pajak tahunan denza d9

Perbedaan Pajak Tahunan Denza D9 Vs Toyota Alphard Hybrid

Berikut perbedaan pajak tahunan Denza D9 dengan Toyota Alphard hybrid. Keduanya sama-sama bermain di segmen MPV (Multi Purpose Premium) dan punya harga yang cukup fantastis.

Pajak tahunan Denza D9 sekitar Rp 200 ribu, sementara pajak tahunan untuk Toyota Alphard bisa sampai puluhan juta rupiah. Perbedaanya bak langit dan bumi. Padahal kedua mobil itu sama-sama mobil mewah. Apa penyebabnya?

Saat ini pemerintah Indonesia sedang mendorong pertumbuhan kendaraan ramah lingkungan (mobil listrik). Diantaranya adalah keringanan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Jadi motor dan mobil listrik yang berbasis baterai atau Battery Electric Vehicles (BEV) tidak dikenakan dua komponen pajak tersebut.

Regulasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama, dan Pajak Alat Berat Tahun 2023. Berikut ini bunyi pasal 10:

  1. Pengenaan PKB KBL Berbasis Baterai untuk orang atau barang ditetapkan sebesar nol persen dari dasar pengenaan PKB
  2. Pengenaan BBNKB KBL Berbasis Baterai untuk orang atau barang ditetapkan sebesar nol persen dari dasar pengenaan BBNKB.

Pajak Tahunan Denza D9

pajak tahunan denza d9

Mobil listrik Denza D9 dibanderol nyaris Rp 1 miliar, dan ternyata pajak tahunan Denza D9 tak sampai Rp 200 ribu. Tiap tahun, Denza D9 hanya dikenakan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 143 ribu. Umumnya, ada dua komponen pajak kendaraan yang dibayarkan tiap tahun yaitu PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan SWDKLLJ. Tapi Denza D9 PKB-nya justru nol alias gratis.

Pajak Tahunan Alphard Hybrid

pajak tahunan denza d9

Selanjutnya, sebagai perbandingan sesama MPV premium, Toyota Alphard hybrid pajak tahunannya bisa tembus Rp 26 juta untuk model hybrid. Dilansir dari laman Informasi Data Kendaraan dan Pajak Kendaraan Bermotor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Alphard hybrid produksi tahun 2025 pajaknya sekitar Rp 26 jutaan.

Pajak Alphard itu terdiri dari PKB Pokok sebesar Rp 25,914 juta dan SWDKLLJ Rp 153 ribu.

Porsche Macan EV

Porsche Macan EV Diperkenalkan, Jarak Tempuh 613 KM

Porsche Macan EV akhirnya resmi diperkenalkan oleh pembuatnya tadi malam (15/01). SUV listrik ini diklaim menetapkan standar baru. Sepuluh tahun setelah Macan dihadirkan, dan sekarang berjalan dalam dua generasi. Ini adalah untuk pertama kalinya mobil ini diberikan varian eletrik sepenuhnya.

Tersedia dalam dua opsi, Macan 4 (baca: Four) dan Turbo, di balik kulitnya terpasang penggerak tenaga, 630 hp. Terpasang di as roda depan dan belakang. Baterai lithium-ion 100 kWh mampu memberikan energi sejauh 516 untuk Macan Turbo dan 613 km di Macan 4. Ini angka yang terlihat menyenangkan. Baterai ini juga merupakan bagian integral dari platform baru bernama PPE (Premium Platform Electric). Dan untuk pertama kalinya juga, ada Porsche listrik yang dibekali arsitektur kelistrikan 800 Volt.

Macan EV

Dengan output DC Charging (pengisian cepat) hingga 270 kW, baterai akan terisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam 21 menit. Tentu tidak cuma fast charging, Macan EV juga bisa menerima arus AC 11 kW untuk wall charger rumahan.

Teknologi berkendara lainnya termasuk sistem kemudi empat roda dan peredaman yang didukung kaki-kaki baru. Pastinya perlu karena konstruksi Macan EV beda dengan versi konvensional.

Atap Coupe

Bentuknya agak berbeda dari Macan yang biasa kita lihat di jalanan. Atapnya melengkung ke belakang membentuk proporsi sebuah SUV coupe. “Macan baru dapat dikenali dengan jelas sebagai bagian dari keluarga produk Porsche,” papar Michael Mauer, Vice President Style Porsche. “Proporsi klasik Porsche telah dikembangkan lebih lanjut dan disesuaikan secara optimal dengan tantangan kendaraan listrik.”

Interior Macan EV

Porsche juga mengklaim, produknya ini mampu memberikan kemudahan dalam mobilitas harian baik di dalam atapun ke luar kota. Ini berkat kepraktisan yang dikembangkan lebih lanjut oleh tim desain. Yang pasti interior lebih lega karena ini mobil listrik. Lantainya pasti rata. Makanya posisi duduk pengemudi dan penumpang bisa lebih rendah. Lalu, ruang bagasi mampu menampung 540 liter. Atau jadi 1.348 liter saat jok direbahkan. Tambahan ruang sebesar 84 liter juga tersedia di bagian bonnet.

Teknologi kelengkapan kabin diklaim lebih mumpuni. Paling tidak ada tiga layar di kabin untuk informasi dan hiburan. Termasuk layar tersendiri untuk penumpang. Porsche Macan EV akan mulai dihantarkan ke pemesan mulai paruh kedua tahun ini.