk perjalanan sejauh 301 km. Lumayan untuk menunjang mobilitas harian.

Oh ya, Changan Lumin telah dilengkapi fitur DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya cepat dengan soket CCS2. Pengecasan baterai dari 30% hingga 80% cuma sekitar 35 menit. Bahkan saat kami mengisi daya di SPKLU kawasan GBK, dari 40%-100% waktunya tak sampai satu jam.

Waktu pengecasan yang cukup cepat dan efisien sesuai dengan tuntutan pengguna yang mobilitasnya cukup tinggi dan waktu untuk mengecas relatif terbatas.

Fitur Cukup Lengkap

Meskipun posturnya mungil, kenyamanan dan kepraktisan jadi perhatian. Ruang kabin Changan Lumin cukup lapang untuk empat penumpang dewasa. Ruang kaki dan kepala bagi pengemudi maupun penumpang tak ada rasa kesempitan. Posisi duduk pun terasa nyaman berkat jok yang ergonomis.

Tata letak panel interior terbilang sederhana, praktis dan efisien namun tetap terlihat stylish. Mobil ini sangat user friendly, cocok bagi konsumen yang tak butuh banyak pernik nan ribet.

Fitur penunjang dalam kabin seperti layar touchscreen 10,25 inci dengan konektifitas Apple CarPlay dan Android Auto serta panel instrumen digital 7 inci tak kalah dari mobil listrik sekelasnya. Kepraktisan dari fitur Smart Keyless Entry & Start serta electronic gear shifter dengan desain modern jadi poin plus yang dimiliki Changan Lumin EV.

Perihal fitur keselamatan, mobil listrik mungil ini cukup lengkap Tak hanya airbag dan tire pressure alarm, tapi juga speed sensing auto door lock, auto door unlock upon collision, ESP, ABS+EBD, Hill hold control, rear camera, sampai rear parking sensors ada. Selain itu, Changan Lumin juga dilengkapi NBooster Intelligent Braking System serta Electronic Stability Control untuk menunjang respons pengereman dan menjaga stabilitas berkendara. Hati dijamin tetap tenang dan tenteram saat berkendara.

Fleksibilitas kabin pun menjadi nilai tambah yang penting. Konfigurasi jok belakang Changan Lumin yang dapat dilipat 50:50 membuat kapasitas bagasi bisa diperluas hingga 580 liter. Lumayan untuk memuat beragam barang bawaan penunjang aktifitas maupun belanjaan.

Harga Terjangkau

Soal harga mobil micro EV ini pun cukup terjangkau yakni Rp183 juta (OTR Jakarta)

Pilihan warna eksterior pun beragam. Mulai dari Wheat Yellow, Sakura Powder, Magpie Gray, Foggy White hingga Moss Green.

Soal layanan purna jual tak perlu khawatir. Keagenan dan operasional brand otomotif Changan di Indonesia berada di bawah naungan Indomobil Group yang memiliki jaringan luas dan pengalaman terpercaya.

Changan Lumin memang pas untuk para konsumen perkotaan yang butuh solusi praktis penunjang mobilitas harian, terutama bagi yang baru pertamakali ingin membeli mobil listrik. Harganya yang relatif ekonomis sepadan dengan fitur serta kemampuan mobilitasnya yang mumpuni. Jadi, mau pilih warna apa?

VinFast Resmi Pasarkan EV Mungil VF 3

VinFast resmi memasarkan mobil listrik dengan harga terjangkau. Inilah Vinfast VF 3, yang baru saja diperkenalkan di Vietnam.

Dengan mobil ini, mereka membidik konsumen yang baru pertamakali ingin memiliki mobil.

Dari segi dimensi, VF 3 terbilang mungil dengan panjang 3,1 m dan lebar 1,6 m. Tingginya yang 1,6 m dan jarak antar sumbu roda (wheelbase) yang berukuran 2 m mengindikasikan kabin yang cukup lapang. Jarak pijakan (ground clearance) sekira 19 cm. Sedikit lebih tinggi dari Wuling Air EV.

Wajahnya terlihat minimalis dengan lampu depan model kotak. Ada empat pilihan warna standar single-tone plus lima pilihan warna opsional two-tone yang ditawarkan.

Tersedia pula opsi warna custom. Tentu saja opsi yang ini dikenakan biaya extra sebesar 15 juta Vietnam Dong atau sekitar Rp 9,5 jutaan. Cukup wajar.

Pelek 16-inci yang dibekalkan pun nampak menarik dan bergaya retro-modern. Jelas sudah jika segmen konsumen yang disasar adalah kalangan usia muda perkotaan.

Interior Minimalis

Detail interior mobil ini sayangnya tak diungkap secara gamblang oleh pihak pabrikan. Meski begitu, VinFast cukup cerdas dalam mengemas interior VF 3.

Jok berbahan fabric tampil serasi dengan nuansa warna panel pintu dan dashboard. Pada bagian tengah dashboard terpampang sebuah layar digital 10-inci.

Tak hanya berfungsi sebagai display sistem infotaintment dan kontrol sejumlah fungsi fitur berkendara. Layar head unit juga berfungsi sebagai instrument seperti speedometer dan indikator daya baterai.

Setir palang dua menambah kesan sporty dan mengimbangi dashboard yang polos.

Dari gambar, kabin sepertinya cukup lapang untuk empat penumpang dewasa. Ingin membawa barang yang cukup banyak tapi tak muat? Tenang… cukup lipat rebah jok belakang, kapasitas muat kargo pun mekar jadi 285 liter.

Performa Dalam Kota

Motor elektrik penggerak tunggal di poros roda belakang berdaya 32 kW (43 hp) dengan torsi maksimum 110 Nm. Maklum, ini mobil harian dalam kota. Untuk bisa mencapai kecepatan 50 km/jam butuh 5,3 detik.

Meskipun begitu, baterai lithium-ion 18.64 kWh diklaim cukup untuk berkendara hingga 210 km (berdasarkan siklus NEDC). Dengan perangkat fast charger, pengisian ulang daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya butuh 36 menit. 

Harga Merakyat

Soal harga jual, VinFast VF 3 dipasarkan mulai 240 juta hingga 322 juta Vietnam Dong. Kurang lebih sekira Rp 150 – 200 jutaan. Itu harga mobilnya saja belum termasuk baterai.

Ternyata untuk baterai diberlakukan tiga opsi berlangganan yang dapat dipilih sesuai kemampuan finansial konsumen.

Opsi termurah dikenakan biaya 900 ribu Vietnam Dong atau sekitar Rp 560 ribuan untuk pengendaraan kurang dari 1.500 km per bulan. Opsi berlangganan paling mahal biayanya 2 juta Vietnam Dong atau sekitar Rp 1,2 jutaan untuk pengendaraan lebih dari 2.500 km per bulan.

Yang menarik, VinFast telah mendaftarkan model VF 3 di indonesia pada tahun 2023 lalu. Hanya saja belum diketahui kapan bakal masuk.